Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jangan Seperti Pelangi

Jangan Seperti Pelangi

Merenda sebuah tali kasih Kusimpul menjadi satu hati Gambaran cinta yang terluka Bagai langit meratap sendu Kala bias cinta menghilang Sakit itupun datang tanpa permisi Rembulan tak menyisakan senyum
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai puisi sakit hati
Baca
+Pustaka
KAU HANCURKAN HATIKU, KUHANCURKAN ISTANAMU

KAU HANCURKAN HATIKU, KUHANCURKAN ISTANAMU

Semua orang langsung kaget ketika mendengar suara Risa dan kedua putrinya yang sedikit berteriak kesakitan. "Kau masih bertanya kenapa? Penyakit suamiku kambuh karena sifat serakahmu itu, lalu sekarang, dia meninggalkanku untuk selamanya. Dasar si-alan! Enyahlah kau dari sini, pergi! Pergi!" Teriak Hafsah histeris langsung menyerang Risa, namun Risa justru hanya terpaku di tempat ketika Hafsah ingin menyentuh kembali wajahnya. Akan tetapi Azzam segera menghalangi. Para warga juga berusaha menghalau Hafsah.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 368 kali sebagai puisi sakit hati
Baca
+Pustaka
Kami Yang Tak Pernah Ada di Hatimu

Kami Yang Tak Pernah Ada di Hatimu

Tulang berulang bagai terlepas dari persendiaan. Ya Allah, sakit sekali hati ini. "Pandainya kamu menutupinya dariku Mas. Keterlaluan kamu. Aku menaruhmu di atas langit, kau duniaku, semua baktiku hanya kupersembahkan untukmu. Tapi ini balasan yang kuterima Mas. Kau sudah menghancurkan hidupku."
9.8137.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai puisi sakit hati
Baca
+Pustaka
Saat Hati Menyesal

Saat Hati Menyesal

“Aku nggak pantas jadi ibu? Justru orang paling nggak pantas itu kamu!” “Karena mencintaimu, aku bertahan dengan semua ketidakacuhanmu. Karena mencintaimu, aku diam meski kamu berulang kali memilih Tira daripada aku. Pada akhirnya, apa yang kudapat? Dikhianati oleh suami, ditantang oleh perempuan simpanan dan bahkan kehilangan anakku?!” “Jawab aku! Richard, jawab aku!” Aku berdiri dari kursi, emosiku meledak. Setiap kata keluar dengan nada penuh tuntutan.
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 321 kali sebagai puisi sakit hati
Baca
+Pustaka
Pintu Tertutup, Begitu Juga Hatiku

Pintu Tertutup, Begitu Juga Hatiku

Aku tidak akan pernah memaafkanmu. Halaman terakhir itu ditulis dengan tulisan yang berantakan, penuh dengan keputusasaan. Dharma membaca setiap kata, dan dadanya seperti dibelah dua. Ia bisa membayangkan betapa dingin dan putus asanya aku saat menulis kata-kata itu. Bisa membayangkan air mata yang jatuh di setiap hurufnya.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai puisi sakit hati
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Sengsarakan

Istri yang Kau Sengsarakan

Bukan pula rindu, melainkan rasa sakit. Sakit yang begitu dalam karena ia tahu—lelaki yang dulu mencintainya, yang memeluknya erat saat badai datang, kini menggenggam tangan wanita lain di depan umum. Tanpa rasa bersalah, tanpa sedikit pun menyadari bahwa dari seberang jalan, seseorang yang mengandung darah dagingnya sedang menatap dengan mata berkaca-kaca. Air matanya tidak jatuh, tapi dadanya terasa sesak.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai puisi sakit hati
Baca
+Pustaka
Hati yang Remuk dan Mati

Hati yang Remuk dan Mati

"Maafkan aku, Sheila, aku terlambat..." Saat dia bicara, dia menampar dirinya sendiri beberapa kali, dan tersedak, "Seharusnya aku nggak manjakan Steph, harusnya aku datang ke Veridia untuk mencarimu sejak awal. Apa kamu kesakitan? Ditabrak mobil, kamu pasti menangis kesakitan." "Aku ingat kamu paling takut sakit, dulu kamu sedikit tergores saja, kamu langsung nangis sedih..."
36.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 722 kali sebagai puisi sakit hati
Baca
+Pustaka
g a d i s

g a d i s

Iya tentunya Tapi tidak semuanya Jati yang terus gugur di musim kemarau atau salju yang mencair ketika terik matahari bersinar Apapun di manapun Siapa aku Aku hanya ingin berteriak dan mengatakan Menjadi harapan tanpa kebanggaan itu sangat menyakitkan Gadis, 10/10/2021 Sebuah sajak telah selesai ia tulis, notes ini penuh dengan banyak rangkaian tulisan indahnya 'si punjangga ulung' Febi biasa melebeli Gadis dengan sebutan itu.
9.72.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai puisi sakit hati
Baca
+Pustaka
Cinta Abadi

Cinta Abadi

Apakah ia masih berani untuk merasakan jatuh cinta lagi? Selalu ku coba tuk mencabut luka Tapi hatiku bukan besi dan baja Tak semudah kata Luka itu biasa Tiada hati tercipta untuk terluka - Patah Hati by Dini Lida Shilla memutar mp3 player dari smartphonenya memutar acak playlist yang ada. Lagu pertama yang diputar sangat mewakili perasaan dirinya saat ini. Ia memilih rebahan seraya memejamkan mata semoga saja setelah ini hatinya bisa merasakan sedikit lega.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai puisi sakit hati
Baca
+Pustaka
Suami Yang Tersakiti

Suami Yang Tersakiti

Dari dasar hatinya yang paling dalam merasakan rasa sakit yang amat pilu untuk mengucapkan kata kata tegar dan tegas itu dengan lugas. 'Akh bukanlah malaikat yang tidak memiliki rasa dendam dan sakit hati. Aku memang masih mencintaimu tapi rasa sakit yang kau torehkan begitu dalam dan susah untukku untuk merelakan semuanya seperti yang diucapkan oleh bibirku.' Hati Yusuf terus saja memikirkan hal itu berbeda dengan Bella yang justru sedang bingung melihat sikap Yusuf.
814.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 529 kali sebagai puisi sakit hati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status