Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Genta sunyi masih tergantung di tengah desa, berayun lembut tanpa angin, dan setiap dentingnya menggema langsung ke dalam tulang, bukan ke telinga. Para penduduk beraktivitas seperti bayangan. Tak ada suara, hanya gerakan pelan, mata yang berkedip tak yakin, dan tangan yang terus menggenggam benda apapun demi menjaga kewarasan. Raka berdiri di depan rumahnya, memperhatikan sekeliling dengan mata letih. Di sisi lain, Lusi menggigil, berdiri di dekat sumur tua yang kini dikelilingi tali bambu dan jimat kering. Surya telah menulis tiga kali di papan kayu: “Kita tidak sendiri.”
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai puisi sunyi
Baca
+Pustaka
Aira's

Aira's

Persetan dengan hal itu yang penting Aira dapat menikmati semuanya dalam keheningan. Seperti apa yang telah dikatakan Salama setelah pembacaan puisi itu selesai. "Dunia bukan sekedar tentang kisah cinta yang berawal bahagia lantas berakhir terluka. Namun dunia memiliki kisah yang random, antara keluarga, sahabat bahkan tetangga. Puisi Yani adalah tentang hati seseorang yang sedang nestapa. Kala hati lara yang kita butuhkan hanya malam, kegelapan, dan keheningan. Tak ada hal selain itu semua. Dunia yang fana nyaris memberikan banyak cobaan yang kadang dapat dipikul kadang kala tak dapat dipikul. Percaya? Pasti percaya. Mungkin aku tak mengalami apa itu kisah keluarga yang rusak? Apa itu tuntu
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 530 kali sebagai puisi sunyi
Baca
+Pustaka
Si Tomboy Hanny dan ayam

Si Tomboy Hanny dan ayam

Untukmu Hati Aku disini Merasa sangat sendiri Hidup tanpamu tiada arti Malam Sampaikan padanya Hariku akan kelam Bila hariku tanpa dia Bulan Sapa dia Sampaikan perasaan Kini Gundah gulana Pagi Cepatlah berganti Sampaikan pada mentari Berikan pesan agar dia kemari Setelah berpuisi aku tertidur lelap.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai puisi sunyi
Baca
+Pustaka
KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

menahan nyala cinta sedang kau berkata kau hanya mampir sebentar saja Kita juga pernah menebak kata-kata terakhir yang akan kita ucapkan sebelum malam benar-benar begitu dingin dan kau pamit berlalu seperti angin Tapi kita membisu tak sepatah rindu terucap tak juga ucapan selamat malam hinggap di rekah bibirmu yang lembap Hingga masing-masing kita pergi dan yang tersisa hanya bayanganmu yang terus saja menancap dalam ingat tepat di selasar harap yang senantiasa kudekap (Puisi By : Ikhlas El Qasr) TAMAT.
1045.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai puisi sunyi
Tampilkan Ulasan (8)
Baca
+Pustaka
Nur Inayah
ceritanya bagus,aku suka tokohnya yg menampilkan perempuan yg kuat,cerdas dan tidak mudah tumbang meski awalnya didera banyak cobaan,perempuan harusnya memang seperti itu,biar tidak gampang ditindas,dianggap makhluk lemah yg g bisa apa2 dan dianggap remeh,good job,Amira
Bahagia53114202
novelnya keren. tapi, ini babnya nggak sampe kek sinetron Tersanjung, kan? takut kepanjangan dan gak tamat2 malah ujungnya mbulettt kek benang ruwet. apalagi sampe bab 200 lebihhh. haduh, bisa puyeng liatnya. ...
Baca Semua Ulasan
MADU YANG BERACUN

MADU YANG BERACUN

Terdampar sepi, sunyi tanpa suara. Hingga akhirnya … Riuh renjana itu sirna. Tanpa jejak, tanpa sisa. Bagai bentala tak pernah tersentuh tirta. ***** S E L E S A I *****
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai puisi sunyi
Baca
+Pustaka
Cinta Sagita

Cinta Sagita

Apakah sesuatu itu harus dilakukan atau tidak. "Kamu kenapa Risa?" "Enggak apa-apa Cik." "Rumah ini sunyi ya enggak ada Kak Sagita." "Iya. Sunyi." "Sunyi banget ini Ris. Kaya hati kamu yang kelamaan ngejomblo. Sunyi, heningnya minta ampun." "Ya mending hati aku sunyi, daripada hati kamu yang berisik karena suara buaya darat. Sayang udah makan? Hei cantik? Kenapa sedih kamu?"
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 411 kali sebagai puisi sunyi
Baca
+Pustaka
Fantasy World

Fantasy World

Benar-benar SKAKMAT Saat ini matahari masih tinggi, teriknya siang hari membuat aku berkeringat. Tetapi walau saat ini sedang siang hari tidak ada suara yang terdengar di sekitar. Kesunyian. Rasa sunyi ini sungguh membuatku tidak nyaman. Suara hentakan tanah yang keras memecah kesunyian. Tanpa diduga-duga, Cerberus itu melompat dan mencoba menerkamku...
9.86.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai puisi sunyi
Baca
+Pustaka
Rindu Di Ujung Senja

Rindu Di Ujung Senja

Kenzo-pun berkata layaknya puisi. "Wah Kenzo, aku tidak menyangka, sajak puisimu begitu menyentuh jiwa." ejek Leon sambil tertawa. "Jaga dia, dia gadis yang baik. Jangan pernah sakiti dan kecewakan dia, bahkan sampai membuatnya menangis," kata Kenzo sambil mwmbaca bukunya.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai puisi sunyi
Baca
+Pustaka
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Lady Xiwu menatap buku itu seolah berharap bisa membaca isi tulisannya dari kejauhan. Kaisar membaca dalam diam cukup lama, alisnya sedikit berkerut. Ia membaca pelan, seolah setiap kata memiliki bobot dan makna tersendiri. Puisi itu bukanlah pujian manis tentang kemewahan istana atau keindahan musim semi seperti yang biasa didengarnya; puisi itu berbicara tentang dinginnya musim dingin, ketabahan yang tumbuh di tengah kesunyian, dan jejak kaki yang tak hilang meski tertutup salju tebal.
474 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai puisi sunyi
Baca
+Pustaka
Simfoni Temaram Takdir

Simfoni Temaram Takdir

Pun di hati orang tuanya yang pastinya tak akan sedetik pun melupakan Bisma. Selamat jalan sahabat. Tenang di sana. ~ Sunday is gloomy, my hours are slumberless Dearest, the shadows I live with are numberless Little white flowers will never awaken you ('Gloomy Sunday', Composed by Rezco Seress/ Sung by Billie Holiday) Minggu yang suram, waktuku tanpa terlelap Sayang, bayangan yang hidup bersamaku tak terhitung Bunga putih kecil takkan pernah membangunkanmu
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai puisi sunyi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status