Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

Engkau sang pengusik rindu Kepadamu ku tuliskan sebuah puisi Puisi tentang kisahku dan kisahmu Yang selalu bertahta dalam ilusi Wahai sang pemilik hati Untukmu, kutuliskan subuah kisah Kisah tentang imajinasi Untukmu sang kekasih Wahai sang pemilik rasa Bayangmu selalu memenuhi imajinasiku Tanpa rasa bersalah engkau bertahta Memenuhi semua hidupku
2.7K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as puisi rasa
Read
+Library
CINCIN TAK BERTUAN

CINCIN TAK BERTUAN

HUJAN DAN DIA Melalui rintik hujan Ada sesuatu dalam pikiran Mengenang kisah tak terlupakan Telah terukir dalam ingatan Kita yang dahulu selalu ada Kini sirna bahkan tiada Terlalu mengikuti rasa Jenuh pun melanda Duhai ... Kekasih hati Mampukah diri ini pergi? Meninggalkan segala situasi Mungkinkah kisah kan kembali? Hujan mengungkit semuanya Kasih dan benci menjadi satu Ciptakan perih dan nelangsa Terlahirlah ragu Empat bait puisi itu mampu melunakkan hati. Kadang meratap tiada guna. Ahh, padahal hubungan dengan Arul baik-baik saja. Kenapa puisi itu seolah karena terluka?
109.0K viewsOngoingAdded to Library 207 Times as puisi rasa
Read
+Library
Suamiku Terjerat Mantan Tunangannya yang Menjanda

Suamiku Terjerat Mantan Tunangannya yang Menjanda

-- Kini aku tahu segalanya soal rasa Di ujung bibirmu itu, ada candu yang tidak akan pernah cukup untukku Di ujung jemarimu itu, ada hasrat yang tidak ingin kubiarkan berlalu Ternyata, rasa itu sederhana. Karena ia hanya soal kamu! -@bemine_3897
8.832.3K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as puisi rasa
Read
+Library
Rasa Penentu Segalanya

Rasa Penentu Segalanya

Menahan agar tak terisak, dia merasakan dadanya sesak. "Aku cinta Mama," lirihnya. Vivi mendongak untuk melihat Dania, karena merasakan tak ada suara dan pergerakan putrinya. Dia membelalak kaget saat melihat mata Dania terpejam, dengan khawatir dia memencet tombol di samping nakas. Vivi sudah tak bisa menahan tangisnya, ibu satu anak itu sudah terisak keras tanpa memedulikan apa pun. Dia benar-benar merasa gagal sebagai seorang ibu.
102.7K viewsOn holdAdded to Library 104 Times as puisi rasa
Read
+Library
Rasa

Rasa

"Coba fokus dulu ke perasaan yang Abian rasakan, cermati, dan tentukan kira-kira ada di nomor berapa? 1 menandakan sangat buruk, dan 10 menandakan sangat baik." Abian terdiam. Ia mencoba mengikuti arahan yang diberikan oleh sang dokter. Membutuhkan sekiranya hampir 20 detik, untuk Abian akhirnya bisa menjawab. "Enam," jawabnya sangat singkat. "Wah, Maa Syaa Allah, berarti sudah mulai bisa mengidentifikasi perasaan ya." "Oke, angka 6, angka yang not bad, but not good. Gak buruk, tapi gak baik juga. Betul?" tanya Karina memastikan. Abian hanya menjawab dengan anggukan yang berarti mengiyakan.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as puisi rasa
Read
+Library
Miss Antagonist

Miss Antagonist

Semakin susah baginya menutup kesedihan. Anya terlentang di tempat tidur, menatap lampu kristal di tengah-tengahnya, membiarkan tiap bulir air mata berjatuhan ke sisi wajah. “Nggak usah nulis, puisimu makin tahun makin sedih.” Pramudya mengangguk, dia mengakuinya. Puisi bukan hanya tersusun dari bait-bait indah, tapi juga menyentuh, menggambarkan bagaimana perasaan penulisnya.
9.834.9K viewsCompletedAdded to Library 733 Times as puisi rasa
Show Reviews (32)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Yuk Baca Novel Menikahi Gadis Desa --> Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi penyebabnya. Akankah Sarah hidup bahagia bersama pasangannya kelak?
Read All Reviews
Dance in the Rain

Dance in the Rain

Siapa yang sangka, gadis yang sama sekali tidak menarik perhatianku itu, justru menjadi urutan pertama yang ingin kukenal lebih dekat, sejak ia membacakan sebuah puisi untuk malam pementasan. Suara Rain serupa gerimis yang menyentuh dedaunan. Lembut dan dalam. Suatu ketika, serupa pedang yang mendesing dalam peperangan. Keras dan tajam. Seirama dengan puisi yang dia bacakan. Namun, wajahnya tetap dingin dan datar. Tanpa ekspresi berlebihan. Meski begitu, suaranya mampu menyihir siapa pun untuk tenggelam dalam penjiwaan puisi yang dia bacakan. Termasuk aku yang diakui sebagai rajanya pembaca puisi terbaik di jurusan.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as puisi rasa
Read
+Library
Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

Kartu ucapan itu berisi sebuah puisi. [ Kepada: Naomi. ] [ Aku telah melintasi gunung dan menyusuri sungai. ] [ Aku juga pernah mengalami banyak hal dan melihat perubahan dunia. ] [ Sekarang, kamu adalah gunung dan sungaiku. ] Begitu membaca puisi itu, semua orang pasti tahu bahwa itu adalah puisi cinta. Jika Caden sudah memastikan Naomi adalah wanita yang dicarinya selama ini, mungkin saja dia akan mengejar Naomi dengan penuh semangat.
9.51.0M viewsCompletedAdded to Library 24.1K Times as puisi rasa
Show Reviews (177)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

"Dalam babak kedua, dewan juri menyediakan tiga kartu berisi kata. Peserta harus membuat puisi pendek dengan kata tersebut. Siapa yang paling cepat dan dalam maknanya, jadi pemenang." Kartu pertama dibuka. Kata sungai tertulis di sana. Begitu kata itu ditunjukkan, Shu Yi segera mengucap puisinya. [Sungai mengalir tak kenal lelah. Seperti hidup yang mengarunginya] Dewan juri mengangguk-angguk dan sepakat bahwa karyanya layak dipilih. Dengan demikian, dia dapat satu poin. Kartu selanjutnya dibuka. Kata Damai tertera jelas.
1026.7K viewsCompletedAdded to Library 559 Times as puisi rasa
Read
+Library
Rindu yang Terluka

Rindu yang Terluka

RINDU YANG TERLUKA - Tak Pernah Sembuh Dada Pak Farhan terasa sesak dan pengap. Kesedihan luar biasa mendera dan menyiksa. Diimpit rasa bersalah demikian dalamnya. Timbul ketakutan bahwa ia bisa kehilangan Bu Tiwi dalam waktu yang tidak disangka. Wanita di sampingnya duduk tenang dengan tatapan tanpa beralih dari luar kamar. Lewat jendela kaca ia melihat siluet tanaman bunga kesayangannya bergoyang diembus angin malam.
9.9191.8K viewsCompletedAdded to Library 4.2K Times as puisi rasa
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status