Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

*** Puisi Kerinduan *** Kurangkai sebait puisi sederhana Tempatku menuangkan segala asa Kupersembahkan khusus untukmu Wahai ... sang pemilik rindu Di sini ku terdiam Terbelenggu tabir hitam Entah kapan engkau datang Membawa secercah harapan Wahai ... sang Bayu Cukuplah engkau bersamaku Mendengarkan nyanyian pilu Dari jiwa yang terpaku Walau lelah Walau payah
2.8K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as puisi tentang harapan dan impian
Read
+Library
Tentang Harapan

Tentang Harapan

“Tuhan, jika dia memang di takdirkan untuk kebahagiaanku. Kumohon, aku berharap banyak padamu.” Setetes cairan bening jatuh mengenai kertas itu. Jihan menangis dengan dada yang sesak. Rasa sakitnya tidak bisa di bayangkan apalagi diuraikan oleh kata. Jihan hanya ingin bahagia. »|« [24] Mangga di candak : Silakan di ambil
3.9K viewsOngoingAdded to Library 145 Times as puisi tentang harapan dan impian
Read
+Library
Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan

Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan

"Nyonya, kami nggak berani melanggar perintah Tuan. Tolong, lakukanlah." Adeline pun mulai bersujud. Satu kali. Dua kali. Tiga kali .... Dia menganggapnya sebagai doa untuk anaknya yang telah meninggal. Semoga di kehidupan berikutnya, putrinya bisa terlahir dalam keluarga yang baik. Jangan lagi memiliki ibu seperti dirinya, seorang ibu yang bahkan tidak mampu melindunginya. "Lima puluh enam ... lima puluh tujuh ...."
2.4K viewsCompletedAdded to Library 66 Times as puisi tentang harapan dan impian
Read
+Library
Nasi Bungkus untuk Laila

Nasi Bungkus untuk Laila

Ia telah menutup buku-bukunya, puisi-puisinya, coretan indahnya atau apa pun yang berkaitan dengan sungai Nil, papyrus, Cleopatra, pyramida, masjid seribu menara dan Al Azhar telah ia hapus dari ingatannya. "Aku tak ingin bermimpi terlalu tinggi, Bang. Aku takut jatuh dan merasakan sakit yang tak tertahankan. Impianku cukup sederhana, menjadi sumber kebahagiaan untuk keluargaku, bisa mencukupi mereka dan menyambung hidup kami, itu sudah cukup bagiku." "Laila, kamu berhak bermimpi lebih dari itu, ikutlah denganku, mari merajut asa di negri Musa dan negeri Yusuf yang selalu kamu rindukan itu."
103.9K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as puisi tentang harapan dan impian
Read
+Library
Sebatas Mimpi

Sebatas Mimpi

Renata mengangguk kecewa. Pandu melanjutkan, “nikmati saja mimpimu, tetapi jangan terlena. Karena sesedih bagaimanapun kehidupanmu, dunia nyata lebih baik daripada dunia mimpi. Kadang, khayalan kita mampu menipu pikiran kita sendiri. Jangan sampai kamu terjebak seperti yang lain, mengejar kebahagiaan yang fana, padahal masih banyak yang bisa membuatmu bahagia di dunia nyata.” Kata-kata Pandu barusan tiba-tiba membuatnya sedih. Jauh dalam hatinya, ia benar-benar berharap Pandu adalah sosok nyata.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as puisi tentang harapan dan impian
Read
+Library
Mimpi Tentangmu

Mimpi Tentangmu

Bagaimanapun, ia tidak boleh lengah. Di hari ke-empat, Lin Guang tidak sengaja jatuh dan menyebabkan kakinya berdarah. Wu Jian segera mencari sungai terdekat untuk membersihkan kakinya. Lin Guang menatap Wu Jian lama, hingga pemuda itu menyadari. "Ada apa, Lin Guang?" "Apa kau punya mimpi, Wu Jian?" "Tentu saja. Memangnya kau tidak?" "Aku ingin jadi kaya. Tidak akan kusia-siakan kesempatan bila itu datang padaku."
103.0K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as puisi tentang harapan dan impian
Read
+Library
From Allah to Allah

From Allah to Allah

Tak mesti diterima dengan senyum dan keramahan, Cukuplah bila mampu didapati dengan satu pijar harapan. Dandelion meski hendak mengering, akan kembali bermekaran. Sekuntum bunga cerminan sebuah kesederhanaan. Ditambah, bersahaja dalam Tenang menghalau segala terpaan badai kehidupan. Seperti itu pula ingin Fathan, menebar putik-putik impian yang akan tetap tumbuh meski diayun ketidakpastian,
102.4K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as puisi tentang harapan dan impian
Read
+Library
Ai (Untuk Leo)

Ai (Untuk Leo)

Kau Maha Adil Sang Pencipta Raga dan jiwaku kau wakilkan Hingga kubisa tenang pada waktunya Tunggulah aku semuanya Susulanku segera kalian terima Hingga waktu itu tiba Leo terkesan dengan dengan sajak puisi yang telah ia baca tersebut. Ia yakin, puisi ini memiliki makna tersendiri dan bukan hanya sekedar karangan. Terpikir dalam pikirannya untuk mencari tahu siapa penulisnya. Maka dibukalah lagi lembaran berikutnya. "Berlarilah karena mimpimu, jangan dengarkan perkataan mereka tentang mimpimu, Biarkan mereka tidak tahu, siapa sebenarnya dirimu."
103.8K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as puisi tentang harapan dan impian
Read
+Library
First Love

First Love

Pada realitanya, mimpi akan selalu lebih indah dari kenyataan, bukan? Harapan bisa tumbuh dihati semua orang walau orang itu sudah berjanji untuk mumupuskan semua angan, khayalan, dan harapan. Tanah tandus saja masih bisa dihidupi oleh rumput liar jika air turun pada permukaan itu. Batu yang keras saja bisa pecah jika tetesan air yang persisten jatuh pada permukaan yang sama tanpa henti. Pun dengan keraguan Clara yang selalu masih ada, hilang timbul walau setiap hari Joy selalu membuktikan kejujurannya.
9.612.6K viewsOngoingAdded to Library 478 Times as puisi tentang harapan dan impian
Read
+Library
Omega keeper Of Crystalon

Omega keeper Of Crystalon

Harapan adalah hal yang berbahaya di Wilayah Terlarang. Ia bisa tumbuh di tempat yang paling tidak mungkin, tetapi juga bisa direnggut dalam sekejap mata. Di dalam pondok utama Kaum Buangan, harapan itu mulai mekar. Tim yang tadinya hancur kini telah berkumpul kembali. Meskipun tubuh mereka masih lemah, semangat mereka disatukan oleh satu tujuan yang membara: menyelamatkan Aeri.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as puisi tentang harapan dan impian
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status