Tujuh Hari Pembalasan Dendam Sang Istri
Sebelum kepala pelayan menyelesaikan kalimatnya, Nash sudah mencengkeram kerah bajunya dan membentak, "Jawab aku, kemarin sore kamu lihat istriku masuk ke hutan mapel, 'kan?"
Wajah Nash pucat seperti mayat, tetapi matanya merah menyala dan penuh teror. Seluruh tubuhnya gemetar hebat.
Kepala pelayan terkejut dan buru-buru menimpali, "Benar! Aku lihat sendiri. Bahkan satpam yang berjaga juga melihatnya!"
Itu adalah jawaban yang diinginkan, tetapi dada Nash malah semakin sesak. Dia buru-buru bertanya, "Terus, istriku ketemu nggak?"