Jangan Sentuh Saya, Dokter!
Di kiri-kanannya adalah pemandangan kebun teh, sementara saat menengok ke kanan arah jam dua, Aina dapat melihat pemandangan gunung Ungaran yang berdiri dengan kokohnya.
Dalam hati dia bertanya-tanya, ini di mana?
Setelah mematikan mesin mobil, orang-orang berbaju hitam itu menyeret Aina turun memasuki mansion.
Aina mengedarkan pandangan ke sekeliling. Mansion ini begitu megah, serupa istana. Halamannya luas, dengan pepohonan rindang yang mengelilinginya. Ada air mancur kecil di tengah halaman. Sementara rumahnya besar bernuansa gelap. Abu-abu hitam, seperti kesukaannya. Dia yakin, ini pasti rumah peninggalan orang tua Rizal yang sudah dimodifikasi sendiri oleh laki-laki itu. Terlihat dari w
Hot Chapters