Sang Menantu Perkasa
Abimanasiapa saja istri arjunalajang untuk perempuanpemandangan indah tubuh wanita
Arjuna membacakan empat atau lima puisi karya Saleha dalam satu tarikan napas.
"Angin musim semi datang dari timur dan berlalu dengan cepat, meninggalkan riak-riak samar dalam anggur mangkuk emas. Bunga-bunga berguguran, serpihan demi serpihan, berjuta-juta bersama."
Pria tua yang ada di dalam kereta dan pelayan yang mengemudikan kereta di luar menggumamkan puisi Saleha.
"'Di sini kita berpisah, kawan, sekali untuk selamanya. Kau pergi sejauh sepuluh ribu mil, hanyut.' Bagus, bagus! Nak, puisimu benar-benar bagus."
Hot Chapters