Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Allea, Anak yang Dirahasiakan

Allea, Anak yang Dirahasiakan

** Senja menyapa sore ini dengan warna oranye pekat dari jendela kamar Kinan. Menetes air matanya saat ia memandang langit berselimutkan senja oranye yang hangat. "Aku rindu kamu, Mas. Ternyata tidak ada yang sebaik dirimu orang yang sabar dengan segala sifat kerasku. Tidak ada yang setia sepertimu, Mas."
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai puisi senja 4 bait
Baca
+Pustaka
Menikah Dengan Duda

Menikah Dengan Duda

Dan yang tersisa dari kita hanyalah bahagia serta amin dari orang-orang yang turut mendoakan cinta kita. Sayang sekali itu hanya karya tulisan tangan di selembar kertas putih. Yang awalnya kosong kini telah bercampur dengan tinta hitam. Melukiskan suasana hati sang penulis; Alara Senja. Di mana netra hitamnya memandangi awan sore yang kelabu. Berarak mengikuti angin di sertai lukisan orange sebagai latar.
7.79.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai puisi senja 4 bait
Baca
+Pustaka
Bimantara Pendekar Kaki Satu

Bimantara Pendekar Kaki Satu

ujar gadis itu. “Siapa namamu?” tanya Bimantara. “Panggil aku Senja,” jawabnya. “Senja?” “Iya, ayahku menamaiku senja. Putri dari kerjaan Nusantara Timur yang terlahir di saat matahari hendak tenggelam,” jawabnya. “Aku selalu bermimpi melihat pasukan berkuda yang melewati padang rumput yang luas, lalu di kiri mereka terlihat matahari terbenam yang memancarkan sinar emasnya,” ucap Bimantara.
9.7426.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.9K kali sebagai puisi senja 4 bait
Tampilkan Ulasan (100)
Baca
+Pustaka
Hakayi
Bimantara Pendekar Kaki Satu sudah TAMAT. Terimakasih untuk pembaca setia semuanya. Mohon maaf jika banyak kekurangannya. Kalian penyemangat saya. Jangan lupa baca novel saya lainnya: LEGENDA PENDEKAR BURUK RUPA. Love u all...
KSATRIA PENGEMBARA
Izin promosi Thor… Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Baca Semua Ulasan
Seruni Senja

Seruni Senja

jawab Ira Setelah melihat gambarannya Ira pun melihat Nasah dengan tersenyum, Nasah bertanya-tanya dan mengkode Ira untuk memberitahunya. “Ini Nasah ya Hes?” Tanya Ira Yahes mengangguk, dan Ira tersenyum “Kamu mau aku bantu biar bisa dekat dengan Nasah?” Tanya Ira Yahes mengangguk “Baiklah sekarang kau tulislah surat cinta untuk Nasah nanti aku yang akan bawakan surat itu ke Nasah,” saran Ira “Tapi nanti kalau aku ditolak bagaiman?” Tanya Yahes
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 273 kali sebagai puisi senja 4 bait
Baca
+Pustaka
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

“Ah, ya, senja. Keindahannya merupakan ketidakpedulian dalam kesabaran yang diam; sebuah ironi dari keapatisan. Tapi begitu, pasti ada alasan sesungguhnya, alasan di balik segala alasan. Alasan apa dan mengapa.” “Entahlah. Aku tidak begitu memikirkan hal romantis itu. Bagiku, senja adalah maha seni kehidupan: sebuah gerbang pembatas antara cahaya dengan kegelapan yang selalu membuka dan menutup di waktu yang sama.” “Bung benar. Senja adalah maha seninya kehidupan. Dan seni itu adalah cinta yang menyeluruh.” “Apa yang kau tahu tentang cinta?”
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai puisi senja 4 bait
Baca
+Pustaka
Rahasia Senja

Rahasia Senja

Pipinya merona tipis. "Udah siap?" Pertanyaan itu hanya dibalas anggukan malu-malu Senja. Wajahnya menunduk, menyembunyikan rona merah di pipinya. Aldi tersenyum lembut, tangannya terulur dan langsung menggandeng tangan Senja, jemarinya terasa hangat dan menenangkan. Mereka melangkah keluar rumah setelah berpamitan dengan Bi Asih, bibi yang menjaga rumah Senja.
9.97.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai puisi senja 4 bait
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

AUTHOR POV "Jangan ucapin kata-kata yang bikin aku melambung tinggi ke angkasa, Kal! Karena kalau aku jatuh, bukan cuma sakit yang aku rasain. Tapi aku bakalan bener-bener hancur. Jangan buat aku ngerasa kalau aku adalah wanitamu satu-satunya dalam hidupmu! Karena aku tau, aku bukanlah satu-satunya wanita yang spesial di hatimu," cicit Riri pelan dan menundukkan kepalanya, nyaris tidak terdengar.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai puisi senja 4 bait
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Senja

Di Antara Dua Senja

Batinya. Matahari telah menampakkan pesonanya. Embun membasahi bumi. Ayam jantan saling bersahutan berkokok. Menyambut pagi ini dengan penuh keceriaan. Perjalanan kali ini terlihat senggang. Mungkin, karena masih pagi. Fikir Raka. Mengemudikan mobilnya menuju bandara Soekarno-Hatta.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai puisi senja 4 bait
Baca
+Pustaka
[ ROSES ] : The Tragedy After 10 PM

[ ROSES ] : The Tragedy After 10 PM

Rabun jauh membuat pandangannya terbatas. Jemarinya mulai memetik dawai-dawai gitar. Alunan melodi dari senar gitar satu per satu terangkai dengan indah. Dari detik pertama Rosea sudah tahu lagu apa yang Julian bawakan. “Di Senayan, di bawah sinar rembulan. Walau berat ‘ku rela engkau pulang. Ingin kusampaikan semua perasaan. Jikalau engkau berkenan.”
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai puisi senja 4 bait
Baca
+Pustaka
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

TUT Sambungan terputus, Redita menghela nafas panjang. Matanya memanas, hatinya kembali pedih. Kenapa setiap kebahagiaan yang ia cicipi hanya bertahan sementara? Apakah benar ia tidak pantas bahagia? "Selamat tinggal, terima kasih banyak!"
9.9266.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.7K kali sebagai puisi senja 4 bait
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status