Bara Dendam Sagara
Ia memejamkan mata, membayangkan dirinya yang dipenuhi amarah, haus akan pembalasan, melupakan semua nilai-nilai yang pernah ia pegang.
Dalam imajinasinya, ia membayangkan wajahnya sendiri mulai berubah. Keriput kebencian terpahat di sana, matanya membara dingin seperti Rangga. Gambaran itu sangat menakutkan, bahkan lebih menakutkan daripada kematian.
“Aku, aku tidak ingin menjadi seperti itu,” gumam Sagara, suaranya bergetar. Sebuah kesadaran baru mulai menyelinap ke dalam benaknya.
Hot Chapters