Ning Bidadari yang Dilamar 99 kali
Mala tertawa pelan, dia mengangguk dan meyakinkan aku bahwa dia terima, "Santai kau! Aku benaran pengin tau dari sisi Agamamu kok, bukan maksud membandingkan."
Aku bernafas lega, susah juga ngomong harus hati-hati banget. Emang paling enak itu ngomel tanpa batasan.
"Jadi Mal, kalau kamu tanya iri apa enggak. Jawabannya tidak sama sekali. Dalam agamaku, kami meyakini sifat Allah itu, tugas kami hanya bertakwa, menjalankan pertintahNya dan menjauhi laranganNya. Perkara Allah mau kasih harta lebih banyak atau kenikmatan lebih banyak pada orang di luar agama kami, ya itu mutlak urusan Allah. Justru dari situ kita diajarkan untuk toleransi," terangku tanpa mengurangi rasa hormat pada keyakinan Ma
Hot Chapters