PRAS, and his destiny
Dengan setelan jas licin mahalnya, Pras berdiri di depan podium dengan standing microphone di hadapannya, menatap satu-satu mata peserta rapat di sana.
“Selamat pagi, terima kasih karena kalian semua mau hadir di sini. Aku langsung saja, tanpa perlu basa-basi. Gedung ini, Pras Laurent Joseph Tower, akan kuserahkan semua pengurusannya kepada saudara Bruno yang nanti akan terbagi lagi sebanyak 50 : 50 dengan pemerintah. Bruno akan memakai separuh gedung untuk kantor yang sebelumnya sudah kami jalankan akan dilanjutkan olehnya, sementara pemerintah bisa memakai separuh lainnya, bisa kalian jadikan untuk kantor jasa atau lainnya. Di sini, sekaligus kami, Joseph dan Laurent, menyerahkan semua ass
Bab Populer