Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENANTU JENDERAL NAGA EMAS

MENANTU JENDERAL NAGA EMAS

“Kau sering sekali menantang ku duel satu lawan satu. Aku kerap menganggap kau sudah gila. Panggilan bocah hanyalah sindiran halus untuk banci lemah seperti mu. Ingat, selama puluh tujuh tahun kau tersiksa. Kau adalah korban bully terparah sepanjang sejarah. Tidak salah kalau aku memanggil mu bocah, karena kau memang masih bocah.” “Tapi itu menurut seorang kakak yang bodoh,” damprat Bryan sengit. Dia mendengus geram lalu meledek, “Tidak hanya bodoh, tapi kau juga kejam. Tidak ada lawan mu, kecuali aku. Kau keji dan tidak punya hati.”
8.528.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai puisi tentang bullying 3 bait
Baca
+Pustaka
Dendam Arwah Bully

Dendam Arwah Bully

panggil nek Rumbi kepada siswi yang melewatinya. Siswi itu berhenti, nama dia adalah Fanny. Fanny merupakan siswi yang sering dijadikan target bully. Fanny dibully karena penampilan dia yang culun dan juga seorang kutu buku. Paras Fanny seperti wajah gadis Asia pada umumnya. Memiliki badan yang kecil, rambut lurus hitam yang panjang serta mata yang bulat besar.
943 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai puisi tentang bullying 3 bait
Baca
+Pustaka
Attack of Playboy

Attack of Playboy

“Ketiga, aku sudah bilang untuk menghindari kekerasan. Namun, apa sudah kalian lakukan barusan? Memukuli murid? Apa kalian preman?” Aku benar-benar tersinggung saat dia menyebut kami sebagai preman. Kudorong bahunya keras-keras sehingga sedikit terpental ke belakang. “Apa kamu tahu rasanya menjadi korban bully? Setiap hari, mereka datang ke sekolah dengan perasaan gelisah. Mereka tidak bisa belajar dengan baik, mata mereka memanas dan berair ketika mulut-mulut kotor si penindas mencemooh dengan kata-kata kasar. Mereka lelah dipermalukan di depan anak-anak lain. Mereka mencoba berlindung di balik orang dewasa, tetapi bahkan orang dewasa hanya mengomeli si penindas dan berpikir masalah selesai
7.53.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai puisi tentang bullying 3 bait
Baca
+Pustaka
Dulu Pembulinya, Kini Wanita Mainannya

Dulu Pembulinya, Kini Wanita Mainannya

Kemana perginya sifat kucing-kucingan dia kemarin? Gagang sapuku sudah berdiri, siap melayang empat meter dari sini. Kuhentikan pasrah, dan balik duduk diam lagi, sebab yang Jonathan singgungkan memang benar adanya. Hari itu, Kepala Sekolah memanggil kami. Menurut laporan anak-anak Basket yang latih tanding di dekat UKS, Sienna Halim berulah lagi mem-bully Samuel Yudhistira, hingga fasilitas kesehatan sekolah hancur total.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai puisi tentang bullying 3 bait
Tampilkan Ulasan (93)
Baca
+Pustaka
Rain (angg_rainy)
Terima kasih yang sudah baca Samuel-Sienna sampai tamat, hatur thankyou ...🫶🏿 Maaf jika masih ada typo dan kekurangan, karena kesempurnaan hanya milik Tuhan, cieh. Untuk yg mau baca karyaku yg lain, author ini multi nasional ko, eh multi platform, bisa di Novelt**n, Victi*, Dr**me, H*nov*l, dll
widurindriarti
Suka banget sma kombinasi keduanya Sienna awalnya sosok yang menguasai trnyata yg dy siksa stiap hari Samuel adl macan tidur. Kondisi berbalik Samuel yang menguasai permainan...... Very nice dark romance
Baca Semua Ulasan
Nasi Kotak

Nasi Kotak

Ternyata benar, Bu Evi memberitahu pada anggota group kalau nasi kotak yang dia share tadi pagi adalah buatanku. Ramai. Mereka saling membalas chat. Hari ini aku menjadi bahan bully'an hanya karena membuat nasi kotak yang tidak mewah. Bahkan Mbak Nar–penjual sayur tempat biasa aku belanja pun ikut berkomentar. Dada ini bergetar hebat. Seluruh tubuhku terasa panas hingga menjalar ke ubun-ubun. Rasanya pengen menutup satu per satu mulut mereka.
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 588 kali sebagai puisi tentang bullying 3 bait
Baca
+Pustaka
Embun Cinta

