Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Di Balik Tirai Malam

Di Balik Tirai Malam

"Kau akan melihat wajah-wajah baru, banyak yang ingin menemukan diri mereka sendiri di sini." Arden hanya mengangguk. Tirai Malam adalah acara yang sering diadakan di resor, hanya untuk tamu terpilih. Mereka yang hadir harus mengenakan topeng dan mengikuti rangkaian permainan psikologis yang mengungkap sisi terdalam mereka. Itu adalah malam yang penuh rahasia dan ketegangan, dan meskipun Arden tak lagi ingin terlibat dalam hal semacam itu, dia tidak bisa menghindarinya.
781 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as pelukis malam manhwa
Read
+Library
Takdir Cinta Perempuan Malam

Takdir Cinta Perempuan Malam

Seketika bulir bening di wajahnya mulai tumpah, kemudian pipi mulus itu mulai banjir dengan air mata. "Kau menangis, Merry? Biasanya, perempuan malam akan senang jika dibeli dengan harga mahal, aku langganan, Merry! Apa kau lupa malam itu," kata Damian sambil terus mendekatkan diri. PLAK ...! Tangan Merry bergerak cepat hingga tanpa Damian sadari jemari lentik itu mendarat begitu saja di pipinya hingga menimbulkan suara dan meninggalkan bekas merah.
102.2K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as pelukis malam manhwa
Read
+Library
Pria yang Kucumbu Malam Itu Ternyata Bosku

Pria yang Kucumbu Malam Itu Ternyata Bosku

Kemudian dengan leluasa menekan pusaka pribadinya yang menegang. Selena tidak berhenti meloloskan desahan kenikmatan, benda mengeras itu begitu terasa dibalik miliknya yang masih terbungkus celana dalam renda berwarna merah menyala. Sampai-sampai sukses membanjiri liang lava miliknya. "Selena kamu menyukainya?" tanya Hendra seolah tidak bisa melihat dirinya yang tak henti-henti mendesah kenikmatan. Atau, mungkin cuma alasannya ingin mengajaknya bermain lebih dalam lagi.
9.916.1K viewsCompletedAdded to Library 354 Times as pelukis malam manhwa
Read
+Library
Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Pria itu lantas mengulurkan tangan panjangnya yang masih tampak kekar, menarik bahu mulus Laura yang terekspos. Laura pun berbaring manja di dada bidang pria itu, mereka sama-sama tidak mengenakan pakaian. "Aku nggak bisa tidur lagi, Om. Aku mau pulang," bisiknya sambil mengusap bulu-bulu halus di dada bidang pria itu. "Kan besok pagi pulangnya, Honey. Ini udah malam. Sekarang mending kita tidur lagi aja, yuk." Pria itu mengusap bahu mulusnya.
10940 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as pelukis malam manhwa
Read
+Library
Malam Kelam di Tempat Karaoke

Malam Kelam di Tempat Karaoke

Namun, Lulu tiba-tiba menarik tanganku dan menubruk ke pelukanku. Aroma harum dan tekstur lembutnya membuatku terpaku seketika. Bibir merah seksinya menempel di mulutku, sementara tangannya menggenggam milikku di bawah sana. "Paman Morgan, Meisya terlihat sangat bahagia. Aku juga mau seperti itu ...."
3.1K viewsCompletedAdded to Library 90 Times as pelukis malam manhwa
Read
+Library
Malam yang panas

Malam yang panas

Yang ada hanya pelukan panjang di sofa yang dingin, dua tubuh yang diam dalam satu selimut tipis, dan napas yang saling mencari. Keduanya tahu: mereka belum sampai ke sana. Tapi percikan itu ada. Menyala. Membakar perlahan. Mengancam meledak, tapi belum siap dilepaskan. Dan justru karena belum disentuh sepenuhnya—rasa itu terasa lebih panas dari apa pun. Bab 6 (Bagian 2) – Bara di Bawah Kulit
103.4K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as pelukis malam manhwa
Read
+Library
SANG PEWARIS

SANG PEWARIS

Di tengah semua kekacauan itu, Haniyah dan Kamila duduk bersila di lantai, masing-masing sibuk dengan sketsa yang tengah mereka sempurnakan. “Kalau detail payetnya ditaruh di sepanjang lengan, kelihatan terlalu ramai gak, Han?” tanya Kamila sambil mengangkat buku sketsanya. Ia menggambar sebuah gaun malam berpotongan lurus dengan cape lembut yang menjuntai dari bahu.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as pelukis malam manhwa
Read
+Library
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Rhia menatap wajahnya yang tampak lebih muda malam ini. Bukan karena sihir. Tapi karena tidak lagi memikul luka sebagai identitas. Dari kejauhan, kabut bergerak mundur, dan langit yang tadinya tertutup kini memperlihatkan warna keperakan yang jarang terlihat— warna transisi, antara malam yang belum mau pergi dan pagi yang masih ragu untuk datang. Di balik kabut itu, sesosok kecil muncul.
101.7K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as pelukis malam manhwa
Read
+Library
Diculik Paman Ganteng, Dia Menipu Cintaku

Diculik Paman Ganteng, Dia Menipu Cintaku

Peri itu berkata, "Jika kau ingin tidur di sini, kau harus bayar kontrakan untuk tinggal di lubang satunya lagi." A’luka langsung merinding. Kenapa dia punya halusinasi macam begini? Ini tidak ilmiah, oke. Seekor peri mengontrakkan lubang hidung manusia ke manusia lain. Jangan-jangan cucu nenek ini protagonis manhwa komedi, pikir A’luka curiga sambil menatap mereka.
5577 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as pelukis malam manhwa
Read
+Library
Bittersweet Passion

Bittersweet Passion

Tidak bisa berkata tidak. Sebuah klub malam ternama di Las Vegas begitu meriah. Malam semakin larut suasana di klub malam itu semakin memanas. Aroma tembakau dan aroma alkohol yang begitu kuat telah melebur menjadi satu. Para pelayan memakai seragam kelinci seksi demi para membuat pengunjung pria terkagum akan kemolekan pelayan seksi di klub malam itu. Tidak sedikit pasangan di sana saling mencumbu.
1059.2K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as pelukis malam manhwa
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status