Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Pria liar kelaparan itu mengendus rakus aroma memabukkan dari pori-pori kulit sang produser wanita. "Wangi." Suara serak Arya terdengar berbisik pelan tepat di sebelah daun telinga Karina. "Ternyata bau keringat dari tubuhmu ini jauh lebih menantang dibandingkan ocehan dari mulut kasarmu itu, betina sombong. Kertas tipis apa yang barusan berani kamu pamerkan ke depan wajahku demi menyuruhku menjadi budakmu? Asal kamu tahu, di wilayahku sana, betina yang berani menantang otoritas kepala suku harus siap menerima hukuman cambuk di atas ranjang sampai besok pagi!"
9.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 332 kali sebagai puisi sorai
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

FOOOAM——— Udara bergetar. Ruang di sekitar He Sura bergelombang. Tanah merekah. Dan dalam sekejap: ➬ ................................ 10.xxx ribuan paku batu melayang, memenuhi langit seperti sekumpulan awan hitam berbentuk jarum. Swooosh—— Swooosh—— Swooosh—— Dan kemudian— jleb—jleb—jleb—jleb—
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai puisi sorai
Baca
+Pustaka
Dear Suami Butaku

Dear Suami Butaku

“Kalau tidak ingin melakukannya untuk papa dan kakekmu, setidaknya lakukan untuk mama. Mereka tidak akan suka jika mama kembali tanpa kamu.” Saat itulah Kevin mendongak. Mamanya tersenyum, tapi hanya terlihat kesedihan di matanya. Saras adalah menantu pertama keluarga Adiwijaya. Tidak adanya nyonya tua di keluarga ini membuatnya menanggung beban yang besar. Dia harus menghadiri banyak acara sosial dan amal, tersenyum kepada banyak orang dan menahan emosi apapun yang terjadi.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai puisi sorai
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Sengsarakan

Istri yang Kau Sengsarakan

Nayara mencari topik lain untuk mengalihkan perhatian Rayhan. “Apa Mama?” Nayara mencari tas miliknya lalu mengambil sebuah toples dari dalam sana. Toples itu Nayara berikan pada Rayhan. “Kamu tahu apa ini?” tanya Nayara. Rayhan mengangguk semangat. “Ini adalah kacang kedelai, iya kan?” “Anak pintar, tunggu sampai kacang kedelai di dalam toples ini bertunas. Dan pada saat itulah tubuh Rayhan akan kembali sehat lagi.” Nayara menjelaskan dengan lembut dan penuh kasih sayang.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai puisi sorai
Baca
+Pustaka
Dimanja Tiga Majikan Cantik

Dimanja Tiga Majikan Cantik

ajak Ibu Liora berdiri menghampiri kami. "Asyik! Pisang goreng buatan Ibu emang yang terbaik sedunia!" seru Sora langsung berdiri dan berlari kecil menuju dapur, seolah ingin segera melarikan diri dari godaan kami berdua.
9.41.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42.9K kali sebagai puisi sorai
Tampilkan Ulasan (57)
Baca
+Pustaka
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Catatan Rumi

Catatan Rumi

Tapi bagi Rumi, kebahagiaan tak lain dan tak bukan seperti benda mahal dan langka yang sulit dan tak mungkin ia dapatkan. Apa hanya karena dirinya hidup berdampingan dengan keluarga sehingga orang-orang sekitar nya tak memberikan kesempatan satu space saja bagi dirinya untuk tertawa lepas? Sungguh. Anak seperti Rumi sudah terlalu lelah untuk soalan bohong. Dia sudah setiap hari melakukan hal itu. Entah berapa banyak dosa yang dia terima karena tiada hari tanpa berbohong. Bukan tanpa alasan.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai puisi sorai
Baca
+Pustaka
Suami Dadakanku Ternyata Cucu Konglomerat

Suami Dadakanku Ternyata Cucu Konglomerat

seru Bibi Damar. “Ya, berarti itu pengangguran namanya. Pantas saja berdandan bagai seorang biduan kabupaten seperti itu, lalu pakaian yang Bibi kenakan juga norak tuh,” balas Soraya sambil menuang minuman di gelasnya.
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai puisi sorai
Baca
+Pustaka
SORAYA : Istri Pengganti

SORAYA : Istri Pengganti

Senyum remeh tersungging — sinis, menghina. Soraya hanya memakai baju tidur sederhana, wajah tanpa makeup. Bagi Larissa, itu terlihat… kampungan. “Bermimpilah yang tinggi, Nona… hingga kau hancur saat terjatuh.” Soraya justru tersenyum santun. “Kalau begitu, kalimat yang sama untukmu, Mbak. Aku akan memastikan bahwa kamu gak mendapatkan apa pun yang kamu inginkan.”
523 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai puisi sorai
Baca
+Pustaka
Suamiku Pulang, Tapi Aku Menyesal

Suamiku Pulang, Tapi Aku Menyesal

Di luar jendela, sinar matahari musim panas sangat cerah, bunga persik dan plum bermekaran, pemandangannya sungguh indah dan penuh kehidupan. “Ya, ternyata nama ibu sangat indah!” Kataku sambil tertawa. (Tamat)
19.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 721 kali sebagai puisi sorai
Baca
+Pustaka
Sang Pewaris yang Terbuang

Sang Pewaris yang Terbuang

Tok tok tok "Siapa itu?" "Ini aku," "Sebutkan password-nya," "Menembak dua burung dengan satu batu, membuatnya jatuh secara bersamaan," "Okay, kata sandi benar. Sebentar," Terdengar derit pintu yang dibuka, menampilkan seorang gadis berambut platina dengan mata bulat berwarna amber terang, sama seperti milik Kai. "Oh, Rupanya itu kamu, Kai.Aku kira Zee yang datang."
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai puisi sorai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status