Pemuas Hasrat Sang Paman
Ajudan Yuri menggelengkan kepalanya lalu berkata, "Sungguh, tidak semudah itu kamu bisa melakukannya, Nona. Kamera pengawas di sana sudah dilengkapi dengan sistem deteksi wajah secara otomatis begitu ada yang diam-diam masuk ke dalam rumahnya. Di sekitar kamera pengawas juga terdapat tombol keamanan, jadi sangat sulit bagi kami untuk bisa menerobos masuk ke dalam rumahnya."
Yuri meraih vas bunga yang berada di meja tak jauh darinya, lalu melemparkan ke lantai dengan perasaan yang sangat kesal.
Ajudan Yuri tersentak kaget, namun dia tetap memilih untuk diam dan juga siap menerima resiko yang harus dihadapi karena dia tidak bisa memenuhi perintah dari Nona mudanya tersebut.