Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pacarku Anak Teknik, Otaknya Dipake Buat Ngegombal

Pacarku Anak Teknik, Otaknya Dipake Buat Ngegombal

Sampai… “Untuk Citra Paramitha… sang penghuni balkon elegan…” “Aku bawakan lagu malam ini. Judulnya… ‘Bibir Kamu Tipis, Tapi Nancepnya Dalem’.” Citra hampir menjatuhkan pensilnya. “Astaga……” *** Kalau ada yang bilang cinta itu buta, Dikayasa Pradipta bakal nyaut, “Ya iyalah, kalau nggak buta, mana mau naksir tetangga yang tiap hari nyinyir?”
797 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as puisi bucin singkat
Read
+Library
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Pantas saja dia bisa menimbulkan keributan di istana meskipun dia nggak berada di ibu kota! Ada beberapa sarjana provinsi yang menahan tawa, tapi ada juga yang ekspresinya langsung menjadi dingin. Mereka adalah orang pintar, tentu saja mereka tahu bahwa ucapan Wira adalah sebuah bentuk sindiran. Banyu berkata dengan marah, “Jangan memaksakan diri lagi! Kalau memang kamu yang menciptakan empat kalimat itu, kamu pasti sangat berbakat dalam sastra. Pak Sinardi bisa memberikan kita sebuah tema, lalu kita semua menciptakan puisi sesuai tema itu dan membandingkannya. Dengan begitu, kita juga bisa membuktikan Pak Putro nggak punya motif tersembunyi. Kalau kamu nggak berani ....”
96.1M viewsCompletedAdded to Library 178.3K Times as puisi bucin singkat
Show Reviews (2659)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Read All Reviews
Dinikahi Berondong Bucin

Dinikahi Berondong Bucin

"Dunia terasa milik berdua, ya?" "Apa, sih? Nama tengah keluarga kita, kan, bucin. Jadi sesama bucin tidak usah saling meledek," balas Almaira. "Kak Mai benar," ujar Emir, lalu merangkul pundak Sasi. Sasi cukup terkejut karena tindakan pria itu yang tiba-tiba. Sasi lantas mengangguk menyetujui suaminya. Mereka harus berakting menjadi pasangan bucin juga.
105.7K viewsCompletedAdded to Library 198 Times as puisi bucin singkat
Read
+Library
Wanita Masa Depan CEO Muda

Wanita Masa Depan CEO Muda

Hati terbisu, merindu yang tiada Rindu itu bagai bunga yang layu Di taman hati yang sepi dan sunyi Kucoba menyusun kata-kata indah Namun tetap saja, rindu tak terucap Seiring waktu berlalu tanpa henti Kerinduan ini semakin terukir dalam jiwa Oh, ribuan pagi yang menyelinap Seperti embun pagi yang merindu matahari (Puisi karya Swonos) Seusai menuliskannya Zahira pun tergugu, ia tidak tahan ingin bertemu dan memeluk Hasan, ia sangat merindukannya. Tapi ia juga tak ingin merengek pada suaminya untuk segera pulang, ia tidak mau menghalangi Hasan mengejar cita-citanya. Ia tidak mau tangisannya kelak akan memberatkan langkah suaminya di medan perang. Bagaimana pun ia ingin menjadi istri yang baik
106.1K viewsCompletedAdded to Library 194 Times as puisi bucin singkat
Read
+Library
Istri yang Kau Buang

