Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pernikahan Politis

Pernikahan Politis

Pohon-pohon pinus yang membatasi tepi jalan dan semak-semak masih menyimpan embun pagi pada tiap helai daunnya. Sinar matahari mulai memancar menerobos kabut pagi yang perlahan tersisih. Begitu menyadari mobil menantu Sang Kiai datang, para santri yang kebetulan sedang melakukan kerja bakti membersihkan taman bersiap menyambut mereka. Tangan-tangan para santri itu membuka pintu mobil. Suara-suara riang itu berseru dengan suka cita, “Ning Arisha.” Santri-santri yang setiap pekan Arisha ajarkan tafsir al-Qur’an itu membungkuk dan memberi hormat. Arisha mengatupkan kedua tangannya sembari mengucapkan salam.
105.6K viewsOngoingAdded to Library 140 Times as puisi santri
Read
+Library
Jeruji Tanah Anarki

Jeruji Tanah Anarki

“Dedaunanku menari Iringi senandung nabastala Cerah berpendar Sebiru gagang pedangmu Lukaku merona Pancar penuh tawa Atas kabar bersambutnya rasa Dersik pembawa bahagia Katamu akulah sahmura Pendar mewangi helai mahkota Kataku akulah akara Pendar meluruh tiap amerta Sejuk dersik sarayu Simpul terukir kehadiratmu Indah irama jantung bertalu Tuan, nada ini untukmu.” Usai membaca puisi, Shaw mengusap tengkuk. “Aaa ... aku tidak begitu memahami puisinya.” “Tapi puisinya bagus. Kira-kira siapa penulis puisi itu?” Jari telunjuk Bailey mengetuk-ngetuk dagu, otaknya berpikir.
1010.0K viewsOngoingAdded to Library 349 Times as puisi santri
Read
+Library
Sang Pewaris

Sang Pewaris

Syukurlah. Seharian, aku tak bisa konsentrasi, tak satu pun pelajaran yang bisa diikuti, kata-kata Reza dan yang lainnya terus saja terngiang hingga bel tanda pelajaran usai berbunyi. Anak haram! Benarkah aku anak haram? *** “PUK!”
9.643.3K viewsOngoingAdded to Library 865 Times as puisi santri
Read
+Library
Sang Pewaris Buta

Sang Pewaris Buta

"Ini memang bukan tempat rekreasi, aku nggak bilang kalau ini tempat rekreasi. Aku mau menghirup udara asin, itu saja." "Ini berbau amis, bukan asin," keluh Hanah karena tadinya ia berpikir pantai tujuan Jono adalah pesisir pantai dengan pemandangan yang indah. Tapi hanya ada keramaian orang-orang membawa hasil tangkapan dan beberapa orang yang berbelanja ikan dengan kantong plastik.
3.3K viewsCompletedAdded to Library 78 Times as puisi santri
Read
+Library
Istri Tangguh Tuan Angkuh

Istri Tangguh Tuan Angkuh

Ketiganya bukan lagi calon sarjana, tetapi sudah menjadi sarjana. Meskipun diawali dengan banyaknya rintangan yang dihadapi siapa sangka kini hanya tinggal memetik kebahagiaan saja. T A M A T. *** Hay para pembaca setia Munthe, semoga kalian sehat selalu. Amin. Saya; Ipak Munthe. Mengucap terima kasih kepada pembaca setia saya yang telah setia mengikuti kisah yang saya tulis.
10115.1K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as puisi santri
Read
+Library
Nada di Hati Sastra

