Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ternyata Kaya Tujuh Turunan

Ternyata Kaya Tujuh Turunan

"Karena?" "Lo terkenal membutuhkan waktu lama untuk mengambil keputusan. Lo mikirin berbagai kemungkinan, bikin tabel keuntungan dan kerugian, macam-macamlah. Rasanya aneh banget kalau tiba-tiba lo ngambil keputusan sebesar itu dengan ... segampang itu." "Percayalah, ini tidak semudah yang terlihat. Ada banyak pertimbangan dan ... semacamnya."
9.31.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59.6K kali sebagai proses keputusan pembelian
Tampilkan Ulasan (379)
Baca
+Pustaka
Serenity
hai~ terima kasih untuk yang kemarin udah ikutan Live Comment di Faceb00k, yaaa~ oh iya, aku udah umumin pemenang GA di fanpage faceb00k, ya (search: GoodNovel ID - Ternyata Kaya Tujuh Turunan). untuk pemenang langsung tinggalin ID GoodNovel kamu di kolom komentar, ya! sayang kalian banyak-banyak
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
Baca Semua Ulasan
Gadis Tanpa  Ingatan

Gadis Tanpa Ingatan

“Tapi bisa hilang jika kita tidak menanganinya dengan benar.” Ia tidak meminta mereka langsung percaya kembali. Ia tidak memberi janji kosong. Ia hanya menawarkan satu hal. proses yang terbuka. Dan waktu. Di sisi lain, keputusan terkait individu yang terlibat akhirnya harus diambil. Itu bukan keputusan yang ringan. Bukan hanya karena dampaknya besar. Tetapi karena hubungan yang pernah ada. Hari itu, ketika keputusan itu disampaikan secara resmi.
10983 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai proses keputusan pembelian
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

[“Ada kemungkinan dia musuh. Kita ambil suara. Aku pilih menghampiri.” “Sama.” Dan kuakui ini proses pengambilan keputusan paling tolol yang pernah kulakukan. Pengambilan keputusan yang dilakukan dua orang itu hal paling omong kosong. Tidak ada yang menjadi pihak paling vital untuk menentukan.
1018.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 450 kali sebagai proses keputusan pembelian
Baca
+Pustaka
Kita yang Terluka

Kita yang Terluka

“Kamu tidak punya pendirian. Kamu tidak tahu mana yang kamu mau. Kamu tidak bisa memutuskan karena terlalu banyak pertimbangan hingga selalu berada dalam kebimbangan. Kamu baru akan memutuskan kalau sudah ada yang menekan. Seperti dulu saat Papa memintamu untuk memilih, kamu terus mengulur waktu hingga akhirnya melibatkan Mbak Zahra. Dia yang menekanmu hingga akhirnya kamu membuat keputusan. Apa saat itu kamu berpikir dengan kepala dingin? Apa saat itu pikiranmu tidak kalut? Apa saat itu kamu baik-baik saja? Jelas tidak! Kamu membuat keputusan saat berada dalam kebingungan. Itulah sebabnya, hingga detik ini kita masih terus berkubang di tempat yang sama! Lalu, sekarang kamu memintaku menunda
1017.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 433 kali sebagai proses keputusan pembelian
Baca
+Pustaka
PEREMPUAN DI BALIK LENTERA

PEREMPUAN DI BALIK LENTERA

Padahal sesungguhnya, ia hanya belajar bagaimana caranya tidak mengganggu. Di sela jeda singkat—saat orang-orang berbicara tanpa benar-benar berbincang—ia menyadari satu pola yang mulai terbentuk. Bukan penolakan terang-terangan. Bukan pengusiran. Hanya keputusan-keputusan kecil yang selalu terjadi tanpa dirinya, tersusun rapi, beralasan, dan tak bisa disanggah. Dan setiap keputusan itu terdengar masuk akal.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai proses keputusan pembelian
Baca
+Pustaka
Istri Kontrak Sang CEO yang Pergi Saat Mengandung Anaknya

Istri Kontrak Sang CEO yang Pergi Saat Mengandung Anaknya

Masih terasa netral, seolah-olah mereka sedang membicarakan cuaca. Lalu, slide ketiga muncul: Faktor Kunci. Dan di sanalah namanya muncul. Tidak disorot dengan warna merah, tidak pula ditebalkan. Hanya satu baris kecil yang mematikan: Peran sentral individu dalam proses pengambilan keputusan dan persepsi otoritas informal. Clara menatap layar tanpa berkedip. Bukan karena kaget. Tapi karena itulah kalimat "racun" yang akan dipakai ulang di setiap diskusi manajerial setelah hari ini.
940 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai proses keputusan pembelian
Baca
+Pustaka
Di Balik Topeng si Pria Miskin

Di Balik Topeng si Pria Miskin

Sulit dipercaya! Seketika wajah Fendi tampak memucat. Meskipun gugup, dia tetap berusaha tenang dan berkata, "Hem, sok kaya. Jangan-jangan kartunya nggak ada isi, memalukan." Nicholas tidak menghiraukan Fendi. Elsa tersadar dari lamunannya, lalu mengambil mesin debit dan segera menggesek kartu yang diberikan Nicholas. Jumlah pembelian Nicholas sangat banyak sehingga prosedur agak merepotkan. Namun semua orang terdiam dan memperhatikan Nicholas selama transaksi berlangsung.
8.5140.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai proses keputusan pembelian
Baca
+Pustaka
Terbangun di Ranjang Presdir Duda

Terbangun di Ranjang Presdir Duda

Kakinya bergoyang-goyang dan berulang kali berdecak seraya menyumpah serapah dan terus menggaruk kepala. "Tolong katakan kepada calon pembeli itu bahwa kita sudah close order." Dengan tidak sabar, dia mengatakannya dengan sedikit mendesak yang langsung di sangkal oleh rekan kerjanya. "Hush!" tukas yang lain dengan mata merebak terbuka. "Menolak calon pembeli itu tidak baik, bisa berimbas buruk kepada bisnis," balas teman bicaranya yang nampak kikuk sambil terus memandang ke arah calon pembeli tersebut.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai proses keputusan pembelian
Baca
+Pustaka
Pulau Misteri

Pulau Misteri

Namun, semakin dia berbicara, semakin jelas bagi para pemburu bahwa proposal itu tidak akan mudah dijalankan. Para pemburu saling bertukar pandang, merasa terjebak dalam kebingungan yang semakin dalam. Mereka tahu bahwa mereka harus mengambil keputusan, tetapi pada saat yang sama, mereka juga menyadari bahwa mereka mungkin tidak memiliki pilihan lain. "Kami akan mempertimbangkan proposal Anda," kata salah satu dari mereka akhirnya, suaranya penuh dengan keraguan. "Tetapi kami tidak bisa membuat keputusan tanpa berbicara dengan yang lainnya."
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai proses keputusan pembelian
Baca
+Pustaka
Terpaksa jadi Pelakor, Ibu Mertua Kejam

Terpaksa jadi Pelakor, Ibu Mertua Kejam

Kia menghela napas panjang. "Saya sudah memikirkannya dengan sangat baik. Ini bukan keputusan yang saya ambil karena emosi." Petugas tersenyum tipis. "Baik. Saya doakan prosesnya lancar." "Terima kasih, Bu." Beberapa lembar formulir kemudian disodorkan. "Silakan dibaca dulu. Kalau sudah sesuai, tanda tangan di bagian bawah. Lalu lakukan pembayaran di loket bank di sebelah kiri ya."
108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai proses keputusan pembelian
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status