Wanita Kedua
Fairuz bersidekap dengan wajah datar, sementara matanya sibuk memindai ruang tamu yang berukuran 4 × 3 m persegi. Tidak ada yang spesial dari rumah tersebut, kecuali potret Dru kecil yang sedang duduk di atas kuda poni. Sepertinya foto itu diambil di luar negeri. Fairuz menebak umur pria itu sekitar sepuluh tahun. Dru memang beruntung, besar dengan kasih sayang yang lengkap dari kedua orang tuanya. Kepergian mereka pun tidak setragis dirinya. Kedua orang tua Dru meninggal saat pria itu telah menginjak dewasa. Mungkin itulah yang membuat hidupnya begitu terlihat begitu menyenangkan, seolah tak ada beban yang mampu membuatnya terpuruk. Tentu saja, harta warisan cukup untuk tujuh turunan, bisni
Sikat na Kabanata