Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

suara Edo berubah jadi begitu tinggi, rekor nada suara tertinggi Edo yang pernah Arra dengar selama bertahun-tahun bersama Edo. “KALAU AKU EGOIS, AKU TERIMA SEMUA TAWARAN ITU, RA. BIAR SEMUA PENDIDIKAN AKU LANCAR, BIAR AKU NGGAK DIPERSULIT DENGAN KELAKUAN-KELAKUAN NGGAK JELAS YANG SEBENARNYA TIDAK ADA SANGKUT PAUTNYA SAMA SEKALI ITU DENGAN PENDIDIKAN AKU, TAPI DEMI KAMU AKU BERTAHAN! TIDAK PEDULI AKU DIKERJAIN, AKU DIPERSULIT DAN KAMU MASIH MENGANGGAP AKU EGOIS, RA!” kembali suara Edo begitu tinggi membuat Arra tercekat.
9.9265.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai puisi sorai
Baca
+Pustaka
KUNYIT DARI SARANJANA

KUNYIT DARI SARANJANA

Pinggang yang langsing itu gesit berajak naik ke atas tubuh Kecek. Waktu subuh telah terbit, menyisakan kenikmatan bagi kedua manusia yang telah usai memadu kasih, dan meninggalkan bercak darah yang menjadi bukti cinta Sarah, di malam itu. “Hari ini rombongan dari Sri Baduga, akan memulai pelayaran ke Borneo.” Ucap Parjo yang menghirup kopinya di pagi itu.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai puisi sorai
Baca
+Pustaka
Surga Semalam

Surga Semalam

"Teruntuk kamu hidup dan matiku Aku tak tahu lagi harus dengan kata apa aku menuliskannya Atau dengan kalimat apa aku mengungkapkannya Karna untuk kepergian kalinya Kau buat aku kembali percaya akan kata cinta Dan benar bahwa cinta masih berkuasa diatas segalanya Ketika hati yang mudah rapuh ini Diuji oleh duniawi diuji oleh materi Untuk kesekian kali lagi lagi dan lagi Kutuliskan kenangan tentang Caraku menemukan dirimu Tentang apa yang membuatku mudah Berikan hatiku padamu Takkan habis sejuta lagu Untuk menceritakan cantikmu Kan teramat panjang puisi Tuk menyuratkan cinta ini Telah habis sudah cinta ini
1051.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai puisi sorai
Baca
+Pustaka
Sang Pewaris

Sang Pewaris

*** “Simpan mantel saya dengan baik! Awas, jangan sampai kusut!” Sebuah suara yang sangat dikenal Hamidah terdengar dari arah depan. Kiranya Soraya telah tiba, sesuai undangan yang di kirimkan Alea melalui pesan chat tadi siang. Hamidah menghela nafas demi mendengar Soraya membentak-bentak asisten rumah tangga. Salah satu kebiasaan buruk Soraya yang tidak disukai oleh Hamidah, wanita itu selalu bersikap arogan dan bossy.
9.643.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 991 kali sebagai puisi sorai
Baca
+Pustaka
Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Sang Putri: Sahabat Dari Surga

sangat keras. Terpujilah wahai engkau bapak ibu guru Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku Wahai engkau ibu bapak guru Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan Engkau laksana cahaya bangsa dalam kegelapan Namamu s’lalu terukir di dalam hatiku Engkau laksana pahlawan bangsa Tanpa tanda jasa
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai puisi sorai
Baca
+Pustaka
Sang Penari Pujaan Hati

Sang Penari Pujaan Hati

Happy Reading ***** Suara sorak sorai dan tepukan tangan menggema seantero gedung bahkan sampai keluar. Wandra mematung di tempatnya berdiri. Segera masuk kembali ingin melihat siapa sebenarnya yang membawakan tarian khas tanah kelahirannya sampai seluruh penonton bertepuk tangan. Akan tetapi, sesampainya di dalam gedung kembali. Sang penari telah turun dari panggung.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai puisi sorai
Baca
+Pustaka
Mendadak Kaya Raya

Mendadak Kaya Raya

Perayaan 21 Tahun Grup Lou, sepertinya hampir semua orang kalangan atas di dunia bisnis Kota Ryuu akan hadir. Pagi harinya, Soraya dan Sans sudah bersiap-siap dan membuka pintu kamar. Sans bertanya, “Soraya, hari ini dandananmu rapi sekali, mau kemana?” Soraya hari ini mengenakan gaun putih panjang, membuat auranya yang bersih tampak seperti malaikat yang suci bersih.
9655.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19.0K kali sebagai puisi sorai
Tampilkan Ulasan (82)
Baca
+Pustaka
Azka Taslimi
Mendadak kaya raya? Wah, sebuah ceritanya yang sangat aku menyukainya. Untuk teman-teman aku sarankan segera deh tambahin ke rak buku kalian. Nanti nyesel keburu kontrak habis. Menurutku ini cerita yang sangat bagus sih, meskipun aku belum tahu apa akhirnya. Kalau udah tahu akhirnya y gak usah bca
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
Baca Semua Ulasan
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Shrr shrrr! Trofi di tangan Susan jatuh ke lantai dan pecah. Julian baru berusia lima tahun, tetapi dia suka main piano, terutama pertunjukan piano Joses. Joses memiliki temperamen yang aneh dan tidak menerima murid. Susan berusaha keras mendekati istrinya, mengirimkan camilan dan hadiah, serta menemaninya berbelanja dan melakukan perawatan kecantikan...
17.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 647 kali sebagai puisi sorai
Baca
+Pustaka
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Haidar chat kasih puisi: Wanitaku, Sayang! Rahim yang Kugali Kini Telah Tertali Aduan Nafsu Menganga Doa dan Cinta pun Berbunga Tubuh yang Kuraba Kini Hangatnya Mengaba Tersingkir dari Angin Membunuh Gemuruh Dingin Qobiltu yang Menjadi Janji Kini Telah Kuhempas dari Ruji Menjemput Pagi
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai puisi sorai
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Baca Semua Ulasan
The Devil's Mistress

The Devil's Mistress

Kilau sinar di pagi hari Sambut jiwa yang penuh ambisi Memulai langkah mengarungi Masa depan yang cerah dinanti Kumulai dengan langkah pasti Menatap cahaya sang mentari Denyut nadi yang tak henti Menapak langkah teguhkan hati Tentang harapan tentang cita Walau jauh kan ku tempuh jua Setinggi bintang hias angkasa Ku akan tetap tuk menggapainya Sejuta langkah tuk meraihnya Seluas lautan keringatku Tak akan pernah pedulikan Ku akan raih semua impian Oleh: wawan setiawan * “Aku menyukai ekspresi yang tersurat. Ada kegigihan yang dituangkan dalam tiap katanya,” gumam Joya. “Ajaib, Indonesia memiliki banyak pujangga muda yang berbakat. Puisi itu adalah salah satu kesukaanku.” Virgo menuangkan kemb
1088.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai puisi sorai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status