Obsesi Gila Tetangga Arogan
ucap Hira jujur.
Adnan mengangkat tubuhnya dengan posisi duduk, ia menatap wajah Hira mencoba mencari kebenaran lewat tatapan matanya yang indah, “apa ucapanmu sebuah kebenaran?”
“Tentu saja. Kamu ingin aku hamil kan? Mari kita lakukan,” ucap Hira melingkarkan tangannya di leher sang sang suami.
“Tadi aku hanya terbawa emosi, ini bukan tempat yang tepat, ada Alvin berbaring di sana,” ucap Adnan ingin menarik tubuhnya dari dekapan sang istri.