Embun Cinta

Bahaya Bullying Belum lama ini ramai informasi mengenai siswa MTS Negeri 1 Kotamubagu, Sulawesi Utara yang meninggal dunia akibat mendapat perundungan dari sembilan orang teman sekolahnya. Perbuatan perundungan atau bully (bullying) hingga meninggal dunia tersebut, menambah kasus baru tindakan kekerasan di sekolah yang berujung kematian. Seperti yang diketahui, bullying sendiri memberikan dampak buruk, terutama kepada korban. Tindakan bullying tidak hanya terjadi di sekolah, tetapi bisa di mana saja. Tindakan bullying akan meninggalkan trauma berat bagi korban. Hal tersebut juga dapat mengancam masa depan dari orang tersebut.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai puisi tentang bullying 3 bait
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dua Halilintar

Pembalasan Dua Halilintar

Semua berubah sejak kamu melawan mereka. Bagas tersenyum, ”Benar! Orang-orang lemah harus melawan, mereka akan menjadi takut. Orang-orang pengganggu, sebenarnya mereka hanya menggertak. Jika orang lain takut, maka mereka akan melakukan aksi bullying.”
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai puisi tentang bullying 3 bait
Baca
+Pustaka
Siluet Cinta Olive

Siluet Cinta Olive

Ia telah mengkoordinir sembilan orang teman sekelas anggota geng dekil untuk merayakan kelulusan mereka sebagai sukses bersama yang harus dirayakan dan jangan sampai terlupakan. “Malam Senyap Menyergap Kesepianku”, itu salah satu bunyi sub judul dalam laman blog ini. Berisi puisi seronok yang konten kalimatnya makin vulgar dari atas ke bawah. “Sayang, masuklah menyongsongku. Aku sangat kesepian dan merindukanmu. Desakanmu yang meronta, engkau sangat perkasa. Pelukanmu yang makin kuat, kusambut dengan goyangan dahsyat. Oh...aku sungguh menikmati keperkasaanmu, Sayang...,’’ ‘’Mana Di? Nggak ada nomor kontaknya? Kok isinya puisi semua?”Tanya Bayu.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai puisi tentang bullying 3 bait
Baca
+Pustaka
Chef Galak Itu Mantan Pacarku

Chef Galak Itu Mantan Pacarku

Aku memutar tubuh, mereka bertiga mencondongkan badan dengan tatapan menantang, mulutku membuka dan menutup akan membalas, tapi tidak ada satupun kalimat yang keluar. Bu Yuli tersenyum menang. "Ayo Ibu-Ibu mending kita melakukan pekerjaan yang bermanfaat daripada nanti kita dituduh membully lagi." Dengan gerakan halus ketiganya kemudian berbalik badan, rambut berkibar seperti idol K-pop. ***
1059.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai puisi tentang bullying 3 bait
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Daniel&Mutia Official
bagus banget ,suka semua karakter, Hiro, naga ,gun ,Mita, ed,prili, paling kagum sama Mita, tegar banget .karakter bener" tahan banting mandiri gak menye" tp gak berisik jg tenang diam ,baik JD banyak yang merangkul
Baca Semua Ulasan
Setelah Aku Kaya, Suamiku Mati Gaya

Setelah Aku Kaya, Suamiku Mati Gaya

Aku dan ibu saling menguatkan, kami menggenggam satu sama lain karena yang dilontarkannya barusan sungguh membuat kami sadar diri. "Sudah, kita pergi aja, nggak bagus menanggapi orang toxic seperti mereka," ajak Pak Pram. Dia langsung menggendong Jingga dan memintaku dan ibu membuntutinya. Aku dan Pak Pram menjelaskan pada Jingga supaya dia tidak salah menangkap apa yang didengarnya tadi. Sebab, apa yang dilontarkan oleh Mas Dimas, Mama Dewi, dan Safitri termasuk bullying.
1085.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai puisi tentang bullying 3 bait
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status