Mutasi Alam Liar
Ia terengah-engah, mengambil handuk untuk mengusap keringat, lalu berniat mandi.
“Kak Budi, kok push-up lagi sih?” tanya Shinta sambil menatap tubuh tegap itu, berpura-pura kaget.
“Bukan apa-apa...” jawab Budi dengan napas tersengal-sengal, sampai sulit baginya berbicara. Latihan berat seperti ini benar-benar menguji daya tahannya, dan dalam waktu kurang dari satu menit saja ia sudah merasa sangat lelah. Tapi ada satu kemajuan: dulu ia hanya sanggup melakukan seratus tujuh puluh kali gerakan cepat, sekarang sudah bisa sampai dua ratus kali.
Hot Chapters