Panggil Aku Aisyah
“Malam ini adalah malam kebahagiaanku, dan malam ini juga adalah malam kesedihanku. Betapa tidak, di pagi hari tadi aku masih sempat menjalani ijab qabul dan mengucap janji suci yang disaksikan oleh beliau dengan wajah bahagia, namun ketika malam tiba, kita tidaklah hadir di pelaminan namun kita hadir di atas batu nisan ibunya dan juga ayahnya.
“ “Aisy, kamu yang sabar ya sayang. Kuyakin kesedihanmu hari ini pasti akan segera berlalu. Ayah dan ibumu sudah tenang di sana, insya Allah selama kita tak henti untuk terus berdoa, pasti engkau bisa bertemu kembali dengan mereka di surga.” Ucapku dengan niat memberinya semangat.
“Iya Aldi, aku menyesal sudah pernah menjadi anak yang durhaka terhadap
ตอนยอดนิยม