Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hot Billionaire

Hot Billionaire

Marsha terkikik geli kala mengatakan itu. “Tapi rasanya enak. Manis dan gurih. Aku suka. Hanya mungkin aku tidak bisa makan sambal terasi. Rasanya terlalu pedas.” Ariel mengakui bahwa makanan Indonesia sangat lezat. Tapi dia tidak bisa makan makanan pedas.
9.7109.5K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as pia enak
Read
+Library
Kenikmatan Satu Malam

Kenikmatan Satu Malam

Balasnya di sela lumatan bibirnya pada kedua puncak buah dadanya. “Buah dadamu sangat bagus, mirip buah persik yang manis, besar, kencang dan harum, aku sangat menyukainya. Saat panas ini mirip sekali dengan kue pao, berukuran besar dengan saus kacang lembut dan nikmat.” Pujinya sambil memilin kedua putingnya. Saena menggigit bibir bawahnya, dia memajukan dadanya sambil memeluk mesra tengkuk Yu Silan.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 73 Times as pia enak
Read
+Library
Pria Tua Kesayangan

Pria Tua Kesayangan

Tapi Mpok Yanti menyampaikan fakta yang membuatku tertegun dan merasa malu serta sedikit menyesal telah bilang enak meski rasanya memang benar-benar enak. “Maksudnya, bagaimana bisa masak enak jika yang masak tidak ada disini.” “Maksud Mpok Yanti semua makanan yang kulahap enak tadi Maria yang masak?”
105.9K viewsCompletedAdded to Library 194 Times as pia enak
Read
+Library
Take Me Back to Switzerland

Take Me Back to Switzerland

Sang tante juga ikut menimpali, “Tapi mie instan dari Indonesia emang paling enak sih, Sha, menurut Tante. Mie instan di sini belum ada yang bisa ngalahin rasa indomie. Iya, nggak, Peter?” “Bener banget. Emang nggak ada yang bisa ngalahin indomie. Harusnya kemarin aku minta kamu buat bawain satu kardus indomie, ya, Sha,” tukas Peter. Marsha terkekeh mendengar perkataan sepupunya. Memang benar, ia pun setuju dengan pendapat sepupunya. Di mana pun kalian berada, tidak ada yang bisa mengalahkan rasa original dari indomie. Marsha juga menyesal tidak membawa mie instan tersebut ke Swiss karena ia selalu memakan indomie paling tidak dua kali dalam satu minggu. “Nggak ada yang jual indomie di sini,
107.0K viewsCompletedAdded to Library 229 Times as pia enak
Read
+Library
Pesona Pelayanku

Pesona Pelayanku

tanya Mayumi sebelum masuk ke Lorong menuju dapur. Pete yang sedang mengunyah roti jahenya menoleh. “Ow, Nona Mayumi. Kamu mengagetkanku.” Benar kata Emely, sepertinya Pete anaknya sangat ramah dan asyik dibanding yang lainnya. Mungkin juga karena dia sedang dalam fase menuju dewasa. “Maaf,” ucap Mayumi sambil menundukkan kepala.” Pete tersenyum dan masih berbalik badan bersandar pada dinding sofa. Ia mendaratkan dua tangan yang terlipat di atas sandaran sofa dan meletakkan dagunya si atas lengannya.
1036.8K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as pia enak
Read
+Library
Pies of Love

Pies of Love

“Aku suka banget sama pai kamu. Pai kamu adalah pai yang paling enak di Jakarta. To tell you the truth, your pie is also one of my reasons to stay in Jakarta.” “Masa sih?” Erin setengah tidak percaya. “Tapi ‘kan masih ada banyak seller pai lain yang lebih enak dan eksklusif. Pai punyaku cuma pai homemade pakai resep buatan mama aku. Kenapa pai aku bisa jadi alasan kamu betah di sini?” “Itu karena pai kamu—” jawaban Alex disela oleh dering ponsel Alex. Ia meminta maaf lalu mengangkat teleponnya lalu berbicara dengan singkat.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as pia enak
Read
+Library
Bukan Istri Pengganti Yang Sebenarnya

Bukan Istri Pengganti Yang Sebenarnya

Chakra menarik salah satu kursi lalu segera duduk di kursi, dengan masih memasang wajah dingin ia meraih kue pie dan langsung melahapnya karna ukurannya yang pas untuk sekali suap. Ketika Chakra mulai mengunyah rasa gurih dan sedikit manis serta rasa segar dari toping buah yang di pakai, adalah perpaduan cukup sempurna. Wajahnya mulai bereaksi serta tiba-tiba ia merasa dejavu kala merasakan rasa yang sudah lama tidak ia rasakan. "Gimana, enakkan pie buatan menantuku?" Tanya Sarah yang diam-diam memperhatikan reaksi Chakra.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as pia enak
Read
+Library
Anathema: Back to the Past

Anathema: Back to the Past

"Gimana makanan dan minumannya? Enak tidak?" "Enak banget, Bu." Popon, yang sangat menikmati kue jahe. "Iya bener, enak banget, Bu. Kita belum pernah makan, cemilan yang seenak ini. Ada lagi nggak, Bu? Kasian ini Tania belum kebagian, hehe, dia masih pingsan." Desti. "Ohh, tenang-tenang masih ada kok, sebentar Ibu buatkan lagi ya."
108.4K viewsCompletedAdded to Library 335 Times as pia enak
Read
+Library
Wanita Misterius di Kamar CEO

Wanita Misterius di Kamar CEO

Alex menatapnya dan bertanya, "Kamu tidak suka?" "Suka, sangat puas!" Shiera mengangguk dengan cepat. Rachel mengatakan ini adalah jalan jajanan yang paling bersih. Makanan di sini rasanya enak dan juga bersih. Singkatnya, tempat ini adalah tempat yang sangat populer dan ada beberapa wanita kaya berkulit putih juga suka datang ke sini. Alex mengulurkan tangannya ke Shiera, "Ayo pergi."
9.431.4K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as pia enak
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status