Kau Duakan Aku, Kubuat Sengsara Hidupmu
Ini adalah puncak kebahagiaan.
Namun, di tengah suasana gembira itu, saat aku sedang asyik mengobrol dengan Ibu Tiri, tiba-tiba sebuah rasa nyeri menusuk perutku. Awalnya hanya samar, tapi kemudian semakin kuat. Aku mencoba mengabaikannya, mungkin hanya kontraksi palsu.
Tapi rasa sakit itu tidak hilang. Semakin lama, semakin intens. Rasanya seperti ada yang meremas perutku dengan kuat. Aku memegang erat meja makan, mencoba menahan erangan.
ตอนยอดนิยม