Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Danti membalas kata-kata Sabda dengan kalimat yang begitu ambigu. "Berartio itu type orang yang kayak peribahasa zaman gue SD dulu dong Dan. Yang bunyinya, tidak ada rotan, akar pun jadi. Yang artinya walaupun nggak jadian sama orang yang dinanti, yang penting masih ada pemeran pengganti. Bener 'kan begitu artinya Nja?" Dayu tiba-tiba mengeluarkan suara, seraya menengok ke arah Senja. Senja yang bingung harus merespon apa pertanyaan Dayu, hanya diam saja. Ia tidak ingin menambah kisruh suasana.
1057.0K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as refrain artinya
Read
+Library
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

Sinta mengangguk kecil: “Kalau ini dibaca dengan benar, orang akan bosan. Dan kebosanan yang benar akan menyelamatkan uang.” Arga duduk di kursi pojok, tetap off-stage. Ia membaca pelan, sesekali berhenti pada kalimat yang terlalu cantik. “Potong metafora,” katanya lembut. “Biarkan angka bicara.” Laila mencoret satu kalimat yang terlalu puitis. Inez menambahkan tabel kecil—tak lebih dari tiga baris—yang merangkum incident timeline dari “teaser lama” hingga “remix legacy guilt”, ditumpangkan pada status page operasional yang tetap hijau. “Mereka menyalakan panggung,” ucap Inez, “tapi mesin di ruang belakang tidak pernah padam.”
1.5K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as refrain artinya
Read
+Library
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

Sekar, "Iii...'m gonna swiii...ng from the chandeliii...er, from the chandeliii...er ..." Standing applause. Hats off! Tapi aku tetap duduk bergeming. Aku bisa melihat Sekar menikmati aksinya sendiri. Tembang Chandelier ini memang, kedengarannya lagu biasa saja, ya kan. Apalagi bagian verse-nya yang santai. Tapi, ketika masuk bagian chorus-refrain-nya itu, di situlah segalanya akan menjadi sulit bagi penyanyinya.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 172 Times as refrain artinya
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Sebuah suara muncul, bukan dari luar, tapi dari dalam pikirannya: “Kami adalah kata-kata yang pernah memiliki niat. Tapi kami dipaksa menjadi alat.” 5. Kalimat yang Melawan Penulisnya Malam itu, Faris menulis jurnal reflektif. Ia ingin mencatat bahwa dunia telah kembali utuh. Namun saat ia menulis: “Dunia sudah tenang kembali.” Kalimat itu bergerak sendiri. “Tenang bukan berarti benar.” Ia mencoba menulis ulang:
2.6K viewsCompletedAdded to Library 102 Times as refrain artinya
Read
+Library
Setelah Hujan Bulan Desember

Setelah Hujan Bulan Desember

Meskipun hanya satu kata yang keluar dari bibir pujaannya. Setelah menjelang setahun perceraiannya. Refans menyibukkan dengan hobinya melukis dan berolahraga. Dia mencoba mengambil pelajaran di balik semua kejadian. Dia mencoba melupakan sejenak tentang rumah tangganya yang telah berakhir. Mahra barangkali masih terlalu kecewa dengannya. Dia membiarkan agar Mahra mengobati kekecawaan oleh ulahnya itu. Terlalu banyak dosanya pada perempuan lembut dan patuh itu. Benar seperti kata Angga dia bodoh. Sangat bodoh. Telah menyia-nyiakan seseorang yang takkan ditemukan dimanapun dia berpijak. Malam itu, saat dia keluar dari studionya sendiri setelah melukis. Dia menemukan ibu dan kakanya yang sedang
105.9K viewsCompletedAdded to Library 176 Times as refrain artinya
Read
+Library
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

Safa menjelaskan,”Baper itu adalah singkatan, yang arti panjangnya adalah bawa perasaan, manusia-manusia yang mudah tersinggung atau tertarik dengan apa yang baru dilihat atau di dengarnya! “Oh, begitu! Lalu kenapa alat ini tidak bisa menerjemahkan? Apakah belum update pada keluaran bahasa terbaru?” Nai melepas alat penerjemah dari telinganya sejenak. Pada saat itulah Safa berkata, “Kamu lucu sekali, Nai, menggemaskan seperti artis Korea!” “Hai, kau berbicara apa barusan, Safa? Bahasamu aneh sekali, namun sepertinya kau menyebut namaku. Bisakah kau mengulanginya sekali lagi?”
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 384 Times as refrain artinya
Read
+Library
Kemenangan sang Nona Muda

Kemenangan sang Nona Muda

Pandangan merendahkan kepada Alina mulai melunak. Verstossen sei auf ewig, Diusir selamanya, Verlassen sei auf ewig, Ditinggalkan selamanya, Zertrümmert sei'n auf ewig Menjadi hancur selamanya Alle Bande der Natur Semua ikatan alam aaah ah ah ah ah ah haaa aaah ah ah ah ah ah haaa Wenn nicht durch dich! Jika tidak melalui kamu! Sarastro wird erblassen!
1.8K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as refrain artinya
Read
+Library
Cinta yang hilang

Cinta yang hilang

Ia membayangkan bagaimana jika canvas ukuran A3 itu dihiasi oleh senyuman wajah Refita yang manis. Dimas mulai mengingat bagaimana manisnya Refita saat ia pertama kali tersenyum kepadanya. Dimas mulai mengangkat kuasnya dan melukiskannya pada canvas di depannya. Kuasnya nampak menari-nari dengan anggun, setiap coretan di canvasnya terlihat semakin indah dan semakin jelas bentuk yang akan dibuatnya.
106.5K viewsOngoingAdded to Library 155 Times as refrain artinya
Read
+Library
IBLIS BERMATA BIRU ( Pembalasan Sang Hantu Digital )

IBLIS BERMATA BIRU ( Pembalasan Sang Hantu Digital )

Tuan Penjaga bersuara dari seberang interkom, menatap layar portabelnya yang menampilkan hasil terjemahan data mentah dari hangar. Suara pria paruh baya itu terdengar sangat tegang saat membacakan baris kalimat terakhir yang tertera di sana. "Seni membutuhkan penonton yang cerdas untuk bisa dihargai, dan aku tahu kau sedang menonton dari balik bayangan digitalmu. Selamat datang di galeri pribadiku, Sang Pengintip."
854 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as refrain artinya
Read
+Library
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Dari permukaan yang tadinya tak punya bayangan, muncul riak. Lalu muncul refleksi. Refleksi bukan dari langit… tapi dari diri yang belum ada. Lyrian berdiri cepat. “Dia baru saja… membuat sesuatu muncul dari ketidakpastian.” Nerevan menunduk. “Dia tidak menciptakan. Dia mengizinkan.” Anara menyipitkan mata ke arah air. “Refleksi itu… siapa?”
101.8K viewsCompletedAdded to Library 68 Times as refrain artinya
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status