Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ISTRI CERDAS PURA-PURA BODOH

ISTRI CERDAS PURA-PURA BODOH

Zahra mencubit pinggang Elang hingga membuat pria itu meringis menahan nyeri. “Atau jangan-jangan kau juga berdo’a yang sama. Dan pertanyaanmu tadi sebenarnya untuk dirimu sendiri? Benarkan kalau kau juga menginginkan aku?” balas Elang sembari tertawa. Walau terlihat bercanda, tapi ada keseriuasan dalam ucapannya. “Iih, kamu iseng banget sih!” Zahra mencubit lengan Elang dengan gemas. Benar-benar dua pasang manusia yang sedang kasmaran. Hanya ada rasa bahagia yang bersarang dalam dada.
8.4316.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.3K kali sebagai puisi berantai santri lucu
Baca
+Pustaka
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

Cantel neng lintang Sampir neng mbulan P**e neng srengenge (gantungkan di bintang Sampirkan di bulan Jemur di matahari) Ana bocah….. Ana bocah… Bocah cilik… Bocah cilik gambar jagad (ada anak Ada anak Anak kecil melukis dunia).
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 405 kali sebagai puisi berantai santri lucu
Baca
+Pustaka
Suami Penggantiku Kakak Iparku

Suami Penggantiku Kakak Iparku

sahut Santri yang lain. Pletak! "Dasar kamu mata keranjang ya Ayu! Enggak bisa banget deh kalo lihat cowok bening sedikit aja, jiwa keranjangnya mulai meronta-ronta!" cebik yang namanya Sri sambil menjitak kepala Ayu. "Aawww sakit Sri ... main jitak aja sih kamu!" sungutnya sambil meringis mengusap keningnya yang memerah setelah dijitak oleh Santri yang bernama Sri.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai puisi berantai santri lucu
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Namun Ratu justru tahu apa maksud dari patung itu. "Pendekar Guntur Saketi pernah sekali tengah membuat patung ini, dia seperti sedang membaca sebuah syair. Namun lirik dari syairnya sedikit aneh. Seolah dia tengah menyampaikan sesuatu padaku." ucap Ratu membuat Jaka menoleh ke arahnya dan dengan pandangan penuh harap Jaka bertanya,"Apa yang dia katakan Ratu?"
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 459 kali sebagai puisi berantai santri lucu
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Saram dikenal bukan karena banyak bicara, tapi karena satu antologi puisi berjudul Tanah yang Menolak Diam. Puisi-puisi dalam antologi itu bukan sekadar kata-kata: mereka menggugah lapisan realitas. Salah satunya, “Nyanyian Retakan Ketiga,” dibacakan secara tak sengaja di Balairung Batu saat musim kekeringan. Sesaat setelah bait keempat, tanah di bawah Tilangkar retak perlahan, mengalirkan air asin dari dalam bumi yang diyakini telah mati. Warga menyebutnya air kenang, karena baunya memancing ingatan orang-orang akan tempat yang tak pernah mereka kunjungi, tapi mereka rindukan.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai puisi berantai santri lucu
Baca
+Pustaka
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

Pembicaraan mereka mengalir lebih lancar, meskipun dalam setiap kata ada kesepian yang tak tertutupi. Di tengah-tengah percakapan mereka, Elora merasa pikirannya semakin melayang. Alkohol itu membuatnya lebih santai, dan semakin lama, semakin sulit untuk menahan perasaan yang telah lama terkubur. Saat Arman tertawa pelan pada suatu lelucon yang ia lontarkan, Elora merasa jantungnya berdebar lebih cepat. Senyum Arman yang tulus, kehadirannya yang membuatnya merasa lebih aman, semua itu terasa seperti magnet yang menariknya.
914 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai puisi berantai santri lucu
Baca
+Pustaka
JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

Mata memicing tajam, mengerjap-ngerjap, seperti takut apa yang dilihatnya itu adalah nyata, bahwa memang itu pernah terjadi di rumahnya sendiri. طَلَبُا لْاِالْمِ ...buluh dar.. pe... patah tulang belak.../berserakan. Antre ... ... ... malam Sukra. Terdiri ... 21 santri..ti. (... Itu sudah terhalang noda, termakan usia.)
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 776 kali sebagai puisi berantai santri lucu
Baca
+Pustaka
Dokter Ajaib Primadona Desa

Dokter Ajaib Primadona Desa

Tirta tak kuasa berdecak kagum. Awalnya dia ingin melontarkan satu dua bait puisi untuk menambah suasana. Sayangnya karena kurang berbakat dalam sastra, akhirnya hanya satu kata yang keluar, buset! "Sial, pasti banyak obat spiritual di gunung ini. Kali ini aku benar-benar bakal pesta! Hahahaha!" Anjing hitam besar itu bahkan lebih blak-blakan. Matanya berbinar-binar dan air liurnya hampir menetes saat tertawa aneh.
9.43.3M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114.8K kali sebagai puisi berantai santri lucu
Tampilkan Ulasan (276)
Baca
+Pustaka
Adelia
izin promosi cerita kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Sang Pewaris yang Terbuang

Sang Pewaris yang Terbuang

Bab 012 : Tempat asing "Kai, apa kau yakin ini adalah tempat yang aman?" Tanya Terry. Ia mengedarkan matanya melihat sekeliling. Halaman bangunan itu nampak berantakan, dengan sampah dan dedaunan yang bersebaran. Sulur yang tumbuh subur di dinding, menjuntai di tiap sisi tembok. Cat tembok yang kusam dan mengelupas, serta rumput liar yang tumbuh tinggi, sekitar selutut.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai puisi berantai santri lucu
Baca
+Pustaka
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Dini banjir tepuk tangan yang sangat meriah. Penampilan yang terakhir, di tutup dengan pembacaan puisi berantai oleh Fatiya, Puput dan Laura. Perwakilan kamar dua ratus tujuh belas. Gerak tubuh, mimik muka dan pembawaannya yang gokil, bikin mahasantri lantai tiga saling lempar tawa. Kuli Bangunan, Penjual Burung, dan Pemuja Wanita Kuli Bangunan : Aku adalah seorang kuli bangunan...
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai puisi berantai santri lucu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status