Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bangkitnya si Pria Miskin yang Patah Hati

Bangkitnya si Pria Miskin yang Patah Hati

Angga merasa harga dirinya melorot ke titik terendah. "Dia banting pintu di depan gue!" Angga menunjuk hidungnya sendiri dongkol. Azkara bersandar pada daun pintu. Tubuhnya merosot hingga terduduk di lantai menekuk lutut. Kepalanya menunduk menatap lantai. Tanpa disadari dua lajur butiran bening menetes dan mengalir perlahan dipipi mulusnya. Cintanya pada Shafira itu nyata. Mati-matian berjuang membahagiaannya. Tapi ini yang ia dapat. Tak menyangka sama sekali dirinya bakal mendapatkan petaka seperti ini. Wajah tanpa rasa bersalah wanita itu terus membayang di pelupuk matanya.
971 viewsOngoingIdinagdag sa Library 27 Beses bilang pitifully
Read
+Library
Broken Heart

Broken Heart

Namun, ada satu hal yang membuat hidupku sepenuhnya berantakan. Satu hal yang membuat hidupku kembali berantakan; Cinta, cinta telah merenggut setiap napas yang kuhela. Cinta telah membunuhku dengan membabi buta tanpa ampun. Cinta juga telah menenggelamkan aku hingga ke dasar-dasar bumi. Sampai aku terpojok oleh diriku sendiri. Menanggung pahitnya rasa sakit yang harus kutelan paksa setiap hari.
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 92 Beses bilang pitifully
Read
+Library
Hati yang Tersakiti

Hati yang Tersakiti

Rasa sakit menjalar dari perutnya. Prita merintih pelan, berusaha menggerakkan kedua tangannya untuk menggapai tombol memanggil perawat. Namun, usahanya sia-sia. Dia benar-benar kehabisan tenaga. Prita menghela napas panjang. Kedatangan Kiara di mimpinya itu membuat pikirannya kacau. “Apakah ini karma yang harus kuterima?” tanyanya dalam hati.
1038.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang pitifully
Read
+Library
Rapuh

Rapuh

jawab Syam datar. Makanan yang tak terlalu nikmat itu harus mereka makan hanya untuk memberikan rasa kenyang dalam perut mereka, seperti halnya Siksa yang harus berubah saat memutuskan untuk pergi dari rumah dan keluarga. Tidak ada celaan yang keluar dari mulut Sandy maupun Syam atas ulah tangan dan kecerobohan mereka sendiri yang membuat mereka jatuh bangkrut, namun terlihat rasa menyesal karena terjelebab dunia hitam membuat Sandy dan Syam memiliki tekat untuk memulai kehidupan mereka yang baru.
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 88 Beses bilang pitifully
Read
+Library
PENYESALAN

PENYESALAN

Apalah artinya uang itu dari pada aku kehilangan orang yang kusayang. Aku memang pernah berbuat khilaf, kekhilafanku itu adalah kesalahan yang sangat fatal, menodai kesucian seorang gadis. Gadis yang harusnya kujaga sampai pernikahan nanti justru aku merusaknya karena rayuan setan sesaat. Aku menyesal, tapi sebisa mungkin aku ingin bertanggung jawab padanya.
9.7229.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 6.9K Beses bilang pitifully
Read
+Library
Hati Yang Tersakiti

Hati Yang Tersakiti

Cintanya, perhatiannya, dan kepeduliannya kepadaku, semuanya memiliki tujuan, yaitu untuk Sanny. Hatiku sangat sakit. Ketika hendak mencapai pintu kamar, aku mendengar suara dari kamar. "Aku tidak sakit, aku pura-pura kena leukemia." Suara bangga Sanny terdengar di telinga aku, "Aku hanya ingin Linda kehilangan harapan hidup, aku hanya mau dia sadar bahwa Ayah dan Abang paling menyayangiku."
23.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 689 Beses bilang pitifully
Read
+Library
Miskin itu Memalukan

Miskin itu Memalukan

Miskin itu memalukan 1 Mama yang selalu menyusahkan [Ufi, ada yang 50 ribu nggak, tolong mamah ditransfer ya, biar uangnya bisa diambil dari ATM] Aku menghela nafas membaca pesan singkat dari mamaku. Memang tidak seberapa hanya meminta 50 ribu saja tetapi, itu mengganggu pikiranku. Sekalian minta banyak gitu gapapa, lha ini crat crit tapi cukup sering. Kesannya receh banget, masak uang segitu aja nggak punya? Apa suaminya tidak memberinya uang? Percuma saja menikah lagi kalau tidak dinafkahi dan hidupnya malah melarat. Mengambil ponsel lalu aku melakukan transaksi banking. Kuberikan 100 ribu sekalian bukan 50. Meski begitu, aku yakin beberapa hari lagi pasti mama ngemis lagi dengan berbagai
9.35.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 147 Beses bilang pitifully
Read
+Library
Beautiful Pain

Beautiful Pain

“Kau boleh menumpahkan kesedihanmu padaku. Menangis bukan berarti lemah. Menangis sering membuat kita jauh lebih tenang karena bisa meluapkan perasaan kita terdalam.” Hampir setiap malam saat Dakota menginap di apartemen Audrey; Dakota mendengar Audrey menangis. Selama ini Audrey selalu menunjukan bahwa dirinya kuat dan tegar di hadapan semua orang. Tapi sebenarnya, Audrey hancur atas semua masalah yang datang di hidupnya. Pun Dakota mengerti tidak mudah berada di posisi Audrey. Audrey hanya diam dan tidak mampu menjawab perkataan Dakota. Manik mata abu-abunya telah memancarkan jelas kesedihan dan luka begitu dalam.
10117.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.3K Beses bilang pitifully
Read
+Library
Penyesalanku

Penyesalanku

Nafsu sudah diatas ubun-ubun, tiba-tiba harus dipadamkan, nyesek banget rasanya, kayak ditinggal pas lagi sayang-sayangnya, merana. "Mas, maaf kita gagal lagi," lirih Uma, menatapku dengan wajah penuh penyesalan. . Aku hanya mengangguk lesu, menjawab ucapan Uma. Ah Via, kamu nggak tahu kebutuhan orang dewasa, rasanya tuh nyeri banget kalau tidak tersalurkan.
1024.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 965 Beses bilang pitifully
Read
+Library
TERLATIH PATAH HATI

TERLATIH PATAH HATI

Entahlah! Ammar tersenyum masam. Ia paham dengan pasti kekecewaan sang istri. Wanita ini biasa memanggilnya dengan sebutan suamiku. Ketika panggilan itu berubah menjadi antum, maka jelas hati wanita itu sedang tak baik-baik saja. "Maaf," Pemuda tampan itu membelai pundak wanita berhijab terulur panjang ke sebagian tubuhnya.
9.94.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 163 Beses bilang pitifully
Read
+Library
PREV
1234
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status