Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
PAPA MUDA

PAPA MUDA

Cinta Tak pernah meminta berlabuh di mana Sekotor apa pun wadahnya, tetap kan menyapa Derap langkah akan selalu mencari cara Untuk akhir yang tersembunyi bersama rahasia Cinta Kuatkan hati agar selalu setia Luaskan sabar menahan lara Hingga doa mampu berikan asa Aku dan kamu bisa bersama Gerimis di bumiku, 4 Oktober' Puisi terunggah tanpa menunggu lama. Ada kepuasan tersendiri bisa menyampaikan rasa lewat aksara. Bahkan ada keinginan untuk mencoba hoki dalam dunia literasi dan mengejar mimpi lewat satu cerita. Namun, nyalinya belum sekuat itu. Ia takut malah tidak bisa lagi berenang ke tepian lalu tenggelam karena melakukan tindakan berbahaya. Sementara raga belum mempersiapkan diri sama sek
108.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 313 fois en tant que puisi masa depan 4 bait
Read
+Librairie
Masa Lalu yang Meluruh Seperti Salju

Masa Lalu yang Meluruh Seperti Salju

Jarinya tertahan cukup lama di atas kolom percakapan Maya. Akhirnya, dengan sisa-sisa harga diri yang tersisa, dia mengetik: [Anak-anak merindukanmu.] Namun, sesaat setelah dia menekan tombol kirim, sebuah tanda seru merah muncul di layar. Warna merah itu seperti pukulan palu yang menghantam jantungnya dengan telak!
5.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 218 fois en tant que puisi masa depan 4 bait
Read
+Librairie
TERJERAT CINTA SANG DUDA

TERJERAT CINTA SANG DUDA

batinnya menghibur diri. “Sampai jumpa lagi masa depanku, semoga kita dipertemukan lain kali.”
8.729.9K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 718 fois en tant que puisi masa depan 4 bait
Read
+Librairie
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

yah, dia juga menikmatinya. Empat tahun kemudian, anak Susan dan Federik berusia dua tahun. Ketika mereka sekeluarga berempat bersiap untuk pergi bersenang-senang, Susan menerima pesan dari Ginos. [Dia membunuhmu dan Julian di kehidupan sebelumnya, aku akan membalas dendammu di kehidupan ini.] Susan melihat dan memblokir nomor tersebut. Sore itu, seorang teman memberitahunya.
17.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 444 fois en tant que puisi masa depan 4 bait
Read
+Librairie
Malam Pertama Sang Istri Kontrak

Malam Pertama Sang Istri Kontrak

Senja turun perlahan di atas desa kecil itu. Langit berubah warna menjadi jingga keemasan, menandai berakhirnya satu hari yang penuh ketenangan. Di dalam rumah, suasana hening dan damai. Hanya terdengar suara pena yang menari di atas kertas, diselingi napas lembut Aisyah yang menulis dengan penuh perasaan. Di meja ruang tengah, ada dua lembar kertas kosong dan satu amplop kecil. Di atasnya tertulis dengan tulisan tangan Arga: “Untuk masa depan, dari kita bertiga.”
101.4K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 32 fois en tant que puisi masa depan 4 bait
Read
+Librairie
Melepas Masa Lalu

Melepas Masa Lalu

Dia mengurung diri di kamar yang pernah ditempati Lisa sebelumnya dan meminum minuman keras sepanjang hari. Barang-barang yang ditinggalkan Lisa menjadi objek yang ditangisi Gavin setiap malam. Saat mabuk berat, Gavin akan berbaring di tempat tidur Lisa. Dia membelai foto Lisa dengan penuh kerinduan, seolah-olah sosok Lisa kembali muncul di hadapannya. Dia melihat Lisa berlari ke arahnya dengan penuh semangat, lalu memanggilnya sambil tersenyum cerah, "Gavin, Gavin, kamu akan selalu baik padaku? Kamu harus mencintaiku selamanya."
8.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 245 fois en tant que puisi masa depan 4 bait
Read
+Librairie
BAWA ANAK LELAKIMU PULANG, BU! (DI ANTARA DUA PILIHAN)
Read
+Librairie
Two Side

Two Side

jawabmu lirih seraya tersenyum sinis dan pergi menjauh darinya. “Tunggu sebentar, Anak Muda. Orang tua ini punya sedikit nasihat untukmu. Jika kamu hanya terpaku akan masa lalu, maka tidak akan ada masa depan yang indah menantimu. Kehidupan ini selayaknya kita menulis dan membaca, kita bisa melakukan apa pun yang kita suka dan mengenang semuanya. Akan tetapi, jika hanya membaca pada satu halaman, tentu akan terasa sangat membosankan. Dan ketika menulis hanya pada satu lembar kertas, pastinya tidak akan cukup untuk menuangkan seluruh ide yang ada di dalam otak,” ujarnya lirih.
103.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 84 fois en tant que puisi masa depan 4 bait
Read
+Librairie
Dernier
123456
...
10
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status