DIMADU TANPA RESTU
“Aku… aku tidak bisa langsung bilang ‘iya’. Tapi aku juga tidak bisa bilang ‘tidak’. Karena aku tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang mungkin tidak akan datang lagi.”
Wira menghela napas lega. Sekar menatapnya, lalu berkata dengan suara bergetar, “Kalau kau bersedia… kita mulai dari awal. Tapi kali ini, kita jalani pelan-pelan, tanpa terburu-buru. Dan aku minta satu syarat.”
“Apa pun,” jawab Wira cepat.
“Aku ingin kita menikah tanpa pesta besar, tanpa publikasi berlebihan. Aku ingin pernikahan yang tenang, yang bisa kita jalani sebagai keluarga kecil tanpa tekanan luar.”
Sikat na Kabanata