Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Tulisan barunya selesai — judulnya Jalan yang Tak Lagi Sama. Ia menarik napas panjang sebelum menekan tombol “publish.” Begitu tulisan itu naik ke platform online tempat ia biasa berbagi, komentar dan pesan masuk tak henti. Banyak yang tersentuh oleh ceritanya, banyak yang bilang mereka merasa “terlihat.” Tapi di antara semua itu, ada satu komentar yang membuatnya terdiam lama: “Kadang, cinta paling tulus adalah yang berani berhenti di waktu yang tepat.”
1.4K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as puisi stop bullying singkat
Read
+Library
Gairah Suami Kedua

Gairah Suami Kedua

PoV Lintang Hai, namaku Lintang Utami Atmadja, orang-orang memanggilku Lintang, pengguna lengan palsu yang kerap menjadi sasaran bullying. Selain itu, aku adalah korban dari perceraian kedua orang tuaku—Kelana dan Heru. Saat ini, usiaku menginjak tujuh belas tahun.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as puisi stop bullying singkat
Read
+Library
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Bukan karena gelapnya menelan dunia, melainkan karena dunia tidak lagi menolak kegelapan sebagai bagian dari dirinya. Di ruang kecil yang diterangi cahaya lilin, Rhia menulis sesuatu di atas batu datar dengan ujung arang. Bukan dokumen penting, bukan puisi, bukan mantra. Hanya satu kalimat: “Kau boleh berhenti. Dan tetap layak dicintai.” Ia menulis perlahan. Lalu meniup abu yang menempel di tangannya. Tak lama kemudian, seorang anak masuk ke ruangan.
102.0K viewsCompletedAdded to Library 76 Times as puisi stop bullying singkat
Read
+Library
Ternoda sebelum Malam Pertama

Ternoda sebelum Malam Pertama

Kalila memaksa masuk, dan tidur di kasur pasien yang kosong untuk menunggu ibunya. Gadis itu akhirnya memilih bolos dari agenda kampus hari ini. Dibukanya ponsel, lalu melihat media sosial yang biasa digunakan untuk membuang suntuk. "Apa lagi ini?" Sebuah video viral "Bully Berakhir Bahagia" berdurasi lima belas menit, memperlihatkan seorang gadis yang dibully dan ditolong pria tampan. Pria itu bahkan menggendongnya.
1023.8K viewsCompletedAdded to Library 546 Times as puisi stop bullying singkat
Read
+Library
Dicintai Kakak Tiri Posesif

Dicintai Kakak Tiri Posesif

cicitku pelan dari kejauhan. Jujur, aku tak habis pikir jika di zaman yang sudah canggih begini masih ada tindak bullying antar teman. Lucunya lagi, si pelaku malah tertawa terpingkal-pingkal seolah itu hanya candaan biasa antar seorang sahabat. "Juni, Juni! Makanya kalo mau sekolah mandi dulu!" ledek cowok berseragam serampangan yang dipanggil Dev tadi.
87.3K viewsOngoingAdded to Library 196 Times as puisi stop bullying singkat
Read
+Library
Jangan Seperti Pelangi

Jangan Seperti Pelangi

Mereka melambaikan tangan pada Violet dan tersenyum pada orang-orang disamping kiri dan kanannya. "Terima kasih tak terhingga kami ucapkan. Satu pesan saya untuk teman-teman yang lain, jangan pernah patah semangat apapun yang terjadi. Karena kita tidak tahu, apa yang akan terjadi di kemudian hari. Jadi...teruslah berharap. Terapkanlah DUIT. Do'a, Usaha, Ikhtiar dan Tawakkal. Mari, kembangkan terus kebahasaan kita. Bahasa adalah Komunikasi, Bahasa adalah..." Violet meninggikan suara.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as puisi stop bullying singkat
Read
+Library
Diculik Paman Ganteng, Dia Menipu Cintaku

Diculik Paman Ganteng, Dia Menipu Cintaku

Senyuman lebar dengan gigi putih berkilau menyorot sampai membutakan mata A’luka sejenak. "Andai kamu bilang tadi tujuan kita sama, Nenek pasti berbaik hati membawamu naik mobil." A’luka terduduk lemas di lantai. Jika tahu begini, dia tidak akan melakukan halang rintang ini. "Ayah..... Ibu..... A’luka dibully di sini." A’luka kini berjongkok di pojokan sambil menggambar lingkaran. Seluruh tubuhnya berasa ada filter asap tebal mengelilinginya.
5708 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as puisi stop bullying singkat
Read
+Library
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Kalimat yang kutulis ringkas, padat, dan menusuk: Aku adalah puisi yang hanya bisa dibaca, Bukan untuk disentuh jari-jari dunia. Namaku: Harga Diri. Tempatku: Keheningan yang sunyi. Di sinilah aku, tak bertamu, tak menemui. "Ck.. ck.. Aku kira puisi dahsyat apa, ternyata cuma begitu? Biasa saja," cibir Bonaga sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia tampak cemas, takut kalau-kalau puisi sesingkat itu akan ditolak mentah-mentah dan membuat kami jadi bahan tertawaan seisi ruangan.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as puisi stop bullying singkat
Read
+Library
Yang Tak Kunjung Padam

Yang Tak Kunjung Padam

"Maaf ya, teman-teman." "Nggak apa-apa kok. Nanti kami bisa dijemput ayah atau supir," sela Virni cepat disertai anggukan Ida. "Oke, berarti aman ya? Kita kumpul di rumahku jam tujuh malam. Alamatnya nanti aku share loc. Kita akan menyusun konsep penyuluhan, membagi tugas, dan membuat materi yang menarik. Tema kita ini penting - soal bullying. Banyak remaja yang nggak sadar kalau apa yang mereka lakukan bisa berujung pidana. Kita harus membuat mereka paham, tapi dengan cara yang menyentuh."
1019.2K viewsOngoingAdded to Library 460 Times as puisi stop bullying singkat
Read
+Library
Dosen Duda Kesayanganku

Dosen Duda Kesayanganku

Betapa rasa pedih kehilangan seorang ibu karena peristiwa tragis akan selalu membekas di hati dan pikiran anak. "I feel you.. But it doesn't mean what you have done is right. Violence isn't good solution. Kekerasan nggak akan menyelesaikan masalah. Lain kali Sakha jangan terpancing untuk menjambak atau memukul teman yang mengatakan hal itu lagi. Bilang kalau Sakha tak suka mendengarnya. Jika mereka masih saja mengumpat, segera menjauh dan jangan dengarkan. Kalau hal itu sudah sangat mengganggu, Sakha bisa melaporkan ke guru. Bullying secara verbal juga bisa dilaporkan." Nada bicara Argan terdengar tegas.
103.6K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as puisi stop bullying singkat
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status