Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Merasa nikmat saat tersiksa, lalu terjebak dalam kumparan nikmat itu, alih-alih berusaha keluar dan pergi. Namun, tidak, ia pernah tersakiti. Dulu sekali. Dengan mudah ia melenggang saat itu. Apa yang membedakan kesakitannya dulu dan kini? Barangkali puisi Lang Leav itu adalah jawabannya. Bahwa ada dua jenis luka. Luka memar dan luka parut. Tiara ingat, ketika baru lulus SMA, ia pernah terjatuh ketika membonceng motor Agung. Adiknya itu baru bisa mengendarai motor, tetapi Bapak sudah membelikannya motor baru.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai puisi lelah
Baca
+Pustaka
WANITA BUTA DAN SUAMI BAYARAN

WANITA BUTA DAN SUAMI BAYARAN

Biar ku menemanimu membasuh lelah mu Izinkan ku lukis senja Mengukir namamu di sana Mendengar kamu bercerita Menangis tertawa Biar ku lukis malam Bawa kamu bintang-bintang Tuk temanimu yang terluka Hingga kau bahagia Aku disini walau letih coba lagi jangan berhenti Ku berharap meski berat kau tak merasa sendiri Kau telah berjuang menaklukkan hari-hari mu yang tak indah Biar ku menemanimu membasuh lelah mu Izinkan ku lukis senja Mengukir namamu di sana Mendengar kamu bercerita Menangis tertawa Biar ku lukis malam Bawa kamu bintang-bintang Tuk temanimu yang terluka Hingga kau bahagia hah Izinkan ku lukis senja
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai puisi lelah
Baca
+Pustaka
Wanita Masa Depan CEO Muda

Wanita Masa Depan CEO Muda

Hati terbisu, merindu yang tiada Rindu itu bagai bunga yang layu Di taman hati yang sepi dan sunyi Kucoba menyusun kata-kata indah Namun tetap saja, rindu tak terucap Seiring waktu berlalu tanpa henti Kerinduan ini semakin terukir dalam jiwa Oh, ribuan pagi yang menyelinap Seperti embun pagi yang merindu matahari (Puisi karya Swonos) Seusai menuliskannya Zahira pun tergugu, ia tidak tahan ingin bertemu dan memeluk Hasan, ia sangat merindukannya. Tapi ia juga tak ingin merengek pada suaminya untuk segera pulang, ia tidak mau menghalangi Hasan mengejar cita-citanya. Ia tidak mau tangisannya kelak akan memberatkan langkah suaminya di medan perang. Bagaimana pun ia ingin menjadi istri yang baik
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai puisi lelah
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Remehkan

Istri yang Kau Remehkan

Suri tertawa. Lihatlah, digombali receh seperti ini saja, jiwanya sudah melayang sampai ke bulan. Inilah bedanya jika digombali oleh orang yang kita cinta. Walau kalimat yang digunakan adalah pengulangan kata dari zaman baheula, tapi rasanya mengena. Coba kalau digombali oleh orang yang tidak kita suka. Dibacakan puisi tujuh hari tujuh malam pun tidak akan terasa syahdunya.
1082.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai puisi lelah
Baca
+Pustaka
Surga Semalam

Surga Semalam

Ketika hati yang mudah rapuh ini Diuji oleh duniawi diuji oleh materi Untuk kesekian kali lagi lagi dan lagi Kutuliskan kenangan tentang Caraku menemukan dirimu Tentang apa yang membuatku mudah Berikan hatiku padamu Takkan habis sejuta lagu Untuk menceritakan cantikmu Kan teramat panjang puisi Tuk menyuratkan cinta ini Telah habis sudah cinta ini Tak lagi tersisa untuk dunia Karena tlah kuhabiskan Sisa cintaku hanya untukmu Aku pernah berpikir tentang Hidupku tanpa ada dirimu Dapatkah lebih indah dari Yang kujalani sampai kini Aku slalu bermimpi tentang Indah hari tua bersamamu Tetap cantik rambut panjangmu Meskipun nanti tak hitam lagi Bila habis sudah waktu ini
1053.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai puisi lelah
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Sengsarakan

Istri yang Kau Sengsarakan

Sore itu langit mendung, udara sedikit pengap. Setelah berkeliling menjajakan buburnya sejak pagi, Nayara memutuskan untuk berhenti sejenak di pelataran taman kota. Ia duduk di bangku yang menghadap air mancur, membelai perutnya yang semakin berat. Bayi di dalam kandungannya bergerak pelan, seolah memberi tanda bahwa ia ikut merasakan kelelahan sang ibu.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai puisi lelah
Baca
+Pustaka
Alisya

Alisya

Semaksimalnya untuk hasil terbaik. Denganmu, kami bisa melihat Dengan adamu, kami bisa membaca Dengan hadirmu, kami bisa berjuang Dengan sapaanmu, kami terhindar dari kegelapan LAMPU Puisi yang ditulis Aiys di rangkaian yang ia gambar. "TEEEEEEEETTTTTTT," bunyi bel dengan menandakan telah usai sesi dua. Juna, Aiys, dan Tasya segera mengangkat tangan dan kemudian mengemas barang-barang mereka. Sebelum beranjak mereka sempatkan berfoto dulu dan memfoto hasil karyanya.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai puisi lelah
Baca
+Pustaka
Miss Antagonist

Miss Antagonist

Semakin susah baginya menutup kesedihan. Anya terlentang di tempat tidur, menatap lampu kristal di tengah-tengahnya, membiarkan tiap bulir air mata berjatuhan ke sisi wajah. “Nggak usah nulis, puisimu makin tahun makin sedih.” Pramudya mengangguk, dia mengakuinya. Puisi bukan hanya tersusun dari bait-bait indah, tapi juga menyentuh, menggambarkan bagaimana perasaan penulisnya.
9.834.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 698 kali sebagai puisi lelah
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Yuk Baca Novel Menikahi Gadis Desa --> Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi penyebabnya. Akankah Sarah hidup bahagia bersama pasangannya kelak?
Baca Semua Ulasan
Fantasy World

Fantasy World

Bersandarkan tembok, aku mencoba melemaskan tubuhku. “Lelahnya” kataku mengeluh Aku benar-benar ingin beristirahat seharian ini. Aku lelah terus-terusan bertarung. Aku lelah merasakan rasa sakit akibat pertarungan. Hingga tanpa kusadari... Aku terlelap— “Grrr”
9.87.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai puisi lelah
Baca
+Pustaka
7 Sumpah

7 Sumpah

- 7 Sumpah - Takkan habis sejuta lagu Untuk menceritakan cantikmu 'Kan teramat panjang puisi 'Tuk menyuratkan cinta ini Telah habis sudah cinta ini Tak lagi tersisa untuk dunia Karena telah kuhabiskan Sisa cintaku hanya untukmu Aku pernah berfikir tentang Hidupku tanpa ada dirimu Dapatkah lebih indah dari Yang kujalani sampai kini? Aku selalu bermimpi tentang Indah hari tua bersamamu Tetap cantik rambut panjangmu Meskipun nanti tak hitam lagi Bila habis sudah waktu ini
9.96.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai puisi lelah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status