Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Cinderella

Bukan Cinderella

“Kamu punya tiga yang masih baru?” “Ahh ...” Rindu sedikit salah tingkah. “Baju gituan cuma bisa dipake sekali, jadinya aku nyetok.” “Cuma sekali?” Lita semakin penasaran dan sibuk bertanya-tanya. “Kenapa cuma sekali.” “Karena ujung-ujungnya pasti dirobek sama mas Dewa.” Rindu meringis dan yakin Lita bisa memakluminya.
1043.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai piring sekali pakai
Baca
+Pustaka
Mbah Dukun Dambaan Wanita

Mbah Dukun Dambaan Wanita

“Ini, bawa bersamamu jangan sampai hilang. Nanti jika sudah dapat pekerjaan maka tulisan di dalam kain itu akan menghilang.” Gilang meraih poket kecil itu dan melihatnya dengan seksama. “Itu berarti ini hanya bisa digunakan seka saja Mbah?” “Benar, kamu hanya bisa menggunakannya sekali saja. Jika ingin mendapatkan jimat, kamu bisa datang ke sini.”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai piring sekali pakai
Baca
+Pustaka
Satu Miliar Demi Kesenangan Maksimal

Satu Miliar Demi Kesenangan Maksimal

Ia berusaha sekuat tenaga mempertahankan fokusnya pada kain mikrofiber di tangan. Melihat respons acuh tak acuh itu, Solena justru semakin tertantang. Wanita sintal itu tiba-tiba melangkah maju lalu membungkuk dalam di samping kap mesin, sengaja memamerkan belahan sepasang buah dadanya yang kencang dan padat aduhai tepat di depan wajah Radin.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai piring sekali pakai
Baca
+Pustaka
Bangun, Suamiku! Mari Bercinta

Bangun, Suamiku! Mari Bercinta

“Kalau begitu, saya rekomendasikan yang ini, Kak. Akurasinya di atas 99 persen kalau dipakai sesuai petunjuk.” Sarah menerima kotak itu dengan tangan sedikit gemetar. Pandangannya tertuju pada gambar kecil di kemasan, dua garis merah yang terasa seperti penentu seluruh hidupnya. “Ambil dua,” katanya tiba-tiba. “Biar yakin.” Pelayan mengangguk dan menambahkan satu lagi ke meja kasir. Sambil menunggu dihitung, Sarah menunduk. Dalam hatinya, doa dan ambisi bercampur jadi satu.
10.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai piring sekali pakai
Baca
+Pustaka
Jodoh Wasiat Kakek

Jodoh Wasiat Kakek

"Mas akan hadir di hari bahagia kamu dan dia, turut mendoakan. Kamu ingin Mas hadiahi apa? Buku fiqih munakahat dan sutra ungu sebagai panduan malam pertama? Seperangkat baju dinas aneka warna? Selusin mungkin, karena hanya bisa untuk sekali pemakaian jika dia tipe yang tidak sabaran. Kalau Mas, insyaa Allah Mas akan hati-hati, agar semua gaun dan lingerie yang menjadi saksi bertahan untuk bisa digunakan berulang-ulang kali dalam waktu yang tak terhingga lamanya. Apalagi jika itu outfit yang menjadi favorit kamu atau aku ...ups, aku akan menyukai semua atau bahkan jika kamu tidak mengenakannya sama sekali. Lho, Anye? Sayang ... kamu kenapa? Anye ... bangun, Sayang!" TBC
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai piring sekali pakai
Baca
+Pustaka
Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Ia hanya memberi peringatan agar tidak terlalu sering dipakai karena bisa menimbulkan adiksi. Agak berbahaya, tapi harus. Selain jijik, Tili punya alasan lain menolak Theo saat ini. Tili menenangkan diri, ia baru memakainya sekali ini—jadi tidak akan berbahaya. Karena memang terlalu sibuk, Theo tidak bisa terlalu sering meminta tinggal di kamarnya. Beberapa waktu lalu, Tili masih memakai alasan sakit kepala, dan Theo percaya.
1020.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 514 kali sebagai piring sekali pakai
Baca
+Pustaka
Permainan Mustahil

Permainan Mustahil

Apakah dia pikir aku perempuan yang kesepian, liar, dan penuh hasrat yang sulit dikendalikan? "Nggak, terima kasih," jawabku. Wajahku memerah, aku segera berbalik dan berjalan keluar. Namun, baru sampai pintu, pemilik toko itu memanggil lagi, "Oh iya, pil ini harus diminum dua butir dalam 72 jam supaya efektif, ya!" Aku menoleh dan bertanya, "Jadi aku harus beli satu lagi, ya?" Pemilik toko tertawa kecil, lalu menjawab, "Nggak perlu, dalam satu kotak sudah ada dua pil. Jangan lupa baca petunjuknya ya!"
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai piring sekali pakai
Baca
+Pustaka
Nada di Hati Sastra

Nada di Hati Sastra

“Dah, ah! Pokoknya syaratku itu tadi. Nggak usah ngomong lanjutannya.” Jelas saja Sastra tertawa melihat tingkah Nada. “Justru semua harus diomongin dari sekarang, biar clear! Kamu harus pikirkan, mau pake KB apa? Jangan pas malam pertama, kamu justru nggak pake apa-apa” “Nggak mau,” tolak Nada mendadak menjaga jarak dengan Sastra. “Mas aja yang pake. Beli itu ... yang dijual di minimarket. Yang biasa di taroh di dekat kasir.”
1027.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 573 kali sebagai piring sekali pakai
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Waroeng Boneka Ulujami
dari awal cerita sudah bikin penasaran. suka bgt sama karakter nada yg ga menye² dan karakter sastra yg gercep. lebih suka cerita begini, ga terlalu drama tapi alur cerita tetap menarik. perkembangan karakternya bagus. thankyou author ...️
V3_
Baru kelar baca ini. Ceritanya seru & bagus, gak ada drama yg bertele-tele, bab nya juga gak banyak jadi gak bikin bosen. tingkah Nada sama Sastra kocak bikin ketawa sendiri bacanya. sukses dan sehat selalu buat Mbak Beb.
Baca Semua Ulasan
SEDIKIT LAGI, SAYANG!

SEDIKIT LAGI, SAYANG!

sahut Morgan singkat. Ia bahkan tidak menoleh sedikit pun. Baginya, wanita itu tak lebih dari sekadar alat pelepas penat. Hasrat seksualnya telah tersalurkan, dan secara fungsional, wanita itu tidak lagi memiliki nilai baginya saat ini. Morgan meraih kunci mobil dan dompetnya di atas nakas dengan gerakan efisien.
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 448 kali sebagai piring sekali pakai
Baca
+Pustaka
Jatuh Cinta Pada Adik Musuh

Jatuh Cinta Pada Adik Musuh

Mata Kayden berkilat seram. Sekar meneguk ludah. "S-samsak a-apa?" "Lo abis balik dari Paris belum pernah latian lagi, kan? Tuh otot jadi lembek." Kayden mencibir. "Libur aja ya~ Sekar udah lama gak latian. Sama Gio aja." Sekar menunjuk Gio. Kayden menepuk puncak kepala Sekar. "Ya karena udah lama gak makanya harus mulai rajin latian lagi. Dah ke atas," Kayden bersedekap sambil menunjuk lantai dua dengan dagunya.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai piring sekali pakai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status