SUAMI JAGOAN ISTRI MENDERITA
“Haha, kamu jenius sekali! Mengapa hal itu tidak terpikirkan olehku? Mungkinkah gara-gara panik, aku sampai tidak bisa berpikir jernih? Baiklah, sisakan sejumlah orang untuk tetap mengawasi target! Selebihnya, mari ikut kembali denganku!”
“Ehmm, mengapa sisanya harus kembali?” tanya bawahannya masih tak paham.
Pak Harmir tersenyum tipis. “Aku berencana agar kita bisa membiarkan permainan ini berlanjut dengan tenang. Kalau Tuan Muda benar-benar tidak mencintai Karnias Saputri, maka tidak perlu menikah segala. Namun, kalau dia benar-benar menikah, bukankah itu terasa aneh? Menurutku, ada rahasia lainnya yang tersembunyi di sana!” sahutnya dengan santai.
Bab Populer