Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pena Ajaib

Pena Ajaib

Bughh!! Bugh!! Pukulan demi pukulan dari kepalan tangan seorang remaja laki-laki yang mengenakan seragam sekolah di gang sempit belakang warung berhasil membuat suasana yang tadinya sunyi kini menjadi sedikit ramai. Dua orang temannya yang berdiri di sampingnya hanya melihatnya sembari tertawa. Sedang si korban yang tengah dipukuli itu merintih kesakitan yang sekarang dia rasakan di sekujur tubuhnya. Diketahui mereka berempat adalah siswa dari salah satu SMA swasta di Jakarta Selatan yang bernama SMA Atsaws.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai pilar 234
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 23 B Oleh: Kenong Auliya Zhafira Merasa gagal tidak bisa membuka hati sang pemilik konter, Adrian memilih mengikuti pria di depannya. Berjalan beriringan hingga sampai di pintu belakang. Keduanya melambaikan tangan sebagai basa-basi sebelum pulang ke rumah masing-masing. Akan tetapi, Adrian berbalik sejenak sebelum langkah semakin jauh.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai pilar 234
Baca
+Pustaka
Kesatria Garuda

Kesatria Garuda

Pertempuran Tiga Pilar Setelah menguasai kemampuan analisis dan reaksi mereka, Ardian dan Sita menemukan diri mereka di sebuah arena luas yang dipenuhi dengan energi astral yang bergejolak. Di tengah arena, tiga pilar cahaya menjulang tinggi, masing-masing memancarkan energi yang berbeda: cahaya, alam, dan kegelapan. Dari setiap pilar, muncul kelompok makhluk astral yang sangat kuat dan terorganisir, menyerang Ardian dan Sita secara bersamaan. Ini adalah ujian kemampuan strategi dan kerja sama tim yang sesungguhnya.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai pilar 234
Baca
+Pustaka
Setelah Sepuluh Tahun

Setelah Sepuluh Tahun

Eliot kembali bertanya. Pilar tampak berpikir sejenak. “Wajahnya ada bulenya sedikit, tapi rambutnya hitam dan ikal panjang sepunggung. Tinggi sekali soalnya aku hanya sedadanya. Oh ada bekas luka kecil di pelipis kanan. Dan punya gigi gingsul satu di ... kanan.” Eliot bangun dan menuju meja belajar Pilar sebelum menghidupkan laptop dan berkutat beberapa saat di sana sebelum menyingkir agar Pilar melihat apa yang ingin ia tunjukan.
1032.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pilar 234
Baca
+Pustaka
Frekuensi Terlarang

Frekuensi Terlarang

gumam Lilia saat mereka mencapai sebuah dataran tinggi yang dikelilingi oleh pilar-pilar logam raksasa yang tampak seperti jari-jari dewa yang membeku. "Jangan... sentuh... pilar itu..." Juan memperingatkan, suaranya kini kembali jernih dan penuh kewaspadaan. Lilia berhenti tepat di depan salah satu pilar. Ia bisa melihat permukaan pilar itu tidak diam; ia mengalir seperti air raksa, menampilkan wajah-wajah orang yang pernah ia kenal di Distrik 9, lalu berubah menjadi barisan kode yang belum pernah ia lihat.
343 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai pilar 234
Baca
+Pustaka
Era Baru

Era Baru

Dia menantikan jawaban yang akan diberikannya, dan berharap agar makhluk itu mau memberikan jawaban yang pasti. Tak lama berselang, makhluk itu menatap Barata dengan tenang, seolah-olah dia sudah tahu jika Barata akan bertanya hal itu. Ia lantas berucap, “Bangunan yang kau masuki tadi, itu disebut Pilar Ilahi. Di dunia ini, ada banyak bangunan yang sama seperti itu. Setiap insan yang mampu menaklukkannya akan mendapatkan sebuah benda yang disebut Pusaka. Setiap Pusaka memiliki kekuatan yang berbeda-beda. Dan kau manusia, kau terlalu beruntung. Kau bisa melewati persidangan yang Ratu ini berikan. Kau mampu mengambil pusaka itu, salah satu benda yang Ratu ini sukai.”
1057.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai pilar 234
Baca
+Pustaka
Skill Adaptasi Tanpa Batas

Skill Adaptasi Tanpa Batas

Pilar energi itu menarik perhatian semua orang karena bisa dilihat oleh orang-orang dari kejauhan. Pilar energi itu berasal dari terobosan Arya yang sedang berada di dalam donguen Kamil, donguen Kamil terletak di dekat perbatasan antara wilayah manusia dan iblis, tepatnya di dalam wilayah kerajaan Kirai. Tempat Arya dan teman sekelasnya datang lebih tepatnya di benua Ropu, benua Ropu dibagi menjadi 2 wilayah. Yaitu wilayah iblis dan wilayah manusia.
709 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai pilar 234
Baca
+Pustaka
Jenderal Naga

Jenderal Naga

Tiga hari berlalu dalam sekejap mata. Chandra pergi meninggalkan Kota Langit menuju Kota Pil yang berada di luar Pavilion Pil. Kota Pil adalah kota terkuat di dunia ini. Keadaan Kota Pil cukup ramai hari ini. Karena klan keluarga Kirana sedang mengadakan lelang di Kota Pil.
9.11.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74.4K kali sebagai pilar 234
Tampilkan Ulasan (251)
Baca
+Pustaka
Aura Tion
ceritanya bagus tapi sayang bro,, durasi waktu emang terlalu cepat. Ini namanya ngejebak pembaca ngabisin Kouta dan uang hanya untuk baca secara online. dipikir- pikir lebih baik beli novel. tolonglah yg bertanggung jawab atas ini semua penulis atau penanggung jawab aplikasi, jgn mau untung sendiri.
Jack
baru sampe bab 44,kok saya merasa isi cerita selanjutnya nya akan bikin kecewa.sudah bosan sama cerita orang berkuasa yang pura2 lemah,g jauh isi nya dari penghinaan dan selesai nya permasalahan seolah selesai bukan karena kekuasaan nya (pemeran) sendiri tapi karena orang lain.begitu terus berulang2
Baca Semua Ulasan
Rahasia Sang Kuda Hitam

Rahasia Sang Kuda Hitam

katanya rendah. Tatapan Ayla kembali pada kedua patung tersebut. Pria itu melanjutkan. “Mereka adalah Penjaga Pilar Ketiga.” Keheningan langsung terasa lebih berat. “Pilar…?” Pria itu mengangkat pandangannya ke arah bangunan besar di sekitar mereka. “Dunia ini berdiri di atas Pilar-Pilar Kuno,” katanya pelan. “Pilar yang menjaga keseimbangan antara dunia manusia dan dunia yang lain.”
442 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai pilar 234
Baca
+Pustaka
QI ABADI : Kebangkitan Wu Xuan

QI ABADI : Kebangkitan Wu Xuan

Pilar Jiwa Pencerah — Aktif Tingkat Kultivasi: Alam Dasar Qi – Tahap 2 Dalam pikirannya, ia melihat seekor naga hitam terbang di langit kelam, dikelilingi matahari dan bulan yang terbelah dua. “Satu pilar telah bangkit,” suara itu terdengar. “Tubuhmu kini dapat menampung tiga jenis Qi — Api Langit, Esensi Jiwa, dan Darah Kehendak. Tapi musuhmu… telah mencium aromanya.” Sementara itu, jauh di ujung selatan Wilayah Timur, di reruntuhan kuil tua yang diliputi kabut darah, seseorang membuka mata.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai pilar 234
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status