Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Janda Kembang

Janda Kembang

"Untung kompor gas empat nyala semua jadi semua masak dengan cepat." "Saras, ayo cepat bawa ke rumahku?" Saras memandang ke piring yang tersaji belut dendeng ragi. Masakan itu adalah masakan favoritnya. "Untung tadi belut ini sudah aku bersihkan dan tinggal masak." "Saras, apa menurutmu dia akan suka ini?" Saras memandang Bude Sumiati, ia lalu mengangkat kedua bahunya sambil berkata, "Mana aku tahu."
106.3K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as putri serindang bulan
Read
+Library
Misteri Kematian Sang Pelukis

Misteri Kematian Sang Pelukis

Gita mengalah untuk tidak membahas lebih lanjut masalah kantor Napta. Napta mempresentasikan lukisannya yang dia beri nama Bulan Dan Kerinduan, menggambarkan tentang kerinduannya terhadap sesosok wanita yang pernah hadir dan kemudian menghilang, bersamaan dengan hilangnya sang bulan. Diara melihat Gita mengangguk-angguk antusias, dia bahkan menanda tangani kontrak bernilai fantastis itu tanpa berpikir panjang.
1011.5K viewsCompletedAdded to Library 380 Times as putri serindang bulan
Read
+Library
Tumbal Bulan Suro

Tumbal Bulan Suro

Tanyaku lagi. "Karena itulah satu-satunya cara agar ia bisa bangkit. Setahu Bibi begitu. Sebab itu, setiap orang yang meminta pesugihan pada Mbah Sedan tak bisa memberikan tumbal pada Bulan Suro, maka ia diberi pilihan untuk mengorbankan anak perempuannya. Karena jasadnya akan dipakai untuk membangkitkan Nyai Surti." "Kalau tidak mengorbankan anak perempuannya kenapa memangnya, Bi?"
104.9K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as putri serindang bulan
Read
+Library
Bayang Pedang Cahaya Bulan

Bayang Pedang Cahaya Bulan

Pedang tipis itu memantulkan cahaya obor sekilas, seperti bintang kecil yang tersesat, seperti jari giok yang dahulu pernah menuliskan namanya di langit dunia persilatan, empat dekade lalu, sebelum semua ini terjadi. Ujung pedangnya berhenti tepat sejajar dengan matanya sendiri, bukan mengarah ke musuh, melainkan lurus ke atas, sebuah kuda-kuda pembuka yang dikenal di kalangan tua dunia persilatan sebagai Menatap Bulan yang Hilang, jurus pertama dari kitab pusaka Sekte Bulan Sabit yang hanya boleh diperagakan oleh mereka yang telah menuntaskan tujuh tahun latihan dasar. Bukan jurus untuk menyerang lebih dulu. Jurus untuk menanti, sampai lawan sendiri yang menciptakan celah.
10711 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as putri serindang bulan
Read
+Library
Dendam Putri Yang Terbuang

Dendam Putri Yang Terbuang

“Menurut ramalan saya, naskah tentang putri kandung yang diasingkan karena putri palsu lalu tumbuh menjadi seorang yang manipulatif, ini akan mencetak rating top global yang banyak diminati. Dilihat dari karakter putri kandung yang memasang dua topeng di wajahnya tapi mampu membuat orang lain menjadi anjingnya, apa kalian pikir ada orang yang benar-benar memiliki karakter seperti putri kandung itu? Tidak kan? Jadi lebih baik gunakan artis senior yang sedang naik daun.” “Anda terlalu percaya pada ramalan. Karena karakter putri kandung dalam cerita ini sangat kontroversial, justru ini bisa kita jadikan kesempatan untuk artis pendatang baru lainnya agar bisa naik ke posisi yang lebih tinggi. Me
101.8K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as putri serindang bulan
Read
+Library
Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Sang Putri: Sahabat Dari Surga

“Siti, ayolah. Teman-temanmu baik-baik saja. Aku hanya membawamu sebentar saja. Aku hanya ingin memberitahukan kebenaran tentang asal-usulmu. Jika kamu nggak suka. Baiklah, kita pulang.” Si Hantu Anak cowok yang memiliki senyuman semanis kurma menggenggam telapak tanganku sangat erat. Seolah-olah ia tidak ingin kehilanganku. Sungguh, sebuah senyuman yang entah mengembang dari bibirku. Satu, dua, tiga, angin yang bercampur pasir menerpa langkah kami. Aku benar-benar merasa menjadi Sang Putri yang tengah dilindungi oleh Sang Pangeran. Kami terus berjalan pada sebuah lorong hitam yang cukup jauh dari istana barusan yang dimaksud Wawan. ***
103.1K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as putri serindang bulan
Read
+Library
Cintai Rembulan

Cintai Rembulan

Mungkin, malam ini Feray akan menjadi gadis yang tak lagi mampu menjaga kehormatan dalam dirinya yang berharga. “Kurang ajar! Yaa Tuhan, cabut nyawaku sekarang. Aku rela,” batin Feray. Feray yang memiliki arti cahaya rembulan bahkan malam ini tak sanggup lagi untuk sukarela berbagi cahayanya. Begitu pula dengan Jevan yang selalu mengagumi rembulan. Dirinya kecewa karena cahaya rembulan di langit sana tak mampu untuk sekadar menghiburnya hingga membuatnya memilih cahaya rembulan lain yang menghuni bumi. Ialah Feray.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as putri serindang bulan
Read
+Library
Salah Tetangga

Salah Tetangga

Entah sengaja atau tidak, Bulan seperti diabaikan. “Eh, iya, Bu. Nama saya Lingga. Salam kenal, ya. Dan ini istri saya, Bulan.” Lingga memperkenalkan Bulan sebagai istrinya. Raut wajah wanita itu sedikit berubah. Seperti ada kekecewaan yang menyeruak di kepalanya. “Jadi Mbak ini istri Nak Lingga?” tanya Bu Sulis sembari menunjuk Bulan.
1011.0K viewsCompletedAdded to Library 318 Times as putri serindang bulan
Read
+Library
Jangan Paksa Aku...

Jangan Paksa Aku...

gurau Gilang. “Ih, siapa yang merenung. Kamu saja yang usil, seperti tidak punya kerjaan lain saja,” balasku. “Aku lihat dirimu sedang memanah bulan dengan bola matamu gitu, tuan Putri.” “Siapa yang mengharap bulan? Kamu kali yang sedang mengejar bulan Gie.” “Memang aku sedang mengejar bulan yang ada dihadapanku kini,” kilah Gilang, sembari mengambil tempat duduk di sisiku.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 227 Times as putri serindang bulan
Read
+Library
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

Pendekar berselendang pelangi terbelalak. "Jadi kau puteri mahkota kerajaan Sihir?" "Kau itu bakso di dalam plastik atau sate di dalam kertas nasi?" sindir Puteri Rinjani sinis. "Masa tidak kenal puteri mahkota tercantik di daratan ini?" "Bukan puteri mahkota Nusa Kencana?" "Kau salah informasi!" sergah Puteri Rinjani. "Tapi sudahlah. Aku malas ngomong sama penjaga yang otaknya rada lemot, bikin ilfil!"
9.947.2K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as putri serindang bulan
Show Reviews (21)
Read
+Library
Enday Hidayat
Terima kasih buat semua readers, teristimewa untuk yang memberi quotes dan gem, kehadiran kalian telah memberi sumbangsih besar dalam penyelesaian cerita ini. Sudah terbit: Mengejar Cinta Puteri Bangsawan
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Read All Reviews
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status