Istri yang Kau Buang

Bu Jenar terus mengomel sambil tangannya membungkus sesuatu. "Nih, upahmu. Karena kerjamu tidak becus, kamu hanya akan dibayar dengan sebungkus nasi putih." Bu Jenar lalu melemparkan sebuah bungkusan pada Sofia, yang kemudian dipungut oleh Sofia dengan tangan bergetar. Dengan mata berkaca-kaca, ia akhirnya melangkah keluar meninggalkan tempat itu.
98.4K viewsOngoingAdded to Library 303 Times as puisi bucin singkat
Read
+Library
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Sebelum sosoknya benar-benar lenyap dari pandangan laki-laki Itu. Sempat sayup-sayup terdengar Penyair Sinting melantunkan bait-bait syairnya. "Kulihat kepiting berjalan miring. Anak monyet duduk menungging. Berjalan jauh tanpa pengiring. Tersesat jalan jadi pusing. Aku datang membawa sejuta kedamaian. Kebencian melenyapkan kasih sayang. Masa lalu lama telah dilupakan. Kini saatnya menuai malapetaka. Senopati ! Aku cuma bisa memberi jalan. Tinggalkan kemewahan. Mencari selamat. Pergilah bertobat. Sebelum nyawa menjadi busuk...."
98.8K viewsOngoingAdded to Library 352 Times as puisi bucin singkat
Read
+Library
Terpaksa Menikahi Ibu Guruku

Terpaksa Menikahi Ibu Guruku

“Ah ogah, gue pengennya sesuatu yang awet, yang bisa dia simpan, atau bisa dia pakai setiap hari dan selalu membuat dia inget sama gue.” “Dih bucin lo sekarang, ya!” ledek Bimo lalu tertawa. “Makanya gue bilang juga apa, terlalu benci bisa bikin lo jadi bucin!” serunya. “Hush!” Aku mengibaskan tangan. “Awas lo ya. Jangan ember!”
1020.9K viewsCompletedAdded to Library 646 Times as puisi bucin singkat
Read
+Library
Si Bodoh yang Luar Biasa (LDN Seri 1)

Si Bodoh yang Luar Biasa (LDN Seri 1)

Pagi sepi, sore pun sepi Siang malam dingin dan sunyi Gelap tanpa sinar mentari Hanya siulan jangkrik berbunyi Aku, di sini seorang diri Melantunkan syair ini Sebagai penggerak hati Memanggilmu tuk menemani Kemarilah! Lihat aku bagai peri Tubuh ramping, cantik, dan wangi Wajah mempesona memikat hati
9.8141.6K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as puisi bucin singkat
Show Reviews (33)
Read
+Library
Donat Mblondo
Mohon maaf ya... jika ada yang tidak berkenan dengan nama² nyleneh di cerita ini. Terima kasih atas masukannya. Saya akan memperbaikinya di seri ke-2. Terima kasih banyak bagi yang sudah baca sampai tamat. Semoga kalian sehat selalu...
Alhan Ard
Halo semuanya, izin promosi ya kak. Mampir yuk ke Novel "Aku Menjadi Dewa yang Menjalani Hukuman di Dunia Modern" Dimana menceritakan seorang dewa yang bertransmigrasi di manusia biasa dengan dunia saat ini!
Read All Reviews
Prajurit Tangguh

Prajurit Tangguh

Ok sir," jawab Lusi. (Baik Pak,) Lusi akhirnya membacakan puisi yang berjudul Prajurit Tangguh. "You are a valiant young man, with a striped uniform and a long-barreled weapon that you always hold in your hand. You are a Tough Soldier, who is a lamp in the dark. Which becomes an umbrella when it rains, which becomes a comfort when we are sad. You are willing to die to protect the Republic of Indonesia, O tough soldier," ucap Lusi dengan semangat empat lima membacanya.
1014.9K viewsOngoingAdded to Library 595 Times as puisi bucin singkat
Read
+Library
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Mengapa kau mengalir pergi Kala ucap terpatri di hati Akankah kau buktikan kau benci dirimu sendiri Kau tolak empat mata Namun, kau suka main mata Nan, bolak balikkan kata Laksana bunga tidur yang terasa Pijar yang ku cari Bukan kata manis yang kau beri Nostalgia yang ku rasa Apa kau merasa hal yang sama? Iblis kejam... Lihat tanda tanya ini Bisakah kita menjadi sahabat? Atau Berteman hingga akhir hayat? Nan, maaf kutelusupkan kau dalam puisi ini 26-04-2018 “Siapa yang menulis puisi ini? Tidak ada penulisnya” ucap Arka “Mungkin di kotak tadi ada sesuatu yang lain” lanjut Arka sambil turun dari kasurnya mengambil kotak yang dia banting tadi
107.4K viewsCompletedAdded to Library 295 Times as puisi bucin singkat
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status