Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Langit dan Bumi

Langit dan Bumi

Sembilan bulan yang lalu... "Untuk kamu yang kusuka, terus terang aku tak pandai berkata-kata. Puisi-puisiku seringkali tak bermakna. Kata-kataku seperti bualan yang menguap ke udara. Namun, dirimu tak pernah sekalipun hampa. Selalu mengisi hatiku, mengisi hariku. Membuat setiap huruf dalam hidupku bernapas. Langit yang cerah tersenyumlah selalu. Kamu cantik tiada tara. WSD, 3 IPA 1."
1011.9K viewsOngoingAdded to Library 345 Times as puisi kelasku
Read
+Library
MY CEO MY HUSBAND

MY CEO MY HUSBAND

Sekali lagi kau buka pintu (hatiku) And you're here in my heart Dan kau ada di sini di hatiku And my heart will go on and on Dan hatiku akan terus bertahan [Outro] There is some love that will not go away Ada cinta yang takkan binasa You're here, there's nothing I fear, Kau ada di sisiku, tak ada lagi yang kutakutkan, And I know that my heart will go on Dan aku tahu hatiku akan bertahan We'll stay forever this way Kita akan selamanya seperti ini You are safe in my heart Engkau kujaga di dalam hatiku And my heart will go on and on Dan hatiku akan terus bertahan Daniel pun ahirnya menyelesaikan lagunya hingga ahir. “Lagu ini saya prsembahkan untuk KEYLA SAMEI kelas 12 IPA-1” kata daniel sambil
10.2K viewsCompletedAdded to Library 285 Times as puisi kelasku
Read
+Library
Rasa Dari Keremajaan

Rasa Dari Keremajaan

“Aku menolak, reaksimu sangat unik.” “Aku bukanlah mainan.” “Tapi kau merasa senang dijahili oleh Kak Clarrisa.” “Kau salah sangka. Itu tidak benar?” “Bagian mana?” “Hanya saja Kak Clarrisa memiliki sesuatu yang tidak bisa ku lawan.” “Dan apa itu?” “Itulah yang tidak aku ketahui.” “Kau lucu, Raihan.” “Aku tidak sedang melawak!” Tidak ada jawaban dari ketua kelas.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as puisi kelasku
Read
+Library
SARGIO

SARGIO

Biar kulukis malam Bawa kamu bintang-bintang 'Tuk temanimu yang terluka Hingga kau bahagia Aku di sini Walau letih, coba lagi, jangan berhenti Ku berharap Meski berat, kau tak merasa sendiri Kau telah berjuang Menaklukkan hari-harimu yang tak indah Biar ku menemanimu Membasuh lelahmu Izinkan kulukis senja Mengukir namamu di sana Mendengar kamu bercerita Menangis, tertawa Biar kulukis malam Bawa kamu bintang-bintang 'Tuk temanimu yang terluka
1019.2K viewsCompletedAdded to Library 499 Times as puisi kelasku
Show Reviews (14)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Read All Reviews
Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Terpujilah wahai engkau bapak ibu guru Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku Wahai engkau ibu bapak guru Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan Engkau laksana cahaya bangsa dalam kegelapan Namamu s’lalu terukir di dalam hatiku Engkau laksana pahlawan bangsa Tanpa tanda jasa Aku serta siswi lainnya semakin histeris meresapi lagu itu. Walau aku sendiri tidak begitu mengetahui maknanya, tetapi syair dibait terakhir “Engkau laksana pahlawan bangsa, Tanpa tanda jasa”. Ya, guruku pak Kasmirin memang pantas disebut pahlawan tanpa tanda jasa. Karena jasanya kami mampu membaca, berhitung dan memiliki banyak ilmu pengetahuan yang baru.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as puisi kelasku
Read
+Library
Kakak Kelas dari Mimpiku

Kakak Kelas dari Mimpiku

Suasana meja yang tadinya penuh celoteh mendadak canggung. "Kenalin, aku Raka," ucap cowok itu berusaha mencairkan suasana sambil meletakkan kanvasnya di samping kursi. "Kakak wakil ketua OSIS, kan?" tanya Keira. "Kayanya pernah lihat waktu upacara pembukaan MPLS, tapi habis itu nggak pernah kelihatan lagi." “Iya benar. Selama MPLS kemarin aku sibuk nyiapin demo ekskul di balik layar. Jadi jarang kelihatan. Lebih banyak nongkrong di sanggar seni,” jawab Raka sambil sambil tersenyum.
10519 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as puisi kelasku
Read
+Library
Kulepas Kau Dengan Ikhlas

Kulepas Kau Dengan Ikhlas

Selamat kuucapkan padamu Wahai orang yang pernah paling aku sayang Kulepas dirimu dengan ikhlas Moga Tuhan jagakan dirimu dan dia Kudatang memberikan selamat Walau langkah kaki gamang Untuk kamu, aku datang Semoga dirimu bahagia Kulepas dirimu dengan ikhlas Semoga engkau dan dia bahagia Dulu kita pernah berbagi rasa Kini kita hanya teman yang biasa Dulu kita bisa berencana Tapi Tuhanlah yang menakdirkan Hidup terus berjalan Engkau t'lah kurelakan Pada Tuhan semua Kupasrahkan Selamat kuucapkan padamu Wahai orang yang pernah paling aku sayang Hoo-oo Hoo-oo Hoo-oo Hoo-oo Dulu kita pernah berbagi rasa Kini kita hanya teman yang biasa
104.3K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as puisi kelasku
Read
+Library
AKU HANYALAH SELIR

AKU HANYALAH SELIR

Dia tidak mencintai kamu dengan tulus. Aku tidak bersalah datang ke rumah Ema. Namun, hatiku tetap saja terkoyak membaca pesan yang dikirimkan dua orang itu. Terlebih, kalimat terakhir cukup membuat aku benar-benar merasa menjadi orang yang benar-benar nista sekali. Benarkah jika aku hanyalah selir?
1016.6K viewsOngoingAdded to Library 530 Times as puisi kelasku
Read
+Library
Kau Jandakan Aku, Kududakan Dirimu

Kau Jandakan Aku, Kududakan Dirimu

Kemudian Pak Adi menyilakanku untuk jalan duluan. “Oh, saya tidak bawa mobil, Pak Adi. Saya mau ke halte depan cari taksi,” tukasku. Mendengar itu, nampak Pak Adi mengerutkan keningnya. Barangkali dia heran, orang sepertiku tidak seharusnya naik transportasi umum. Dengan kikuk, Pak Adi menyahut, “Ah, baiklah kalau begitu. Hati-hati di jal—.”
1087.8K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as puisi kelasku
Read
+Library
TULPA

TULPA

Abdi di sini menanti dikau datang Memeluk mawar bertabur darah Terlilit duri, menangisi dikau sang dayita Yang tak kunjung pulang. Kuhirup oksigen sebanyak-banyaknya. Entah mengapa tiba-tiba saja dadaku terasa sesak. Membayangkan sosok Kelam yang pergi dari kehidupanku di balik bait-bait puisi yang tengah kutulis berhasil memporak-porandakan perasaanku. Kugenggam erat bolpoin yang kupegang. Hingga suara intruksi sang juri membuatku segera bangkit dari tempat duduk. "Waktu habis! Puisi harap dikumpulkan kepada para juri! Kami ucapkan terima kasih untuk kalian semua peserta dari perwakilan masing-masing kelas. Selamat siang dan selamat beristirahat!"
106.5K viewsCompletedAdded to Library 142 Times as puisi kelasku
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status