Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Anakku Teraniaya di Rumah Besar Suaminya yang Kejam

Anakku Teraniaya di Rumah Besar Suaminya yang Kejam

Suasana ruang rapat masih tenang, tapi tekanannya terasa semakin jelas. Beberapa detik berlalu tanpa suara. Hanya bunyi halus kertas yang bergeser dan napas yang ditahan. Andi kembali berdiri. "Baik, kami lanjutkan pada bagian berikutnya," ucapnya. Ia menekan remote. Layar berganti menampilkan tabel yang lebih rinci. Deretan angka kini disertai nama vendor, tanggal transaksi, dan alur persetujuan.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as perform tampil
Read
+Library
Ampun, Jo, Ini Kegedean!

Ampun, Jo, Ini Kegedean!

tanya Teja heran. "Udah deh nggak usah bawel pakai acara nanya segala. Mana gih buruan!" desak Linda. Teja terpaksa mengalah lagi, lalu membuka aplikasi mobile banking di ponselnya dan menunjukkan digit nomor rekeningnya ke hadapan gadis berkulit mulus tersebut. Tak lama setelah Linda mengetikkan sesuatu di layar ponselnya, sebuah suara notifikasi pesan masuk di ponsel Teja.
1053.6K viewsOngoingAdded to Library 1.2K Times as perform tampil
Read
+Library
Kacamata Penakluk Wanita

Kacamata Penakluk Wanita

"Tuan Bima, apakah penampilan saya memuaskan Anda?" Aku berdiri dari kursiku, bertepuk tangan pelan tiga kali. "Luar biasa, Iis. Tapi pertunjukan ini belum selesai. Ajeng, apakah kau masih memiliki tenaga untuk membalas apa yang sudah Iis lakukan padamu?"
4.1K viewsCompletedAdded to Library 102 Times as perform tampil
Read
+Library
Mantanku Seorang ASN

Mantanku Seorang ASN

ledek Hasim di sana. “Cckk, anjir asli!” umpat Taka. “Gue kirim ya! Bangke emang!” Taka menekan tombol yang ada di sisi ponsel, membuat panggilan telponnya mati. Menarik ponsel itu dari telinga dan masuk ke aplikasi m-banking.
1025.5K viewsCompletedAdded to Library 637 Times as perform tampil
Read
+Library
Digilai Psikopat

Digilai Psikopat

Tuan Robert mengibaskan jas abunya, lalu duduk lebih dulu di meja diskusi berbentuk bundar yang berada di tengah-tengah layar utama dan tabung smartlens. “Publik sudah menunggu. Pengujian harus dilakukan hari ini. Mari kita fokus kepada Merin Noella yang dipastikan akan menjalani hukuman Fantasia.” Eldric bergabung bersama Tuan Robert, lalu disusul Mr. Bram. Sementara itu, tim Eldric kembali ke meja kerja mereka. “Saudara Merin, silakan duduk,” pinta Eldric. Merin memutarbalikkan bola matanya dengan tangan
9.74.8K viewsCompletedAdded to Library 153 Times as perform tampil
Read
+Library
Satu Wanita Satu Skill

Satu Wanita Satu Skill

Tapi untuk pertunjukan. --- [SISTEM: STATUS MENTAL MC – 42% Emosi Stabil / 58% Tertekan] > Saran: Aktifkan Skill “Tatapan Halus” + “Sentuhan” jika situasi memungkinkan --- Kupasang helm, nyalakan motor, dan diam sebentar. > “Kamu pengen main, Feby? Baik. Tapi jangan lupa… kali ini aku juga pegang kartunya.”
10928 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as perform tampil
Read
+Library
Sistem Keberuntungan Tanpa Batas

Sistem Keberuntungan Tanpa Batas

Tenggorokannya terasa seperti kering, padahal sebelumnya ia sudah meminum air. Eric meneguk air lagi masih dengan dada naik turun. Pandangannya menatap lurus ke arah alat bantu pull up. [Peringatan, waktu yang dimiliki Host kurang dari enam jam! Tugas pull up yang dikerjakan baru mencapai 30%. Maka dari itu, System akan menyiapkan arus listrik 100 mA untuk persiapan pemberian hukuman!]
3.3K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as perform tampil
Read
+Library
Kupelihara Gundik yang Suamiku Cintai

Kupelihara Gundik yang Suamiku Cintai

Dia tampak seperti pusat gravitasi ruangan. “Pagi semuanya,” sapanya ramah. “Langsung saja ya, kita mulai.” Tania buru-buru bangkit berdiri, membuka presentasi. Tapi suaranya gemetar. Slide salah. Bahasa Inggrisnya terbata. Semua mata mulai berpaling dengan ekspresi tak nyaman. “Sebentar,” potong Aira halus, meski suaranya menohok. “Tan, kamu upload file yang salah. Itu bukan untuk klien hari ini.”
1.4K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as perform tampil
Read
+Library
Satu Miliar Untuk ART

Satu Miliar Untuk ART

Tanya Udin penasaran. "Buat apa saya bohong, sebentar saya....." Nilam langsung mengeluarkan ponselnya, terlihat jarinya menggeser layar ponsel. Lalu Nilam mencari aplikas m-bankin. Dia memperlihatkan nominal uang di rekeningnya. "Ini pak, uang itu sudah masuk ke dalam rekening saya," Nilam memperlihatkan nominal uang yang tertera di rekeningnya.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 148 Times as perform tampil
Read
+Library
Tuan, Biarkan Aku Pergi

Tuan, Biarkan Aku Pergi

Dan berjalan menuju ke panggung untuk menyerahkannya pada juri. Kelima juri mulai mengambil kertas parfum dan menggoyangkannya untuk menguji. Tak ada sedikitpun rona wajah buruk pada kelima wajah juri yang mencium parfum yang diserahkan Lukas. Mereka mengangguk dengan sedikit senyum kekaguman yang tak bisa disangkal. Lukas pun tampak puas dengan ekspresi itu. "Apa nama keharuman ini?" tanya salah satu juri pada Lukas.
103.5K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as perform tampil
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status