Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sebening Senja

Sebening Senja

Hanya di kamar ini ia bisa menunjukkan sebenar-benar dirinya, tanpa seorang pun tahu yang ia pikirkan bahkan rasakan. Jalinan air dan bumi, semakin merapat hingga tak ada celah untuk tak membasahi setiap benda yang terusap. Hadirnya selalu mampu memaksa Senja mengingat jejak lapuk yang kusut namun sulit untuk surut. Selalu ia nikmati meski pahit, selalu nagih seperti kopi dalam gelas gelatik yang ia genggam. Bersama tegukan dari bibirnya mengalir rindu menyesap hingga ke hati. "Senja, hujan." Bibir itu bergetar menahan dingin. Ia melipat tangan di depan dada seraya mendekap jaket yang terlihat lebih besar dari ukuran badannya.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as puisi sunyi
Read
+Library
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

“Setelah memejamkan mata aku mematikan senter. Kegelapan yang pekat dengan cepat menelan sekujur tubuhku dan mengempaskannya ke dalam kehampaan. Suara malam terdengar lebih jernih. Kesunyian terasa begitu lembut. Waktu berhenti dan menjadi bisa di amati. Yang lainnya, semua yang lain berubah menjadi aku. Yang ketiga dalam segitiga. Yang bersatu menafikan cahaya. “Aku merasakan ketenangan yang aneh, berdamai dengan diri sendiri. Sesuatu yang seperti tirai berat terangkat. Semilir angin berembus. Kegelapan retak, melebar, dan berhamburan. Di atasku aku mendapati ketinggian sejati. Aku mencoba mencapainya. Tapi aku tak cukup kuat mendaki. Kakiku terkilir dan aku jatuh berguling-guling.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as puisi sunyi
Read
+Library
MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

NYANYIAN RINDU Kala Rasa ini Tak mampu kuungkapkan, Kala Rindu ini Tak mampu kuceritakan, Yang ada hanya bisu dan sembilu. Rindu ini, Bagai malam merindukan siang, Laksana bintang-bintang merindukan gugusan awan, Selaksa mentari merindukan hadirnya Rembulan, Yang ada hanya asa yang terangan. Berpuluh-puluh musim telah berganti
109.2K viewsCompletedAdded to Library 323 Times as puisi sunyi
Show Reviews (10)
Read
+Library
Mita el Rahma
Semoga terhibur dan mendapatkan sesuatu yang terselip-selip dalam cerita setiap chapternya ... Jangan lupa tinggalkan jejak rate dan komen karena itu adalah vitamin buat author ... Tengkyu untuk semua reader kesayangan yang udah kasih support. Semoga Allah limpahkan kasih sayangNya pada kita ...
Rendra Lima
lanjutannya usahain ceritanya yang ringan aja..klo bs konflik nya sedikit aja..klo terlalu banyak dan muter2 bakal bosen juga hehe...so far msh ringan lah...masih bisa dinikmati sambil minum soklat hangat di Indomaret..wkwkwkwkwk...
Read All Reviews
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

--- Saat senja turun perlahan, langit berubah warna bukan karena matahari terbenam, tapi karena dunia sedang menyimpan kata-kata terakhirnya sebelum tidur. Di Teman Sunyi, cahaya dari batu-batu yang dulunya tak berarti mulai berdenyut perlahan. Tak bersinar terang. Tak menyilaukan. Tapi cukup untuk menuntun langkah mereka yang tersesat karena diam. Rhia duduk bersama tiga makhluk kecil yang tak pernah mengucap satu kata pun sejak tiba. Hari ini, satu dari mereka membuka suara.
101.6K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as puisi sunyi
Read
+Library
Senandung Sunyi Mia di Tengah Badai

Senandung Sunyi Mia di Tengah Badai

Tidak ada isak tangis, tidak ada permohonan maaf. Loteng yang Gelap dan Dingin Loteng itu suram, lembap, dan penuh debu. Tidak ada jendela, hanya gelap pekat yang mengelilingi seperti monster tak terlihat. Amelia meringkuk di sudut, memeluk boneka kucingnya dengan erat. Bibirnya bergetar, namun tidak ada yang mendengar, tidak ada yang peduli. Ia tidak mendorong Rebecca, tapi tak seorang pun percaya padanya.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as puisi sunyi
Read
+Library
KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

Izinkan aku mencintaimu dalam diam Karena dalam diam tidak ada kata penolakan Izinkan aku mencintaimu dalam kesepian Karena dalam kesepian tidak akan ada orang lain Izinkan aku memujamu dari kejauhan Karna dari kejauhan akan melindungiku dari rasa sakit Izinkan aku memilikimu dalam mimpi Karena dalam mimpi kamu tidak akan pernah meninggalkan aku Tahukah kalian? Puisi itu coretan dari sahabat dumayku yang tak pernah bersua langsung, Qeisyah. Namun, begitu mencubit kepekaanku. Entah itu hanya hasil karya tangan biasa atau sedang mencurahkan hati sebenarnya. Yang jelas, rangkaian kata itu mewakili rasaku yang telah bertahun bertahta. Wahai ...
9.757.1K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as puisi sunyi
Read
+Library
Jalan Sunyi sang Pendekar

Jalan Sunyi sang Pendekar

Sementara itu, Luo Yin hanya memejamkan mata sambil menghela napas pelan, membiarkan melodi itu membasuh perasaannya yang juga lelah oleh kehidupan. Tidak ada yang berbicara selama beberapa menit. Hanya musik. Hanya kedamaian dan ketenangan yang bergulir dalam alunan seruling, menciptakan momen sunyi yang lebih dalam dari kata-kata. Setelah satu lagu selesai, Luo Yi perlahan menurunkan seruling dari bibirnya. Ia membuka mata, lalu tersenyum tipis ke arah bibinya. “Bagaimana?” tanyanya.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as puisi sunyi
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status