Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Senandung Masa SMA

Senandung Masa SMA

Menjelang Ashar biasanya emang udah pada bubar, tapi ada juga yang betah nongkrong sampai Magrib. Matari sendiri benar-benar tak percaya salah satu anggota mereka bisa menembus ke seleksi lomba puisi. Jangan-jangan dia cuma plagiat atau mencontek karya orang lain dan mengubah sedikit-sedikit. Bisa aja kan? “Trus dia lenggang kangkung pulang gitu aja tanpa ngasih kerangka puisinya?” tanya Sandra. “Iya, sempet ditanya sama Bu Cita juga. Alasannya dia sih karena belum dapet ide. Buntu katanya. Aneh banget. Nggak jelas!”
12.6K viewsCompletedAdded to Library 428 Times as puisi rumpang
Read
+Library
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Ucap Delia memandang Romi. Romi hanya terdiam lama terpaku menatap teman di depan nya begitu cantik. Dengan menggelengakan kepala Delia lantas meninggalkan Romi. Ia sangat bingung kenapa Damar belum ada di sekolah karena damar anak yang rajin tak pernah sekali pun berangkat telat. Sambil menunggu damar Delia membuka secarik kertas di tasnya lalu berlatih puisi untuk lomba nanti. Delia berlatih di sudut ruangan menghadap ke jendela. Ia membaca puisi itu penuh dengan emosi menghayati setiap bait-bait kata. Gadis itu menulis puisi berjudul senja yang penuh dengan kerinduan. Senja yang mengahdirkan malam merubah warna langit menjadi oren kemerah-merahan.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 219 Times as puisi rumpang
Read
+Library
PERNIKAHAN YANG TIDAK KUIMPIKAN

PERNIKAHAN YANG TIDAK KUIMPIKAN

Namun, tentu tak kudapat jawaban Kaki melangkah tanpa arah Hati sibuk menyulam kenangan Jika tidak ditakdirkan bersama, mengapa cinta berdiri begitu megah? Jika bukan kamu jawaban atas doa, mengapa harus hadir mengukir kisah? Rindu, tetapi jemu Aku, dalam ruang imaji ___ Puisi itu aku unggah di story Whats*pp tepat jam cinderella. Sejak tadi aku mengurung diri dalam kamar karena takut diintrogasi ibu lagi. [Siapa?] "Astagfirullah, aku lupa kalau sudah berteman sama Akbar!" panikku sambil mencari alasan.
1010.8K viewsCompletedAdded to Library 323 Times as puisi rumpang
Read
+Library
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

PUISI SATIR TENTANG YANG LUKA DIA TERBANG TAPI TAK PUNYA SAYAP KARENA DEMIKIAN SEKARANG IA SUDAH MERAYAP SAYANGNYA IA TIDAK MERAYAP SESUAI TEMPAT SEHINGGA DEDAUNANNYA ITU JATUH TERLEBIH DAHULU SEBELUM DIRAPAT JIKA DEDAUNANNYA SUDAH RUNTUH APALAH DAYA SEBUAH BUAH YANG TIDAK MEMPUNYAI ALAT FOTOSINTESIS SEBAGAI RUMAH YANG MEMBERINYA BUTUH TENTU BUAH ITU TAK JADI SEGAR TENTU BUNGA ITU TAK JADI MEKAR MEMANG SEBUAH KEJAHATAN TIDAK AKAN LARI DARI PENANGKAPAN MEMANG YANG BAIK ITU AKAN SELALU MENDAPATKAN CELAH KEMENANGAN
103.3K viewsCompletedAdded to Library 128 Times as puisi rumpang
Read
+Library
Rindu yang Terluka

Rindu yang Terluka

RINDU YANG TERLUKA - Ancaman Siapa orang yang menginginkan dirinya hancur? Kekasih gelap suaminya kah? Rinjani selama ini merasa tidak punya musuh, kecuali wanita itu. Saran dokter Ratih tepat. Lebih cepat lebih baik ia segera menulis surat pengunduran diri. Sekarang saja mumpung Noval belum pulang sekolah. Rinjani berbalik arah dan kaget saat tubuhnya menabrak sang suami. Keduanya saling pandang.
9.9191.3K viewsCompletedAdded to Library 3.8K Times as puisi rumpang
Read
+Library
Menukar Takdir Istri Sang Adipati

Menukar Takdir Istri Sang Adipati

Ia mencoret baris puisi yang baru ditulisnya dengan kasar, meremas kertas itu hingga hancur, lalu melemparnya ke sembarang arah. ​"Sial," umpatnya lirih. Wajahnya kusut masai, matanya cekung karena kurang tidur. ​Bayangan Murong Shi terus menghantuinya. Sudah beberapa hari wanita itu tidak menampakkan diri di sekolah, dan kerinduan itu perlahan berubah menjadi racun yang melumpuhkan daya pikirnya. Setiap kali ia mencoba menulis, hanya nama dan garis wajah Murong Shi yang muncul di benaknya.
1020.2K viewsCompletedAdded to Library 505 Times as puisi rumpang
Read
+Library
Miliknya Di Antara Dua Dunia

Miliknya Di Antara Dua Dunia

Pukulan, tebasan, ledakan—semua tertahan di udara, menjadi patung-patung pertempuran yang beku. Dari jauh, bayangan itu tertawa. “Lihatlah kalian. Pertarungan kalian abadi, tapi tak pernah sampai. Kalian adalah seni jeda. Sebuah puisi yang hanya koma.” --- Retakan Introspektif Rynor menutup matanya lagi. Bayangan dalam dirinya bertanya: “Kalau kau bisa menulis ulang kalimat, apakah kau berani menuliskan titik?”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as puisi rumpang
Read
+Library
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

Agar kuisi rumpang dalam tubuhmu Tidak apa dengan redup cahayanya Gulita lekas pergi dan mati Sampaikan pada surya agar menjelma tidak seperti jelaga Terang sinarnya berbinar dan menggelegar Bukan seperti kelabu awal resahku Diamku bergumam tentang rembulan dan rumpang Sampai kapan bertahan dengan cahaya yang remang Tak apa esok surya datang dengan silaunya Semuanya akan terlihat kembali saat rembulan selesai melerai Dan ragamu terlihat nyata seperti sediakala Tak ada lagi rumpang yang mengiang mengambang. Kutulis bait puisi itu demi menebus kejenuhan dalam kamar, entah kenapa sekarang aku sering merasa kangen pada sosok Kenzo. Duh, sejak kapan aku jadi bucin begini. [Hayo, lagi kangen ya?]
104.2K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as puisi rumpang
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status