Seribu Pintu Sindukala
Ia melukis wajah dirinya sendiri, Sindukala, dan Raesaka, yang kesemuanya dilukis menggunakan media kanvas dan cat akrilik dalam gaya surealis.
Warna-warna semesta senjakala mendominasi lukisan Sindukala, sedangkan lukisan Raesaka dibubuhi warna-warna siang hari yang cerah, dan Marsala sendiri dilukis dengan kumpulan warna biru tua dan kelabu. Kuratornya bilang, Marsala membuatnya berdasarkan warna-warna yang bermunculan di kepalanya saat memandang atau mendengar nama suami dan anaknya, dan dirinya sendiri.
Capítulos em Alta