Malam Pertama dengan Dosenku
Aku pasrah, meletakkan ponselku di nakas dan memutuskan untuk mencoba tidur.
Akan, tetapi aku baru saja menutup mata beberapa saat, ponselku bergetar. Dengan gerak cepat aku bangun dan mengambilnya, ternyata nomor Pak Arga. Aku pun mengangkatnya. Berharap Mas Kaivan yang menghubungi.
"Hallo, maaf, Sayang. Handphone-ku lowbat. Lupa bawa powerbank atau chargher, maaf ya, bikin kamu nungguin, ya."
Hot Chapters