분야별
업데이트 중
모두연재 중참여
정렬 기준
모두인기순추천평점업데이트됨
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

aan. Dan dari hasil pembacaan saya atas warisan “serat”, “suluk”, “babad”, dan “wirid” yang saya lakukan dari sejak tahun 2009 hingga hari ini, saya berani berkesimpulan, bahwa kesusateraan “suluk”, “serat”, dan “babad” (dalam bentuk tembang macapat), juga “wirid” merupakan sebuah genre sastra yang muncul pada periode zaman Demak hingga Mataram Islam (hingga Yogyakarta dan Surakarta), alias pada periode Islamisasi, dan tidak kita temukan di periode Majapahit yang memang memiliki produk sastra berbeda bernama “Kakawin” dan “adiparwa” (berbahasa Jawi Kuna dengan metrum sendiri indianya) yang jauh berbeda dengan kesasteraan Macapat. Oleh karenanya, bahkan sekelas T.H. Pigeaud dalam karya kanonn
1010.0K 조회수참여서재에 240회 puisi zaman dulu로 추가됨
보기
+보관함
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Jelas, yang menulisnya bukan orang sembarangan. "Kak, apa itu puisi?" tanya Sarisha dengan penasaran sembari mendongak. Meskipun tidak mengerti seni seperti ini, dia tahu tulisan ini sangat indah dan menarik perhatian. "Benar, ini puisi." Alarik mengangguk dan membalas, "Aku yakin kalian sudah pernah dengar tentang rumor Restoran Sultan, 'kan? Sekitar 10 tahun lalu, Kaisar datang ke restoran ini. Karena mabuk, dia melantunkan puisi. Inilah puisi yang dibuatnya waktu itu."
8.83.6M 조회수참여서재에 108.9K회 puisi zaman dulu로 추가됨
리뷰 보기 (736)
보기
+보관함
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan di
Harsya Effendi
cih penulis novel ini ga punya wawasan luas dan bodoh, setiap ada rintangan dan masalah yg di hadapi tokoh utama pasti masalahnya sama dan terus berulang ulang seperti ini, darimulai wendy, carlos, arnold sampai handy di bab 400san, sungguh membosankan, kenapa selalu di hadirkan tokoh tokoh yg sama
전체 리뷰 보기
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

(Maulana Jalaluddin Rumi) Mas Abi ku tersayang, biarkanlah Zea menjadi sebentuk puisi yang diluncurkan sang waktu. Kemudian menjadi abu dirapal kesunyian. *** Love Mahar
106.0K 조회수연재 중서재에 192회 puisi zaman dulu로 추가됨
보기
+보관함
Biarlah Kenangan Masa Lalu Menjadi Buah Waktu

Biarlah Kenangan Masa Lalu Menjadi Buah Waktu

"Mencintaimu?" Pria itu mencengkeram pergelangan tangannya, suaranya rendah dan tanpa ampun. "Silvana, beraninya kamu berpikir seperti itu. Aku menawar lelang yang kamu buat karena dua alasan. Pertama, untuk menyiksamu, dan kedua, karena keperawananmu seharusnya menjadi milikku." "Bagaimana caramu merayuku waktu itu? Apa butuh aku yang mengingatkanmu?"
6.5K 조회수참여서재에 193회 puisi zaman dulu로 추가됨
보기
+보관함
Alam Keabadian : Penerus Para Dewa

Alam Keabadian : Penerus Para Dewa

Suara Api Luhuo bergema di kepala Xiao Long, persis sama dengan bagaimana Firebird berbicara. Setelah Api Luhuo mengatakannya, Xiao Long memerhatikan tulisan-tulisan kuno yang ada di dinding. Xiao Long cukup terkejut setelah mengenali tulisan kuno ini. Tulisan kuno ini adalah salah satu dari sekian banyak hal yang diberikan oleh Dewa Ruang & Waktu di masa lalu. Yang membuatnya terkejut adalah karena tulisan kuno ini merupakan tulisan yang sangat sulit untuk dikuasai. Bahkan pada masa itu, hanya beberapa Dewa saja yang menguasainya, termasuk Dewa Ruang & Waktu.
9.580.8K 조회수참여서재에 2.0K회 puisi zaman dulu로 추가됨
보기
+보관함
Pewaris Yang Teraniaya

Pewaris Yang Teraniaya

jawab Dewa yang segera mengalihkan pandangannya ke piring yang berisi mendoan dan cabe rawit hijau. “Kamu ini, bisa aja ngelesnya. Kalau masih mau lagi, biar saya panggil Bik Marni untuk menggoreng pisang lagi,” kata Darius Atmaja sambil tersenyum. Bagi Dewa yang berasal dari masa lampau sebelum zaman imperium Majapahit berdiri, bahkan sebelum imperium Singosari ada, makan pisang goreng dan tempe mendoan merupakan makanan paling enak di zaman itu.
101.6K 조회수연재 중서재에 55회 puisi zaman dulu로 추가됨
보기
+보관함
Alstroemeria

Alstroemeria

"Saat jumpa pertama engkau beri hatimu relungnya rona pagi cerah musim semi Saat jumpa kembali engkau sampaikan seuntai kata baranya laksana musim panas tak terlukiskan Ketiga kalinya engkau beri tanganmu dalamnya tersembunyi musim rontok daun berguguran Terakhir kalinya berjumpa lewat mimpi singkatku dalam mimpi terdapat gumpalan angin musim dingin." Ah mengapa panjang sekali? Mengapa puisi ini sangat aneh? berakhir dengan musim-musim dan musim, tapi tunggu...
1015.6K 조회수연재 중서재에 391회 puisi zaman dulu로 추가됨
보기
+보관함
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

gumamku lesu. Aku menghela napas panjang, nyaris terjatuh kembali ke dalam jurang keputusasaan. Di zaman ini, menjadi penyair itu sinonim dengan menjadi pengemis berkedok seni. Mereka kebanyakan miskin, hidup dari koin-koin belas kasihan, dan benar saja—mereka tidak membawa peti emas atau perhiasan berharga.
101.1K 조회수연재 중서재에 22회 puisi zaman dulu로 추가됨
보기
+보관함
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Suhu menurun dan aroma lembap tanah bercampur dengan wangi dupa tua yang samar dengan cepat tercium. Di dinding belakang, samar-samar tampak lukisan pudar. Lukisan sesosok pria berpakaian bangsawan Pajajaran berdiri dengan kujang di tangan. Tatapannya tajam, seakan mampu menembus waktu. Raksa mendekat dan mengusap debu di bawah lukisan itu, menemukan ukiran aksara halus: “Waktu teu bisa dibeungket, tapi rasa bisa nyimpen tapakna.” (Waktu tak bisa diikat, tapi rasa bisa menyimpan jejaknya.)
101.4K 조회수연재 중서재에 56회 puisi zaman dulu로 추가됨
보기
+보관함
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Tempat ini cukup jauh dari desanya, tetapi ia merasa perjalanan ini setara dengan ilmu yang akan ia dapatkan. Di sekolah, ia segera menarik perhatian guru dan murid-murid lainnya. Saat pelajaran sastra dimulai, gurunya, seorang pria paruh baya yang dikenal bijaksana, membaca puisi lama tentang kepahlawanan. Guru: "Sastra bukan sekedar untaian kata. Ia adalah cermin jiwa dan perjalanan zaman. Nah, siapa di antara kalian yang dapat menjelaskan makna bait pertama ini?"
1012.1K 조회수참여서재에 338회 puisi zaman dulu로 추가됨
보기
+보관함
이전
123456
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status