Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Kalimat yang kutulis ringkas, padat, dan menusuk: Aku adalah puisi yang hanya bisa dibaca, Bukan untuk disentuh jari-jari dunia. Namaku: Harga Diri. Tempatku: Keheningan yang sunyi. Di sinilah aku, tak bertamu, tak menemui. "Ck.. ck.. Aku kira puisi dahsyat apa, ternyata cuma begitu? Biasa saja," cibir Bonaga sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia tampak cemas, takut kalau-kalau puisi sesingkat itu akan ditolak mentah-mentah dan membuat kami jadi bahan tertawaan seisi ruangan.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai puisi dia
Baca
+Pustaka
KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

Izinkan aku mencintaimu dalam diam Karena dalam diam tidak ada kata penolakan Izinkan aku mencintaimu dalam kesepian Karena dalam kesepian tidak akan ada orang lain Izinkan aku memujamu dari kejauhan Karna dari kejauhan akan melindungiku dari rasa sakit Izinkan aku memilikimu dalam mimpi Karena dalam mimpi kamu tidak akan pernah meninggalkan aku Tahukah kalian? Puisi itu coretan dari sahabat dumayku yang tak pernah bersua langsung, Qeisyah. Namun, begitu mencubit kepekaanku. Entah itu hanya hasil karya tangan biasa atau sedang mencurahkan hati sebenarnya. Yang jelas, rangkaian kata itu mewakili rasaku yang telah bertahun bertahta. Wahai ...
9.757.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai puisi dia
Baca
+Pustaka
Antara Aku dan Dia
Baca
+Pustaka
Aku dan [D]ia

Aku dan [D]ia

Aku Maaf aku ribet ya? Hm maklumin aku cewek. Dzaqi Hahaha gak apa – apa, aku suka. Suka cewek maksudnya. Aku Iya tahu, kan ceweknya banyak ya saking sukanya. Eh sorry aku jujur banget ya? Dzaqi Apa sih Di? Kamu sebenarnya mau ngomong apa kok kaya sinis gitu. Aku
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai puisi dia
Baca
+Pustaka
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Timapal Andini. Kemudian Dio menatap dinding-dinding rumah makan sekar kedaton yang memang banyak di gantung syair-syair nan indah namun baru hari ini Dio mengetahui. Jika syair-syair itu adalah karya dari Tuan Raka. Sungguh sangat mengesankan jika aku kelak seperti Tuan Raka, aku pasti akan menjadi pejabat di Surya Manggala dan menikahi banyak gadis cantik di negeri ini. Ujar Dio menggumam.
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 385 kali sebagai puisi dia
Baca
+Pustaka
DIKEJAR DUDA KEREN

DIKEJAR DUDA KEREN

“Gue mau pulang lah, istrahat. Muak banget sama pekerjaan ini.” Dian melepaskan tawanya sampai terbatuk. Setelah meminum air putih, dia kembali berbicara. “Gue pikir mau ngedate. Kan dia udah datang.” Hah? Jena menaikkan alisnya satu, “Dia siapa?” Dian melongo sesaat sambil menjentikkan jarinya. “Astaga! Lo nggak dikasih tau soal kedatangannya Brian?” Kemudian memijat pelipisnya, “Gue baru liat pasangan kayak kalian.”
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai puisi dia
Baca
+Pustaka
Dia Kehilangan Segalanya

Dia Kehilangan Segalanya

Dengan tangan gemetar, dia seperti ingin memelukku. Namun, karena terlalu takut dan gemetar, tubuhnya lemas tak bertenaga, bahkan tak sanggup mengangkat tangan sedikitpun. Aku menatapnya dan tiba-tiba tertawa dingin. “Timo, semua orang ada di sini, jadi hentikan saja sandiwaramu!” “Anak dalam kandunganku sudah gugur dan harusnya kamu orang yang paling senang!”
31.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai puisi dia
Baca
+Pustaka
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

Di rumah, Dina mencoba menenangkan diri, ia kembali membuka buku hariannya dan menulis pelan, “Hari ini bukan tentang siapa yang benar, hari ini tentang belajar berdiri di tengah hujan tanpa kehilangan arah.” “Aku takut tapi kalau aku berhenti percaya pelita ini akan benar-benar padam.” Dinda datang menghampiri ibunya, membawa secarik kertas. “Bunda, aku bikin puisi buat Bunda dan Ayah.” Dina tersenyum, membaca tulisan kecil itu,
689 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai puisi dia
Baca
+Pustaka
Jadi Istri Dadakan

Jadi Istri Dadakan

"Dia tidak serakah seperti kalian." ***
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai puisi dia
Baca
+Pustaka
Dia yang Terluka

Dia yang Terluka

tanya Dio sambil menyunggingkan senyum di bibirnya. Lagu dengan judul Sampai Kau Jadi Milikku, yang dipopulerkan oleh penyanyi jebolan ajang pencarian bakat, Judika, mengiringai perjalanan Dio dan Bia. Hati Dio yang sedang berbunga-bunga membuatnya mengemudikan mobil sambil menyenandungkan lagu tersebut.
9.5560.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.0K kali sebagai puisi dia
Tampilkan Ulasan (71)
Baca
+Pustaka
Saraswati
saya belum baca sampai banyak, tapi iseng2 liat judul masing2 bab, koq ada cerita ttg hanna juga, sy pikir di sini tokoh utamanya keluarga nadia, tp hanna sebagai tmn nadia ternyata juga punya porsi cerita sendiri... :)
Henny Djayadi
Saya ucapkan banyak2 terima kasih kepada sobat reader yang telah menyempatkan berkunjung dan membaca cerita ini. Mohon dukungannya, vote serta komentar yang bisa membantu performa dan promosi cerita pertama saya di Goodnovel ini.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status