Bara Dendam Sagara
“Kau harus merasakan bagaimana udara itu berubah menjadi energi yang mengalir. Seperti arus laut, ia bergerak tanpa henti, menyusuri seluruh tubuhmu.”
Sagara mengangguk, lalu menutup mata. Ia menarik napas perlahan, menahannya di perut bawah, kemudian mencoba mengalirkan ke setiap bagian tubuh. Pada awalnya, ia hanya merasa sesak. Namun semakin hari, semakin ia bisa merasakan hangat yang merambat dari dalam perutnya ke dada, ke lengan, hingga ke ujung jari.
Hot Chapters