Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Hancur dalam air, namun jiwanya meninggalkan keharuman abadi] Kata gunung, tungku, dan keharuman berkejaran dalam benak Shu Yi. Mendadak dia merindukan cangkir dan aroma teh hijau yang menyegarkan. Bukankah semuanya mengarah pada daun mujarab itu? “Aku tahu jawaban kuplet ini!” serunya. Suaranya menarik perhatian petugas lomba yang lalu-lalang. Mereka mendatangi Shu Yi.
1026.1K viewsCompletedAdded to Library 939 Times as puisi sunda kahirupan
Read
+Library
Istri Sewaan Satu Tahun

Istri Sewaan Satu Tahun

Kewarasanku yang hilang karena ingin memilikimu untuk diriku sendiri padahal, aku tidak boleh se egois itu. " Apa yang kau katakan?" Aruhi tersenyum dan memeluk Rajeandra. " Ayo tidur.." " Kau wanita yang rumit." Ujar Rajeandra. " Kata-kata mu bahkan juga rumit. Apa yang kau maksud hum?" " itu syair." Elak Aruhi. " aku pernah membacanya." " Benarkah?" Aruhi mengangguk, ia memejamkan matanya agar Rajeandra tidak banyak bertanya lagi.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as puisi sunda kahirupan
Read
+Library
SUAMI BAYARAN TANTE BOSS

SUAMI BAYARAN TANTE BOSS

Pada hari itu, Nenek Astuti dengan senang hati menyajikan sejumlah hidangan khas Sunda untuk menyambut kedatangan Satya, Hanna, dan juga tamu-tamu lainnya. Meja makan dipenuhi dengan aneka hidangan yang menggoda selera. Ada Nasi Liwet, nasi beraroma harum yang dimasak dengan santan, kemangi, dan rempah-rempah khas Sunda. Di sebelahnya terdapat Ayam Betutu, ayam yang dimasak dalam bumbu rempah-rempah dan kemudian dibungkus dengan daun pisang sebelum dipanggang hingga empuk dan beraroma harum. Ada juga Sayur Asem, sup asam segar dengan campuran sayuran yang beragam, serta Lalapan, berbagai macam sayuran mentah yang disajikan dengan sambal terasi yang pedas.
1015.7K viewsCompletedAdded to Library 502 Times as puisi sunda kahirupan
Read
+Library
Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Canda tawa menghiasi perjalanan, perlahan matahari mulai tenggelam, tiga sosok memutuskan untuk berpisah dan melanjutkan perjalanan besok pagi, api unggun dinyalakan, daging kering dibakar, sambil menunggu daging matang An Hui menghibur cucunya dengan cara membacakan sebuah puisi. "Hidup seperti air mengalir!" "Jangan lengah atau berlebih!" "Angsa emas makan ikan!" "Dewi turun dari pelangi, menari-nari?" "Melangkah maju dan mundur!" "Tergantung pilihan!" "Langit bergemuruh memberikan semangat, bumi bergetar dalam diam, berteriak kepada dunia!" "Hore….! "Wah, puisi yang bagus!"
9.5455.5K viewsCompletedAdded to Library 12.8K Times as puisi sunda kahirupan
Show Reviews (59)
Read
+Library
Nelly Rosida
Saya sudah baca 52 bab dalam 1 hari, semoga saya tidak lagi menjadi korban penulis2 sebelum nya yg tidak bertanggung jawab. Semoga penulis ini,istiqamah,komit dgn update harian dan bisa menghargai hasil karya nya sendiri melebihi para pembaca dgn cara menamatkan tulisahn ini dgn cara yg elegan.
Kentang Imajinasi
venessa, Luna , Maya, yu yin, lili mati dipenggal sama karakter gak penting, buat venessa yang harusnya jadi icon utama di nerf habis2an dan matinya dibuat gak pantas Sama sekali. buat yang baru baca atau dah setengah jalan mending berhenti baca cari novel lain. daripada sakit hati
Read All Reviews
Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta

Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta

Sedangkan Yusuf dan Jauhari mengajarkan cara membaca dialog, pada tim Ailani, putri sulung Hamid. Lagu khas Sunda mengalun dari pengeras suara. Tim Sandrina mengamati Irshava dan Edelweiss yang tengah memeragakakan jaipong silat. Kemudian Sandrina dan teman-temannya ikut berlatih dengan semangat.
101.2K viewsCompletedAdded to Library 25 Times as puisi sunda kahirupan
Read
+Library
Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

Udara di dalam Keputren Ujung Utara mendadak pekat bak lumpur hisap. Keheningan yang menggantung di ruangan reyot itu begitu mencekik. Hanya bunyi derak kayu penyangga yang memecah sepi, seolah ikut merintih menahan bobot aura membunuh Mahesa Kurda. ​Penemuan residu Upas Wulung di balik kuku Selir Sekar oleh Ki Sindu memutar balik panggung sandiwara seratus delapan puluh derajat.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as puisi sunda kahirupan
Read
+Library
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

"Terlalu gombal. Rudra pasti akan muntah mendengarnya." Ia mengganti buku lain, sebuah puisi bertema perjuangan berjudul "Derap Ksatria Mahipura" "Darah menetes di ujung pedang, demi nusa kita menerjang! "Bagus, tapi tidak cocok dengan musik Wina. Ini lebih cocok diiringi genderang perang," keluh Isvara. Karena belum ada yang cocok, Isvara membaca buku berikutnya.
1014.4K viewsCompletedAdded to Library 301 Times as puisi sunda kahirupan
Read
+Library
Cindaku Sang Penguasa

Cindaku Sang Penguasa

Semenjak kabut menghempas yang membuat kayu dan ranting berembun, Askara kehabisan akal untuk membuat api. Tak terhitung lama, senandung merdu terdengar lagi dari arah barat laut. Suara perempuan yang lembut itu membuat Askara melangkahkan kakinya menerobos hutan berkabut lebih dalam. Senandung itu terdengar seperti syair sunda yang dikenal sebagai 'pupuh', cengkok lagunya jelas bernada 'maskumambang'. Askara mengukir senyum, segera ia memacu langkahnya lebih cepat guna menghampiri sumber suara itu.
1019.6K viewsOn holdAdded to Library 569 Times as puisi sunda kahirupan
Read
+Library
Gairah Panas Sang Kupu- Kupu Malam

Gairah Panas Sang Kupu- Kupu Malam

Mereka berdua bagaikan pengantin baru yang sedang merengguk manisnya madu. “Kau tampak cantik sekali Alexandria, butuh waktu berapa lama aku menunggumu agar bisa merasakan ini lagi,” ujar Surya sambil menurunkan sedikit kimono yang menutupi bagian pundak Alexandria dan mulai menciumi nya.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as puisi sunda kahirupan
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Agar Mas Adry tak tahu aku tengah bersedih usai mendapat kabar tentang dirinya dan Audi. Mas Adry mengetuk pintu kamarku. "Dek, ini mas bawain kue surabi, lupis sama pais sagu." Aku segera membuka pintu kamar lalu meraih bungkusan yang diberikan Mas Adry padaku. "Mas mau makan ini sekarang?" "Itu buat kamu, mas masih kenyang." Aku menuju ruang dapur kemudian mengambil piring. Mas Adry mengikuti lalu menemaniku menyantap oleh-oleh darinya. Panganan yang disantap dengan juruh atau rebusan gula merah.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as puisi sunda kahirupan
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status