PULANG KAMPUNG
Kupijit kening perlahan lalu menghela napas.
"Mikirnya kelamaan, Rum. Nggak banyak kok cuma minjem dua juta," ucap Budhe Narni lagi.
"Cuma, Budhe? Segitu banyak kali, Budhe. Kok cuma," balasku lagi.
"Halah segitu doang, Rum. Nanti kalau panen dibalikin."
"Panen apa, Budhe? Kata ibu sawah budhe sudah dijual, benar?"
"Loh kok ibumu julid banget, Rum. Kalian suka ghibahin budhe berarti, ya?" Budhe Narni melotot tajam.
Hot Chapters