Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Purba satu ini malah terus melangkah dengan dada dibusungkan ke depan, berniat mencari padang rumput untuk meminta ampun pada Dewa. "Aneh kali dunia modern. Kenapa goa mereka terang benderang kayak gini, tapi betinanya malah suka menjerit kalau lihat pejantan sehat," gumam Purba dalam hati sambil menggaruk perutnya yang kotak-kotak. Yap, benar sekali.
10.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai puisi santri
Baca
+Pustaka
Wanita Pilihan Duda Tampan Sedingin Kulkas

Wanita Pilihan Duda Tampan Sedingin Kulkas

Reggy melanjutkan pembicaraan awal. "Iya, benar." Resita mengangguk. "Isi puisi tentang apa?" tanya Reggy. "Tentang cinta gitu deh. Romantis bahasanya. Sepupuku itu kuliah sastra. Jadi puisinya puitis banget. Judulnya Terawang Romi dan Yuli," jawab Resita. "Kamu bawa teksnya?" tanya Reggy. "Ya. Ini aku bawa buat kamu." Resita mengeluarkan kertas dari tas kecil yang dia bawa.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai puisi santri
Baca
+Pustaka
Istri Penebus Dosa

Istri Penebus Dosa

Sebab, hingga saat ini belum ada tanda-tanda mereka akan sampai di tempat tersebut. Syera mengerutkan keningnya tatkala mendengar suara-suara yang cukup familiar di telinganya. Anehnya tak terdengar suara musik atau suara langkah orang yang berlalu lalang seperti di pesta pada umumnya. Hanya terdengar bisikan-bisikan halus yang tak terlalu terdengar topik pembicaraannya. “SURPRISE!”
1016.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 461 kali sebagai puisi santri
Baca
+Pustaka
Sang Putri Naga

Sang Putri Naga

Tapi pemuda ini tetap memaksa, da Isandra tidak memiliki waktu untuk berdebat agar ia mengalah. Kereta kuda itu melaju melewati gerbang istana kekaisaran Eleino yang masih ramai oleh para pekerja karena ini belum terlalu larut. Sreettt TBC
5.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai puisi santri
Baca
+Pustaka
JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

“Artine iku wengi jemuwah, wong dhisik pracaya wengi sukra yaiku wengi kang apik kanggo nglakoni ritual menyerahkan tumbal.” (Artinya itu malam jumat, orang dulu percaya malam Sukra adalah malam yang baik untuk melakukan ritual persembahan tumbal). "Tepate wengi sukra kaping loro kali, pondok lagi nganakake jurit wengi. Wengi wektu prastawa kebarakan pondok kang mateni 21 santriwati kalebu Watri. Watri wis ora bisa gegerak amarga diikat dening Pur Mani, suruhan pawongan."
1022.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 892 kali sebagai puisi santri
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Sengsarakan

Istri yang Kau Sengsarakan

Clarissa berjalan cepat membawa sebuah hanger kayu. “Ma!” “Jangan panggil aku ibu! Sudah berapa kali aku katakan aku ini bukan ibumu!” teriak Clarissa. “Bibi, aku mencari ayahku,” ucap Nayara lirih. “Cepat juga panggilan kamu berubah terhadapku.” Clarissa juga merasa tak senang saat Nayara memanggilnya ‘bibi’
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai puisi santri
Baca
+Pustaka
Rahasia Panas Cinta Terlarang

Rahasia Panas Cinta Terlarang

Tapi di dalam hatinya, perasaan yang Zahra tuduhkan masih terus berkecamuk. Waktu Ashar telah tiba. Setelah melaksanakan kewajiban salat empat rakaat, para santriwan dan santriwati segera melanjutkan kegiatan wajib mereka, yaitu mengaji Al-Qur'an. Setiap santri harus melafalkan bacaan (warahan) di hadapan para ustadz yang membimbing. Salah satu ustadz yang paling dihormati di pondok itu adalah Ustadz Mahfud. Ia dikenal sebagai ustadz senior yang sangat pandai dalam melantunkan ayat-ayat suci. Bacaan Al-Qur'annya begitu fasih dan merdu, dan sudah diakui keahliannya di kalangan para santri dan ustadz lain. Namun, kepandaian mengaji bukan selalu cerminan kebersihan hati.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai puisi santri
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Didambakan

Istri yang Tak Didambakan

ujar Andin. Bu Lastri membacanya dengan saksama. "Wah, Ibu kayak anak gadis! Sehat-sehat ya, Bu!" "Keren banget Bu Lastri masih gesit! Respect!" "Gaya ibu mirip artis tahun 80-an, manis banget!" Di antara komentar-komentar itu, ada beberapa akun yang memasang foto lelaki matang dengan pujian yang lebih manis. "Ibu Lastri, kalau masih sendiri, saya boleh kenalan? Hehehe..."
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai puisi santri
Baca
+Pustaka
Sang Pewaris yang Terbuang

Sang Pewaris yang Terbuang

Bab 012 : Tempat asing "Kai, apa kau yakin ini adalah tempat yang aman?" Tanya Terry. Ia mengedarkan matanya melihat sekeliling. Halaman bangunan itu nampak berantakan, dengan sampah dan dedaunan yang bersebaran. Sulur yang tumbuh subur di dinding, menjuntai di tiap sisi tembok. Cat tembok yang kusam dan mengelupas, serta rumput liar yang tumbuh tinggi, sekitar selutut.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai puisi santri
Baca
+Pustaka
Dokter Ajaib Primadona Desa

Dokter Ajaib Primadona Desa

Di antara 18 Orang Suci, ada seorang lelaki tua yang menduduki peringkat ke-10, yaitu Penyair Suci. Biasanya dia paling suka menjelajahi pegunungan dan sungai sambil mengagumi keindahan alam serta karya sastra. Melihat pemandangan luar biasa di hadapannya, dia sebenarnya sedang terinspirasi untuk membuat sebuah puisi. Namun, suasana hatinya langsung hancur akibat ulah manusia dan anjing itu. "Heh, cuma semut tingkat inti emas. Kalau bukan karena dia adalah adik seperguruan Tabib Suci, mana mungkin dia berhak ikut ke sini?"
9.43.3M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131.8K kali sebagai puisi santri
Tampilkan Ulasan (278)
Baca
+Pustaka
Adelia
izin promosi cerita kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status