Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dendam sang istri

Dendam sang istri

Dan aku berjanji akan kembali merebutmu dari tangan Alex, pria brengsek yang sudah berhasil merebutmu dariku dan menghancurkan segala mimpiku. Kau lihat saja Alex, aku bersumpah akan membalaskan dendamku. Karena sampai kapanpun aku tidak akan pernah rela jika Hana jatuh ke tanganmu. ucap Dimas mengepalkan ke dua tangannya. happy reading!
1020.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 804 kali sebagai quotes dendam
Baca
+Pustaka
DENDAM IBU TIRI

DENDAM IBU TIRI

Netra itu, penuh dendam, amarah, kebencian, sesekali tangannya mengepal, menyiratkan gemuruh emosi yang siap diledakkan kapanpun . Bersambung ....
5.58.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai quotes dendam
Baca
+Pustaka
DENDAM ANAK LELAKIKU

DENDAM ANAK LELAKIKU

"Tapi Kak Raka benar, Ma. Papa sudah menyakiti Mama. Papa meninggalkan kita untuk kesenangannya sendiri kan?” "Tapi bukan berarti kalian boleh mendendam, Nak. Allah tidak menyukai orang-orang yang menyimpan dendam." Lama ibu dan anak itu terdiam. Ada bening yang tiba-tiba meluncur dari sudut mata wanita yang sudah makin menua itu. Raut mukanya nampak begitu pilu. Selama ini dia sangat bangga dengan anak-anaknya, terutama si sulung. Namun kenyataan bahwa Raka menyimpan dendam pada sang ayah, tak ayal membuatnya terpukul juga.
1051.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai quotes dendam
Baca
+Pustaka
Dendam Anak Angkat

Dendam Anak Angkat

goda Viona. “Iya, dong, Mi! ‘Kan Mommy yang ajarin, harus jalani hidup dengan keceriaan, biar makin cantik terus kayak Mommy. Iya, kan, Dad?” tanyanya. Dion tersenyum. “Iya, dong!” sahut Dion. “Kak Bayu mana, Mom? Kok belum turun? Pasti dandannya lama lagi, nih,” goda Kanaya. Viona dan Dion sama-sama tersenyum.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai quotes dendam
Baca
+Pustaka
DENDAM

DENDAM

Dendam Part4 Sepanjang perjalanan menuju rumah sakit, Mamah kembali sadar, namun Mamah teramat membuat aku dan Papah semakin khawatir. Mamah terus meracau dan menyebut-nyebut nama Alena, perasaan hati ini semakin tidak karuan. "Alena ..., Alena, jangan tinggalkan Mamah, Nak. Jangan ..., Mamah tidak kuat, tidak kuat jika harus kehilangan kamu, Nak."
1024.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 642 kali sebagai quotes dendam
Baca
+Pustaka
Penjelajah Benak

Penjelajah Benak

Dan dari pohon yang besar itu terjulur jembatan lain yang mengarah lebih jauh ke dalam rimbunnya pepohonan. Daunas berukuran tak lebih besar dari Firroke dengan dua antena pendek di atas kepala dan fisik yang merupakan perpaduan lebah dan ngengat berlalu lalang dari satu pohon ke pohon lain sambil membawa wadah-wadah kecil cembung berwarna bening berisi cairan berwarna kuning keemasan “Hmmm.” Gumam Lynx. “Ada apa?”
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai quotes dendam
Baca
+Pustaka
Dendam Sang Pewaris

Dendam Sang Pewaris

Keberaniannya mulai diuji, dan keraguan mulai muncul dalam hatinya. Pria itu menatap Dimas dengan penuh arti, lalu beralih ke Anisa. "Mereka adalah bagian dari kelompok yang dikenal sebagai 'Umbra'. Mereka bekerja dalam bayang-bayang, mengendalikan kekuasaan besar dengan cara yang tidak bisa dipahami oleh orang biasa. Mereka juga bertanggung jawab atas kematian ayahmu. Semua yang terjadi—perusahaan yang hampir runtuh, Farhan yang mengincar kalian, semuanya ada hubungannya dengan mereka."
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai quotes dendam
Baca
+Pustaka
Dendam Mantan Istri

Dendam Mantan Istri

“Dendam tidak mati. Ia berpindah. Darah membawa darah. Maya—dia adalah kunci. Darahku mengalir di nadinya, meski ia tak tahu. Kau akan melihat bagaimana ia menjadi aku.” Arga menunduk, air mata bercampur darah mengalir di wajahnya. “Jangan sakiti dia…” Alena menatapnya dengan tatapan tajam. “Permintaanmu tak berarti. Kau sudah mengambil segalanya dariku. Kini giliranku mengambil generasi selanjutnya.” ---
10945 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai quotes dendam
Baca
+Pustaka
Dendam Bos Gila

Dendam Bos Gila

"Eh, itu ... nanti tunggu Om pulang dari luar kota." Tara bergegas pergi dan langsung menuju ke ATM terdekat untuk mengambil transferan. Setelahnya gadis itu langsung kembali ke rumah sakit untuk menemui sang mama. "Kamu darimana, Nak?"tanya Diana. "Ini, Ma," ucap Tara sembari mengulurkan sebuah amplop yang cukup tebal. "Uang apa ini?" "Sumbangan dari teman-teman di kantor. Terus sama--"
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai quotes dendam
Baca
+Pustaka
Dendam Sang Biduan

Dendam Sang Biduan

Dex menggerutu di perjalanan. Jack menyeringai sinis, "jika tidak begitu bukan bos kan namanya?" Dex tergelak, "tapi asumsinya yang terlalu jauh, Jack!" "Hmm, tidak juga aku rasa. Pembunuhan ini bermotif dendam, aku sepaham dengan dia. Dendam tidak terjadi begitu saja, perlu waktu yang cukup panjang untuk membuat seseorang berbuat nekat." "Perlu pemantik untuk memicu satu kejadian kan?" Dex melanjutkan.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai quotes dendam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status