Sketsa Hujan
Ia tidak tahu bahwa ia sedang berhadapan dengan wanita yang sudah berhenti merasa.
Mesin pesawat Air France menderu kuat. Roda-rodanya meninggalkan landasan pacu. Pesawat itu menanjak tajam, membelah awan kelabu, meninggalkan segala kenangan Aksara di Bandung dan semua tempat yang pernah ia datangi bersama Elang. Di ketinggian tertentu, ia berselisih jalur dengan pesawat yang membawa Elang dari Timur. Mereka benar-benar berpapasan di langit—dua jiwa yang dulu menyatu, kini berada di dua besi terbang yang bergerak ke arah yang berlawanan.