Nada di Hati Sastra

Nada yang mengisi sunyinya, melengkapi kekurangannya, dan menjadi irama paling indah dalam hidupnya. Nada akan selalu tinggal di hati Sastra dan selamanya ... akan tetap di sana. ~~~~~~~~~~~~ ~ Luka yang pernah tercipta mungkin tidak akan mudah dilupakan. Namun, cinta yang tulus selalu mampu menyembuhkan. Kanietha ~~~~~~~~~~~~ Hula, Mba beb ter💙💙💙 Nada dan Sastra pamit undur diri dengan menyelipkan anaknya papa Raga di sana. Dan, kiss banyak2 karena sudah mengikuti sampai bab akhir 🤗🤗🤗
1027.4K viewsCompletedAdded to Library 658 Times as puisi santri
Show Reviews (25)
Read
+Library
Waroeng Boneka Ulujami
dari awal cerita sudah bikin penasaran. suka bgt sama karakter nada yg ga menye² dan karakter sastra yg gercep. lebih suka cerita begini, ga terlalu drama tapi alur cerita tetap menarik. perkembangan karakternya bagus. thankyou author ...️
V3_
Baru kelar baca ini. Ceritanya seru & bagus, gak ada drama yg bertele-tele, bab nya juga gak banyak jadi gak bikin bosen. tingkah Nada sama Sastra kocak bikin ketawa sendiri bacanya. sukses dan sehat selalu buat Mbak Beb.
Read All Reviews
SANG PENGGODA

SANG PENGGODA

Hingga membuat Yura begitu penasaran dan mendatangi langsung, apa sebenarnya yang sedang dilakukan Reyhan di dalam sana. "Aku sedang memutar murottal Quran untuk membantuku memperbaiki ilmu tajwidku. Maaf kalau kamu merasa terganggu, nanti biar aku kecilkan volumenya," Itulah kalimat jawaban dari mulut laki-laki bernama Reyhan itu. Baik Reyhan maupun Katrina sungguh kompak dalam hal agama. Apa mungkin karena alasan itu, Reyhan menjelma menjadi sosok laki-laki setia yang sulit untuk ditaklukan?
1019.1K viewsCompletedAdded to Library 514 Times as puisi santri
Read
+Library
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Haidar chat kasih puisi: Wanitaku, Sayang! Rahim yang Kugali Kini Telah Tertali Aduan Nafsu Menganga Doa dan Cinta pun Berbunga Tubuh yang Kuraba Kini Hangatnya Mengaba Tersingkir dari Angin Membunuh Gemuruh Dingin Qobiltu yang Menjadi Janji Kini Telah Kuhempas dari Ruji Menjemput Pagi
105.1K viewsCompletedAdded to Library 111 Times as puisi santri
Show Reviews (45)
Read
+Library
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Read All Reviews
The Fallen Servants of Allah

The Fallen Servants of Allah

Saat adzan shubuh dikumandangkan lagi-lagi suasana menjadi tentram karena suara lantunan adzan yang dikumandangkan muadzin sangat merdu dengan nada adzan ala adzan madinah. Salah satu budaya yang ada di pondok pesantren ini adalah setelah adzan mereka biasa melantunkan sya'ir-sya'ir religi untuk mengisi waktu luang sebelum iqamah. Sya'ir yang kali mereka lantunkan adalah shalawat syifa. Hal ini dilakukan supaya para santri bisa menanamkan cinta shalawat kepada baginda Nabi Besar Muhammad shalallahu‘alaihi wassalam. Dan, tentu Aizha yang duduk di shaff perempuan pun mengikuti hal ini.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as puisi santri
Read
+Library
Cahaya Cinta di Langit Pesantren (Cinta dalam Balutan Doa 2)

Cahaya Cinta di Langit Pesantren (Cinta dalam Balutan Doa 2)

(Athar Farhad – Pesona Kang Ndalem) *** Para santri kembali ke kamar masing-masing setelah selesai mengaji kitab kuning bersama Afnan. Sore hari setelah mengaji biasanya digunakan santri putra untuk bermain bola di halaman. Ada yang sekedar bersantai di aula, perpustakaan atau pun di ruang serba guna untuk mengasah bakat. Biasanya di ruang serba guna mereka bebas menuangkan hobi lewat tulisan dan GAMBAR. Mereka bisa menuangkan ide tulisan dengan membuat kaligrafi atau menggambar pemandangan dengan seni lukis.
1017.8K viewsCompletedAdded to Library 426 Times as puisi santri
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status